Keberadaan Tombol Fisik Pada Mobil Listrik Cina Akan Ditingkatkan
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Konsumen daerah mulai tertarik dengan kehadiran mobil listrik, BYD ungkap beberapa alasan di baliknya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Minat masyarakat terhadap mobil listrik mulai tumbuh secara perlahan. Tidak hanya di kota-kota besar, manufaktur asal Tiongkok, BYD sebut ada pertumbuhan di daerah.
Meskipun enggan menyebutkan secara rinci daerah yang dimaksud, area itu diyakini merupakan wilayah di luar Jakarta ataupun Jabodetabek.
Memang ketersediaan infrastruktur pengisian daya di kawasan daerah belum semasif di Jakarta. Namun ada faktor lain yang jadi daya tarik buat para konsumen.
Menurut perwakilan BYD, banyak pelanggan kini tak sekadar melihat jarak tempuh, melainkan efisiensi.
“Mereka juga butuh karena di beberapa area itu Bahan Bakar Minyak (BBM) langka dan listrik tersedia,” kata Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di JIExpo Kemayoran belum lama ini.
Lebih lanjut Luther mengungkapkan, ada lonjakan pembelian mobil listrik di daerah-daerah. Bahkan saat ini sejumlah konsumen BYD berasal dari luar Pulau Jawa.
Ia mengatakan di beberapa daerah yang mengalami kenaikan penjualan mobil listrik sering terjadi antrean pengisian bahan bakar.
Sehingga mobil listrik dinilai sebagai solusi, dijadikan pengganti kendaraan bermesin bensin ataupun diesel.
“Kemudian tentunya setelah mereka lihat dari sisi pajak dan pengeluaran keseharian itu sangat efisien,” kata Luther.
Oleh karena itu, BYD mulai fokus membangun jaringan outlet atau diler di berbagai wilayah yang tidak hanya fokus di Pulau Jawa.
Merek tersebut berencana memperbanyak jumlah diler. Hanya saja Luther menutup rapat soal target.
Sekadar informasi saat ini penjualan BYD banyak ditopang oleh produk teranyar mereka, BYD Atto 1. Tipe terendah dari mobil listrik itu ditawarkan Rp 199 juta on the road Jakarta.
Kehadiran BYD Atto 1 bahkan dinilai mulai mengganggu pasar Low Cost Green Car (LCGC). Sebab menawarkan beragam keunggulan, termasuk bebas aturan ganjil genap di Ibu Kota.
BYD juga punya lini kendaraan lain di segmen lain yang lebih tinggi. Ada Sealion 7, Atto 3 sampai Multi Purpose Vehicle (MPV) M6.
Pabrikan juga turut menawarkan sedan listrik performa tinggi Seal. Lalu hatchback Rp 300 jutaan Dolphin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Februari 2026, 07:00 WIB
16 Februari 2026, 11:00 WIB
15 Februari 2026, 19:00 WIB
15 Februari 2026, 16:00 WIB
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
18 Februari 2026, 07:00 WIB
AHM kembali menggelar mudik gratis pada Lebaran 2026 demi memberikan keamanan dan kenyamanan ke konsumen
18 Februari 2026, 06:09 WIB
Ada dispensasi di SIM keliling Jakarta yang masa berlaku SIM-nya habis saat libur Imlek, simak informasinya
18 Februari 2026, 06:00 WIB
Warga di Kota Kembang bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung guna mengurus dokumen berkendara
18 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta pada 18 Februari 2026 dijalankan secara ketat jelang bulan puasa yang segera berlangsung
17 Februari 2026, 21:00 WIB
Pembatasan angkutan barang akan dilakukan mulai 13 hingga 29 Maret 2026 untuk dukung arus Mudik Lebaran
17 Februari 2026, 19:00 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono atau biasa disapa AHY memastikan bahwa program zero ODOL masih berjalan sesuai rencana
17 Februari 2026, 17:00 WIB
NMAA tidak hanya sekadar memamerkan mobil modifikasi di ajang Osaka Auto Messe 2026, namun disertakan budaya
17 Februari 2026, 15:00 WIB
Dedi Mulyadi memamerkan moge milik pribadinya saat melakukan kunjungan ke daerah-daerah pelosok Jabar