VinFast Luncurkan MPV 7-seater Rakitan Lokal, Harga Rp 300 Jutaan
20 Mei 2026, 21:34 WIB
Konsumen daerah mulai tertarik dengan kehadiran mobil listrik, BYD ungkap beberapa alasan di baliknya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Minat masyarakat terhadap mobil listrik mulai tumbuh secara perlahan. Tidak hanya di kota-kota besar, manufaktur asal Tiongkok, BYD sebut ada pertumbuhan di daerah.
Meskipun enggan menyebutkan secara rinci daerah yang dimaksud, area itu diyakini merupakan wilayah di luar Jakarta ataupun Jabodetabek.
Memang ketersediaan infrastruktur pengisian daya di kawasan daerah belum semasif di Jakarta. Namun ada faktor lain yang jadi daya tarik buat para konsumen.
Menurut perwakilan BYD, banyak pelanggan kini tak sekadar melihat jarak tempuh, melainkan efisiensi.
“Mereka juga butuh karena di beberapa area itu Bahan Bakar Minyak (BBM) langka dan listrik tersedia,” kata Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di JIExpo Kemayoran belum lama ini.
Lebih lanjut Luther mengungkapkan, ada lonjakan pembelian mobil listrik di daerah-daerah. Bahkan saat ini sejumlah konsumen BYD berasal dari luar Pulau Jawa.
Ia mengatakan di beberapa daerah yang mengalami kenaikan penjualan mobil listrik sering terjadi antrean pengisian bahan bakar.
Sehingga mobil listrik dinilai sebagai solusi, dijadikan pengganti kendaraan bermesin bensin ataupun diesel.
“Kemudian tentunya setelah mereka lihat dari sisi pajak dan pengeluaran keseharian itu sangat efisien,” kata Luther.
Oleh karena itu, BYD mulai fokus membangun jaringan outlet atau diler di berbagai wilayah yang tidak hanya fokus di Pulau Jawa.
Merek tersebut berencana memperbanyak jumlah diler. Hanya saja Luther menutup rapat soal target.
Sekadar informasi saat ini penjualan BYD banyak ditopang oleh produk teranyar mereka, BYD Atto 1. Tipe terendah dari mobil listrik itu ditawarkan Rp 199 juta on the road Jakarta.
Kehadiran BYD Atto 1 bahkan dinilai mulai mengganggu pasar Low Cost Green Car (LCGC). Sebab menawarkan beragam keunggulan, termasuk bebas aturan ganjil genap di Ibu Kota.
BYD juga punya lini kendaraan lain di segmen lain yang lebih tinggi. Ada Sealion 7, Atto 3 sampai Multi Purpose Vehicle (MPV) M6.
Pabrikan juga turut menawarkan sedan listrik performa tinggi Seal. Lalu hatchback Rp 300 jutaan Dolphin.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 Mei 2026, 21:34 WIB
20 Mei 2026, 13:55 WIB
19 Mei 2026, 21:00 WIB
19 Mei 2026, 17:00 WIB
19 Mei 2026, 15:42 WIB
Terkini
20 Mei 2026, 21:34 WIB
Mobil listrik 7-seater VinFast VF MPV 7 resmi diluncurkan di Indonesia, rakitan pabrik VinFast di Subang
20 Mei 2026, 20:09 WIB
Penjualan daihatsu selama empat bulan pertama tahun ini cukup positif sehingga tetap berada di posisi kedua
20 Mei 2026, 13:55 WIB
Hirohide Tagawa dipercaya untuk melakukan pengembangan kei car BYD demi mematangkan kehadiran Racco di Jepang
20 Mei 2026, 07:00 WIB
BlackAuto Battle 2026 kembali hadir dan mengusung konsep baru untuk bisa memenuhi kebutuhan para peserta
20 Mei 2026, 06:02 WIB
Melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C, simak syarat dan biaya yang dibutuhkan di SIM keliling Jakarta
20 Mei 2026, 06:00 WIB
Sedikit mengurangi kemacetan Ibu Kota, Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan para petugas di lapangan
20 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang
19 Mei 2026, 21:00 WIB
Volvo EX90 meramaikan segmen SUV premium di Indonesia, jadi opsi di samping mobil listrik BMW iX dan Kia EV9