Ekspor Toyota Indonesia Berpotensi Terdampak Serangan AS ke Venezuela

Serangan AS ke Venezuela beberapa waktu lalu berpotensi sebabkan penurunan ekspor Toyota ke negara tersebut

Ekspor Toyota Indonesia Berpotensi Terdampak Serangan AS ke Venezuela
Adi Hidayat

KatadataOTO – Serangan Amerika Serikat terhadap Venezuela mendapat perhatian khusus dari Toyota Indonesia. Pasalnya negara tersebut merupakan salah satu tujuan ekspor mobil buatan anak bangsa.

Adanya serangan tersebut diperkirakan bakal mempengaruhi kondisi politik dan berpotensi menghambat pasar di Venezuela dan Amerika Selatan.

“Kami masih mempelajari dinamika geopolitik global. Saat ini Toyota Indonesia melakukan kajian lebih lanjut dan belum dapat memberikan komentar mengenai pengaruh langsung terhadap kinerja ekspor Toyota ke kawasan Amerika Selatan,” ungkap Bob Azam,  Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) kepadata KatadataOTO beberapa waktu lalu.

Pada Januari hingga November 2025 saja, mereka telah mengirim sedikitnya 5.877 unit. Dari jumlah tersebut, Toyota Wigo menjadi model yang paling banyak dikirim yaitu 4.869 unit disusul oleh Yaris Cross 1.008 unit.

Toyota Yaris Cross resmi diekspor
Photo: TMMIN

Jumlah tersebut terbilang besar mengingat pabrik Toyota di Cumana, Venezuela telah menghadapi beragam gangguan operasional.

Bahkan membuat jumlah produksi menurun, menjadi hanya ratusan kendaraan per tahun sejak 2020 karena diberhentikan sementara imbas pandemi Covid-19.

Toyota sendiri saat ini sangat berhati-hati dalam menentukan kebijakan. Mereka bahkan mengimbau kepada seluruh staf ekspatriat agar tidak bekerja dari kantor. Kendati demikian, Toyota memastikan seluruh staf ekspatriat serta keluarga dalam kondisi aman meski kondisi Venezuela belum stabil.

Oleh sebab itu, jenama asal Jepang ini meminta para staf ekspatriat untuk menuntaskan kewajibannya secara work from home (WFH).

Lebih jauh disebutkan, keputusan WFH para karyawan Toyota tidak akan memengaruhi penjualan atau operasi produksi.

Tekanan Datang dari Berbagai Negara

Selain Venezuela, tantangan ekspor kendaraan dari Indonesia juga datang dari negara lain seperti Meksiko. Pasalnya mereka menerapkan sistem proteksi untuk melindungi industri kendaraan dalam negeri.

Meski demikian, dampak dari kebijakan tersebut tidak bisa terlihat secara instan. Toyota Indonesia berpendapat bahwa produk otomotif bukanlah sesuatu yang dapat terganti dengan mudah.

Ekspor Toyota Indonesia
Photo: Istimewa

Terlebih, mereka bakal menyediakan beragam produk sehingga bisa menjawab kebutuhan pasar di berbagai kawasan lain. Dengan demikian ekspor mobil dapat terus berkembang di masa depan.

“Seiring dengan meningkatnya kebutuhan mobilitas dan diversifikasi pasar ekspor, daya saing produk otomotif Indonesia harus terus ditingkatkan. Termasuk melalui pengembangan kendaraan ramah lingkungan,” pungkas Bob Azam.


Terkini

news
Ganjil genap Jakarta

Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 17 Juli 2026 Terakhir Pekan Ini

Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan

news
SIM keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung 17 Juli 2026, Catat Jadwalnya

Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Jelang Weekend 17 Juli

SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya

mobil
MG ZS Hybrid+

MG ZS Hybrid+ Masuk Indonesia, Ramaikan Segmen SUV Kompak

MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan

motor
KLHN 2026

AHM Bangun Budaya Pelayanan Pelanggan Lewat KLHN 2026

KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan

mobil
BMW Seri M

Merek Mobil Mewah Terlaris Juni 2026, Retail Sales BMW Turun

BMW masih memimpin penjualan merek mobil mewah di Indonesia pada Juni 2026, namun angkanya alami penurunan

mobil
Mitsubishi Xforce Hybrid

Mitsubishi Xforce Hybrid Resmi Meluncur, Tantang Honda HR-V

Mitsubishi Xforce Hybrid resmi dipasarkan untuk konsumen hari ini dengan banderol Rp 400 jutaan di Jakarta

mobil
Honda Super One

Honda Super One Goda Petrolhead untuk Beralih ke Mobil Listrik

Mobil listrik mungil Honda Super One bakal hadir di GIIAS 2026, mengincar pengguna mobil konvensional