6 Merek Baru Siap Ramaikan Ajang GIIAS 2026, Mulai Akhir Juli
26 Mei 2026, 20:30 WIB
GAC Indonesia mengakui ada beberapa tantangan di 2026 yang harus mereka hadapi agar bisa bertahan lebih optimal
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – GAC mengakui bahwa pada 2026 pihaknya akan menghadapi beberapa tantangan di 2026. Hal ini karena penjualan kendaraan listrik yang menjadi tulang punggung masih bertumpu pada kota-kota besar.
Masyarakat di luar kota besar masih banyak yang belum tenang untuk menggunakan mobil listrik sebagai andalan sehari-hari. Bila dibiarkan begitu saja, bukan tidak mungkin penjualan mereka akan stagnan.
Oleh sebab itu, Andry Ciu, CEO GAC Indonesia menungkap pihaknya akan mengembangkan lebih banyak teknologi kendaraan.
“Sebenarnya tantangan terberat ada di luar Jabodetabek sehingga kami harus memikirkan untuk mengembangkannya. Oleh karena itu kami mempertimbangkan menyediakan berbagai macam teknologi tidak hanya cuma EV,” ungkapnya pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Dirinya bahkan sudah mengungkap hendak meluncurkan sedikitnya lima model baru di Tanah Air. Dari jumlah tersebut, tidak semuanya merupakan mobil listrik melainkan beberapa teknologi lain seperti PHEV.
Salah satu model yang diyakini akan diluncurkan adalah E9 PHEV. Model tersebut sudah diperkenalkan sejak tahun lalu namun sampai sekarang belum dijual di Tanah Air.
“Rencananya tahun ini akan diluncurkan tapi tentu ada perbedaan. Karena yang ditampilkan ketika itu model lama sementara kami inginnya membawa generasi barunya,” tambahnya.
Perlu diketahui bahwa penjualan GAC di Indonesia mengalami tekanan cukup besar di awal tahun. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mereka di Januari 2026 mengalami penurunan cukup dalam dibanding Desember 2025.
Penjualan retail di Januari hanya sebesar 675 unit atau turun 55 persen dibanding bulan sebelumnya. Ketika itu pabrikan asal Cina tersebut berhasil melepas 1.501 unit.
Meski demikian, jika dibandingkan dengan Januari 2025 maka terjadi pertumbuhan yang cukup besar. Karena di periode tersebut pabrikan hanya mampu menjual 157 unit ke pelanggan di Tanah Air.
Turunnya penjualan dari Desember 2025 ke Januari 2026 pun bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah perbedaan promo kepada pelanggan.
Sehingga bukan tidak mungkin banyak konsumen yang menunda untuk melakukan pembelian kendaraan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Mei 2026, 20:30 WIB
18 Mei 2026, 19:17 WIB
10 April 2026, 15:04 WIB
07 April 2026, 11:06 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
Terkini
26 Mei 2026, 21:00 WIB
Tiga wanita binaan Rifat Sungkar akan membela Simpati Woman Rally Team dalam berkompetisi di ajang nasional
26 Mei 2026, 20:30 WIB
GIIAS 2026 siap digelar akhir Juli mendatang dengan menampilkan 6 merek baru dari berbagai jenis kendaraan
26 Mei 2026, 19:45 WIB
Etape kelima Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 terasa spesial karena menyuguhkan keindahan alam selatan Jawa
26 Mei 2026, 19:13 WIB
Mobil listrik di Indonesia mengalami pergeseran tren dari sebelumnya, kini banyak orang mencari EV kompak
26 Mei 2026, 18:56 WIB
Dalam penyelenggaraan ketiga ini, Mix Matic Day 2026 berhasil diikuti hingga 248 motor dari berbagai daerah
26 Mei 2026, 15:38 WIB
Yamaha NMAX Turbo memiliki sejumlah fitur andalan yang jadi daya tarik tersendiri bagi para penggunanya
26 Mei 2026, 15:37 WIB
Skutik Yamaha NMAX ramaikan Mangkunegaran Run 2026 yang berlangsung di Solo, jadi opsi mobilitas pilihan
26 Mei 2026, 11:00 WIB
Jetour T1 i-DM bakal mengisi segmen di bawah T2 yang sudah dijual di Indonesia, jadi PHEV perdana Jetour