Jumlah Ekspor Mobil Indonesia Naik Signifikan di Awal 2023

Jumlah ekspor mobil Indonesia meningkat pada empat bulan pertama di 2023 dengan catatan mencapai 166.000 unit

Jumlah Ekspor Mobil Indonesia Naik Signifikan di Awal 2023
Adi Hidayat

TRENOTO – Jumlah ekspor mobil Indonesia meningkat pada empat bulan pertama 2023. Hal ini disampaikan Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian pada Seremoni Produksi dan Ekspor Yaris Cross Selasa (13/06).

Ia mengatakan bahwa pada periode tersebut sedikitnya sudah ada 166.000 unit mobil diekspor dalam bentuk Completely Buit Up (CBU). Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 26 persen bila dibanding periode serupa tahun lalu yang hanya mencatat angka 131.000 unit.

“Secara nilai, ekspor CBU pada periode Januari sampai April itu sebesar USD2.06 miliar atau meningkat 27.9 persen dibandingkan periode serupa di 2022 yang mencapai USD1.61 miliar. Maka, dapat disimpulkan bahwa pembinaan sektor otomotif dalam hal kinerja ekspor dengan bentuk CBU sudah berjalan di arah benar,” paparnya.

Photo : TMMIN

Menurutnya hasil tersebut sudah menunjukkan bahwa industri otomotif nasional telah memiliki daya saing yang tinggi pasar global. Sehingga bukan tidak mungkin di masa depan jumlah ekspor kendaraan akan mengalami peningkatan lebih optimal.

“Langkah positif tersebut tentu dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Apalagi, industri manufaktur kendaraan roda empat nasional sudah berhasil menjadi pahlawan devisa,” tegas Agus kemudian.

Baca juga : Ekspor Mobil Toyota Awal 2023 Melesat Berkat Innova Zenix

Ia pun mengapresiasi Toyota Indonesia yang telah menjadi tulang punggung ekspor kendaraan roda empat dari Indonesia. Pasalnya perusahaan tersebut diklaim sudah berhasil mengirim sedikitnya 2 juta unit mobil ke lebih dari 100 negara.

Timur Tengah, Afrika, Asia Selatan, Asia Tenggara, Asia Timur, Amerika Latin, Oceania dan Australia merupakan pasar utamanya. Banyaknya negara yang menjadi pasar pun didukung oleh besarnya kapasitas produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yaitu 320 ribu unit per tahun.

“Total investasi Toyota Indonesia sampai dengan tahun 2022 sebesar Rp77.9 triliun, dan mereka terus berkomitmen untuk menambah investasinya sebesar Rp27.1 triliun hingga tahun 2026,” tambahnya.

Photo : Istimewa

Sebelumnya diberitakan bahwa Toyota Indonesia resmi memulai ekspor Yaris Cross ke beberapa negara di Amerika Latin dan Asia. Tak tanggung-tanggung, sedikitnya akan ada 22.000 unit kendaraan yang dikirim hingga akhir tahun.

Jumlah ini terus meningkat hingga 40.000 unit di 2025. Langkah tersebut diharapkan bisa tercapai dengan bertambahnya jumlah negara tujuan.


Terkini

review
Geely Coolray

First Drive Geely Coolray, Mobil Jiran yang Debut di GIIAS 2026

Geely Coolray memadukan eksterior pre-facelift dan interior desain terbaru, begini impresi pertamanya

mobil
Xpeng

Xpeng Resmikan Diler Baru di Alam Sutera, Tangerang

Diler Xpeng di Alam Sutera berada di bawah naungan Erajaya dan berkonsep 3S untuk memenuhi kebutuhan konsumen

mobil
Toyota

Catatan Ekspor Toyota Semester Satu 2026

Toyota sebut pasar ekspor CBU mereka mengalami pertumbuhan sampai 10,7 persen dibanding 2025, berikut catatannya

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Beroperasi Hari Ini, Selasa 28 Juli 2026

Tersebar di lima tempat, SIM keliling Jakarta dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi

news
SIM Keliling Bandung

Ada 2 Lokasi SIM Keliling Bandung yang Beroperasi 28 Juli 2026

SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda, hal ini demi memudahkan para pengendara mobil dan motor

news
Ganjil genap Jakarta

Masih Ada Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 28 Juli 2026

Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah DKI untuk bisa sedikit mengurangi kemacetan parah

mobil
BMW Astra

BMW Astra Ingin Panen SPK di GIIAS 2026, Terima Tukar Tambar

BMW Astra menyiapkan beberapa program menarik selama gelaran GIIAS 2026 demi bisa mendapatkan banyak konsumen

mobil
BAIC T1

BAIC T1, Rival Kuat EV Kompak Bertabur Fitur Premium

GIIAS 2026 bakal jadi panggung perdana BAIC T1 debut di pasar Indonesia, simak deretan keunggulannya