Target BYD Usai Berhasil Tembus Tiga Besar Merek Mobil Terlaris
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
GAC Indonesia mengakui ada beberapa tantangan di 2026 yang harus mereka hadapi agar bisa bertahan lebih optimal
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – GAC mengakui bahwa pada 2026 pihaknya akan menghadapi beberapa tantangan di 2026. Hal ini karena penjualan kendaraan listrik yang menjadi tulang punggung masih bertumpu pada kota-kota besar.
Masyarakat di luar kota besar masih banyak yang belum tenang untuk menggunakan mobil listrik sebagai andalan sehari-hari. Bila dibiarkan begitu saja, bukan tidak mungkin penjualan mereka akan stagnan.
Oleh sebab itu, Andry Ciu, CEO GAC Indonesia menungkap pihaknya akan mengembangkan lebih banyak teknologi kendaraan.
“Sebenarnya tantangan terberat ada di luar Jabodetabek sehingga kami harus memikirkan untuk mengembangkannya. Oleh karena itu kami mempertimbangkan menyediakan berbagai macam teknologi tidak hanya cuma EV,” ungkapnya pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Dirinya bahkan sudah mengungkap hendak meluncurkan sedikitnya lima model baru di Tanah Air. Dari jumlah tersebut, tidak semuanya merupakan mobil listrik melainkan beberapa teknologi lain seperti PHEV.
Salah satu model yang diyakini akan diluncurkan adalah E9 PHEV. Model tersebut sudah diperkenalkan sejak tahun lalu namun sampai sekarang belum dijual di Tanah Air.
“Rencananya tahun ini akan diluncurkan tapi tentu ada perbedaan. Karena yang ditampilkan ketika itu model lama sementara kami inginnya membawa generasi barunya,” tambahnya.
Perlu diketahui bahwa penjualan GAC di Indonesia mengalami tekanan cukup besar di awal tahun. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mereka di Januari 2026 mengalami penurunan cukup dalam dibanding Desember 2025.
Penjualan retail di Januari hanya sebesar 675 unit atau turun 55 persen dibanding bulan sebelumnya. Ketika itu pabrikan asal Cina tersebut berhasil melepas 1.501 unit.
Meski demikian, jika dibandingkan dengan Januari 2025 maka terjadi pertumbuhan yang cukup besar. Karena di periode tersebut pabrikan hanya mampu menjual 157 unit ke pelanggan di Tanah Air.
Turunnya penjualan dari Desember 2025 ke Januari 2026 pun bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah perbedaan promo kepada pelanggan.
Sehingga bukan tidak mungkin banyak konsumen yang menunda untuk melakukan pembelian kendaraan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
05 Oktober 2026, 21:00 WIB
03 Oktober 2026, 21:00 WIB
22 September 2026, 20:01 WIB
Terkini
31 Oktober 2026, 22:37 WIB
Absennya Jorge Martin menjadi kesempatan berharga bagi Marquez untuk raih kemenangan di MotoGP Malaysia 2026
31 Oktober 2026, 18:12 WIB
Deus ex Machina kembali ikut serta dalam acara tahunan yang mengumpulkan berbagai hobi maupun kesenian
31 Oktober 2026, 14:38 WIB
Sprint race MotoGP Malaysia 2026 dimenangkan oleh Pedro Acosta, hadapi persaingan sengit dengan Marc Marquez
31 Oktober 2026, 09:00 WIB
ADM baru saja menggelar Daihatsu Vocational Expo 2026 di SMK Muhammadiyah 2 Jatinom, Klaten, Jawa Tengah
31 Oktober 2026, 08:05 WIB
Pameran sepeda motor IMOS 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang dan dalam durasi lebih lama yakni 10 hari
30 Oktober 2026, 22:25 WIB
VinFast ikut perkenalkan lini mobil listrik di GIIAS Makassar 2026, untuk kebutuhan pribadi maupun komersial
30 Oktober 2026, 17:00 WIB
Gaikindo menegaskan pentingnya pemberian insentif mobil hybrid dalam mendorong transisi menuju elektrifikasi
30 Oktober 2026, 15:00 WIB
Honda Auto Technology merupakan ajang untuk memperkenalkan teknologi yang dikembangkan bagi konsumen