Ekspor Mobil CBU Bantu Maksimalkan Kapasitas Produksi di RI
27 Februari 2026, 07:00 WIB
Jumlah ekspor mobil Indonesia meningkat pada empat bulan pertama di 2023 dengan catatan mencapai 166.000 unit
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Jumlah ekspor mobil Indonesia meningkat pada empat bulan pertama 2023. Hal ini disampaikan Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian pada Seremoni Produksi dan Ekspor Yaris Cross Selasa (13/06).
Ia mengatakan bahwa pada periode tersebut sedikitnya sudah ada 166.000 unit mobil diekspor dalam bentuk Completely Buit Up (CBU). Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 26 persen bila dibanding periode serupa tahun lalu yang hanya mencatat angka 131.000 unit.
“Secara nilai, ekspor CBU pada periode Januari sampai April itu sebesar USD2.06 miliar atau meningkat 27.9 persen dibandingkan periode serupa di 2022 yang mencapai USD1.61 miliar. Maka, dapat disimpulkan bahwa pembinaan sektor otomotif dalam hal kinerja ekspor dengan bentuk CBU sudah berjalan di arah benar,” paparnya.
Menurutnya hasil tersebut sudah menunjukkan bahwa industri otomotif nasional telah memiliki daya saing yang tinggi pasar global. Sehingga bukan tidak mungkin di masa depan jumlah ekspor kendaraan akan mengalami peningkatan lebih optimal.
“Langkah positif tersebut tentu dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Apalagi, industri manufaktur kendaraan roda empat nasional sudah berhasil menjadi pahlawan devisa,” tegas Agus kemudian.
Ia pun mengapresiasi Toyota Indonesia yang telah menjadi tulang punggung ekspor kendaraan roda empat dari Indonesia. Pasalnya perusahaan tersebut diklaim sudah berhasil mengirim sedikitnya 2 juta unit mobil ke lebih dari 100 negara.
Timur Tengah, Afrika, Asia Selatan, Asia Tenggara, Asia Timur, Amerika Latin, Oceania dan Australia merupakan pasar utamanya. Banyaknya negara yang menjadi pasar pun didukung oleh besarnya kapasitas produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yaitu 320 ribu unit per tahun.
“Total investasi Toyota Indonesia sampai dengan tahun 2022 sebesar Rp77.9 triliun, dan mereka terus berkomitmen untuk menambah investasinya sebesar Rp27.1 triliun hingga tahun 2026,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Toyota Indonesia resmi memulai ekspor Yaris Cross ke beberapa negara di Amerika Latin dan Asia. Tak tanggung-tanggung, sedikitnya akan ada 22.000 unit kendaraan yang dikirim hingga akhir tahun.
Jumlah ini terus meningkat hingga 40.000 unit di 2025. Langkah tersebut diharapkan bisa tercapai dengan bertambahnya jumlah negara tujuan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 07:00 WIB
24 Februari 2026, 11:01 WIB
17 Februari 2026, 09:00 WIB
26 Januari 2026, 15:00 WIB
23 Januari 2026, 12:00 WIB
Terkini
13 Juni 2026, 07:38 WIB
Ajang Daihatsu National SMK Skill Contest merupakan kompetisi untuk menyiapkan generasi mendatang tahan banting
12 Juni 2026, 23:51 WIB
BYD M6 DM akan bersaing di kelas MPV ramah lingkungan lain di Indonesia mengandalkan harga dan teknologinya
12 Juni 2026, 22:24 WIB
MPMX kembali menggelar program MPM Bisa untuk memberdayakan ekonomi penyandang disabilitas di Indonesia
12 Juni 2026, 21:33 WIB
Motul Indonesia Energy terus berupaya untuk memberikan pemahanan bahwa merawat motor harus dilakukan rutin
12 Juni 2026, 21:28 WIB
TVS perkenalkan sejumlah model motor baru di Pekan Raya Jakarta 2026 dan tebar promo diskon jutaan rupiah
12 Juni 2026, 17:56 WIB
Motul menggandeng Kawasaki untuk meluncurkan sejumlah produk anyar guna memanjakan para pengendara di PRJ 2026
12 Juni 2026, 15:00 WIB
Harga Pertamax resmi mengalami kenaikan per 10 Juni 2026, segini biaya isi full tank untuk mobil-mobil MPV
12 Juni 2026, 13:00 WIB
BYD membantah secara keras tudingan Pentagon kalau mereka merupakan perusahaan yang terafiliasi militer Cina