GAC Indonesia Akui Bakal Hadapi Beragam Tantangan di 2026

GAC Indonesia mengakui ada beberapa tantangan di 2026 yang harus mereka hadapi agar bisa bertahan lebih optimal

GAC Indonesia Akui Bakal Hadapi Beragam Tantangan di 2026
Adi Hidayat

KatadataOTO – GAC mengakui bahwa pada 2026 pihaknya akan menghadapi beberapa tantangan di 2026. Hal ini karena penjualan kendaraan listrik yang menjadi tulang punggung masih bertumpu pada kota-kota besar.

Masyarakat di luar kota besar masih banyak yang belum tenang untuk menggunakan mobil listrik sebagai andalan sehari-hari. Bila dibiarkan begitu saja, bukan tidak mungkin penjualan mereka akan stagnan.

Oleh sebab itu, Andry Ciu, CEO GAC Indonesia menungkap pihaknya akan mengembangkan lebih banyak teknologi kendaraan.

“Sebenarnya tantangan terberat ada di luar Jabodetabek sehingga kami harus memikirkan untuk mengembangkannya. Oleh karena itu kami mempertimbangkan menyediakan berbagai macam teknologi tidak hanya cuma EV,” ungkapnya pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.

GAC Mulai Distribusikan Ratusan AION UT ke Konsumen
Photo: KatadataOTO

Dirinya bahkan sudah mengungkap hendak meluncurkan sedikitnya lima model baru di Tanah Air. Dari jumlah tersebut, tidak semuanya merupakan mobil listrik melainkan beberapa teknologi lain seperti PHEV.

Salah satu model yang diyakini akan diluncurkan adalah E9 PHEV. Model tersebut sudah diperkenalkan sejak tahun lalu namun sampai sekarang belum dijual di Tanah Air.

“Rencananya tahun ini akan diluncurkan tapi tentu ada perbedaan. Karena yang ditampilkan ketika itu model lama sementara kami inginnya membawa generasi barunya,” tambahnya.

Penjualan GAC di Indonesia Turun Signfikan

Perlu diketahui bahwa penjualan GAC di Indonesia mengalami tekanan cukup besar di awal tahun. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mereka di Januari 2026 mengalami penurunan cukup dalam dibanding Desember 2025.

Penjualan retail di Januari hanya sebesar 675 unit atau turun 55 persen dibanding bulan sebelumnya. Ketika itu pabrikan asal Cina tersebut berhasil melepas 1.501 unit.

GAC E8
Photo: KatadataOTO

Meski demikian, jika dibandingkan dengan Januari 2025 maka terjadi pertumbuhan yang cukup besar. Karena di periode tersebut pabrikan hanya mampu menjual 157 unit ke pelanggan di Tanah Air.

Turunnya penjualan dari Desember 2025 ke Januari 2026 pun bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah perbedaan promo kepada pelanggan.

Sehingga bukan tidak mungkin banyak konsumen yang menunda untuk melakukan pembelian kendaraan.


Terkini

mobil
Baterai Mobil Listrik

Pemerintah Cina Perketat Aturan Daur Ulang Baterai Mobil Listrik

Aturan ditetapkan untuk mengantisipasi tingginya limbah baterai kendaraan ramah lingkungan di masa depan

mobil
Mobil Cina

Mobil Cina Gusur Jepang di Pasar Australia, Ekspansi Berlanjut

Pasar mobil Australia mulai didominasi mobil Cina, BYD menjadi salah satu yang paling banyak berkontribusi

mobil
Mobil listrik Cina

Amerika Kian Lantang Tolak Mobil Listrik Cina, Tutup Semua Akses

Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina

motor
New Honda Stylo 160 Dapat Warna Baru, Harga Rp 33 Jutaan

New Honda Stylo 160 Dapat Warna Baru, Harga Rp 33 Jutaan

Warna baru Honda Stylo 160 yakni Burgundy tampil mewah, ada sejumlah pembaruan pada bagian desain bodi

motor
Yamaha Gear Ultima

Yamaha Gear Ultima Dapat Penyegaraan, Dibekali Smart Key System

Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System

news
Mudik lebaran 2026

Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran

Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta sebelum Akhir Pekan, 3 April 2026

Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal SIM Keliling Bandung Jelang Akhir Pekan, Ada di BPR KS

Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang