Simak Tips Jitu Ikut Lelang Mobil, Wajib Tentukan Hal Ini
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
GAC Indonesia mengakui ada beberapa tantangan di 2026 yang harus mereka hadapi agar bisa bertahan lebih optimal
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – GAC mengakui bahwa pada 2026 pihaknya akan menghadapi beberapa tantangan di 2026. Hal ini karena penjualan kendaraan listrik yang menjadi tulang punggung masih bertumpu pada kota-kota besar.
Masyarakat di luar kota besar masih banyak yang belum tenang untuk menggunakan mobil listrik sebagai andalan sehari-hari. Bila dibiarkan begitu saja, bukan tidak mungkin penjualan mereka akan stagnan.
Oleh sebab itu, Andry Ciu, CEO GAC Indonesia menungkap pihaknya akan mengembangkan lebih banyak teknologi kendaraan.
“Sebenarnya tantangan terberat ada di luar Jabodetabek sehingga kami harus memikirkan untuk mengembangkannya. Oleh karena itu kami mempertimbangkan menyediakan berbagai macam teknologi tidak hanya cuma EV,” ungkapnya pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Dirinya bahkan sudah mengungkap hendak meluncurkan sedikitnya lima model baru di Tanah Air. Dari jumlah tersebut, tidak semuanya merupakan mobil listrik melainkan beberapa teknologi lain seperti PHEV.
Salah satu model yang diyakini akan diluncurkan adalah E9 PHEV. Model tersebut sudah diperkenalkan sejak tahun lalu namun sampai sekarang belum dijual di Tanah Air.
“Rencananya tahun ini akan diluncurkan tapi tentu ada perbedaan. Karena yang ditampilkan ketika itu model lama sementara kami inginnya membawa generasi barunya,” tambahnya.
Perlu diketahui bahwa penjualan GAC di Indonesia mengalami tekanan cukup besar di awal tahun. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mereka di Januari 2026 mengalami penurunan cukup dalam dibanding Desember 2025.
Penjualan retail di Januari hanya sebesar 675 unit atau turun 55 persen dibanding bulan sebelumnya. Ketika itu pabrikan asal Cina tersebut berhasil melepas 1.501 unit.
Meski demikian, jika dibandingkan dengan Januari 2025 maka terjadi pertumbuhan yang cukup besar. Karena di periode tersebut pabrikan hanya mampu menjual 157 unit ke pelanggan di Tanah Air.
Turunnya penjualan dari Desember 2025 ke Januari 2026 pun bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah perbedaan promo kepada pelanggan.
Sehingga bukan tidak mungkin banyak konsumen yang menunda untuk melakukan pembelian kendaraan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
23 Juli 2026, 23:04 WIB
23 Juli 2026, 09:00 WIB
23 Juni 2026, 07:00 WIB
20 Juni 2026, 13:00 WIB
Terkini
18 Agustus 2026, 22:30 WIB
Federal Oil sebagai produsen pelumas kendaraan bermotor kembali dipercaya untuk kategori 2-Wheel Engine Lubricants
18 Agustus 2026, 21:30 WIB
BMW Astra Art of Joy berkolaborasi dengan Teh Villa Gallery pamerkan karya lukis di diler Cilandak dan Serpong
18 Agustus 2026, 18:06 WIB
Amplifier Crescendo Revolution 7A4 cocok untuk berbagai jenis speaker, menyuguhkan audio premium di kabin
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
BYD berada di puncak daftar merek mobil Cina terlaris secara retail sepanjang Juli 2026, Jaecoo kedua
18 Agustus 2026, 12:28 WIB
Motor matic murah bisa menjadi salah satu opsi terbaik untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian Anda
18 Agustus 2026, 09:00 WIB
BYD Atto 1 dikabarkan mendapat pembaruan di sejumlah sektor mulai dari eksterior, interior sampai jantung pacu
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini menilai jadwal MotoGP yang ada sekarang sudah terlalu padat sehingga sulit bagi dia memulihkan fisiknya
18 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan di SIM keliling Jakarta bagi pemegang yang kartunya kedaluwarsa 17 Agustus 2026