10 Merek Mobil Cina Terlaris Juni 2026: BYD Kembali Memimpin
23 Juli 2026, 18:32 WIB
Konsumen daerah mulai tertarik dengan kehadiran mobil listrik, BYD ungkap beberapa alasan di baliknya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Minat masyarakat terhadap mobil listrik mulai tumbuh secara perlahan. Tidak hanya di kota-kota besar, manufaktur asal Tiongkok, BYD sebut ada pertumbuhan di daerah.
Meskipun enggan menyebutkan secara rinci daerah yang dimaksud, area itu diyakini merupakan wilayah di luar Jakarta ataupun Jabodetabek.
Memang ketersediaan infrastruktur pengisian daya di kawasan daerah belum semasif di Jakarta. Namun ada faktor lain yang jadi daya tarik buat para konsumen.
Menurut perwakilan BYD, banyak pelanggan kini tak sekadar melihat jarak tempuh, melainkan efisiensi.
“Mereka juga butuh karena di beberapa area itu Bahan Bakar Minyak (BBM) langka dan listrik tersedia,” kata Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di JIExpo Kemayoran belum lama ini.
Lebih lanjut Luther mengungkapkan, ada lonjakan pembelian mobil listrik di daerah-daerah. Bahkan saat ini sejumlah konsumen BYD berasal dari luar Pulau Jawa.
Ia mengatakan di beberapa daerah yang mengalami kenaikan penjualan mobil listrik sering terjadi antrean pengisian bahan bakar.
Sehingga mobil listrik dinilai sebagai solusi, dijadikan pengganti kendaraan bermesin bensin ataupun diesel.
“Kemudian tentunya setelah mereka lihat dari sisi pajak dan pengeluaran keseharian itu sangat efisien,” kata Luther.
Oleh karena itu, BYD mulai fokus membangun jaringan outlet atau diler di berbagai wilayah yang tidak hanya fokus di Pulau Jawa.
Merek tersebut berencana memperbanyak jumlah diler. Hanya saja Luther menutup rapat soal target.
Sekadar informasi saat ini penjualan BYD banyak ditopang oleh produk teranyar mereka, BYD Atto 1. Tipe terendah dari mobil listrik itu ditawarkan Rp 199 juta on the road Jakarta.
Kehadiran BYD Atto 1 bahkan dinilai mulai mengganggu pasar Low Cost Green Car (LCGC). Sebab menawarkan beragam keunggulan, termasuk bebas aturan ganjil genap di Ibu Kota.
BYD juga punya lini kendaraan lain di segmen lain yang lebih tinggi. Ada Sealion 7, Atto 3 sampai Multi Purpose Vehicle (MPV) M6.
Pabrikan juga turut menawarkan sedan listrik performa tinggi Seal. Lalu hatchback Rp 300 jutaan Dolphin.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 Juli 2026, 18:32 WIB
19 Juli 2026, 12:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
Terkini
24 Juli 2026, 09:00 WIB
DFSK E5 Plus segera debut di GIIAS 2026, punya klaim daya jelajah komprehensif sampai 1.400 kilometer
24 Juli 2026, 09:00 WIB
Menutup pekan terakhir di Juli 2026, Sistem lalu lintas Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap diberlakukan
24 Juli 2026, 07:00 WIB
Menurut Marc Marquez kuda besi skuad Ducati Corse untuk MotoGP 2027 masih harus dilakukan beberapa penyesuaian
24 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi untuk membantu masyarakat mengurus dokumen berkendara sebelum akhir pekan
24 Juli 2026, 06:00 WIB
Ada beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan sebelum memperpanjang SIM di layanan SIM keliling Jakarta
23 Juli 2026, 23:04 WIB
ACC mengklaim iklim pembiayaan mobil baru di 2026 masih menunjukan kinerja positif meski banyak tantangan
23 Juli 2026, 18:32 WIB
BYD mengisi posisi teratas sebagai merek mobil Cina terlaris di Indonesia periode Juni 2026, Jaecoo tergeser
23 Juli 2026, 09:00 WIB
Changan berencana menghadirkan berbagai mobil baru mulai dari BEV, HEV, REEV sampai PHEV di Indonesia