Amerika Kian Lantang Tolak Mobil Listrik Cina, Tutup Semua Akses
04 April 2026, 09:00 WIB
Konsumen daerah mulai tertarik dengan kehadiran mobil listrik, BYD ungkap beberapa alasan di baliknya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Minat masyarakat terhadap mobil listrik mulai tumbuh secara perlahan. Tidak hanya di kota-kota besar, manufaktur asal Tiongkok, BYD sebut ada pertumbuhan di daerah.
Meskipun enggan menyebutkan secara rinci daerah yang dimaksud, area itu diyakini merupakan wilayah di luar Jakarta ataupun Jabodetabek.
Memang ketersediaan infrastruktur pengisian daya di kawasan daerah belum semasif di Jakarta. Namun ada faktor lain yang jadi daya tarik buat para konsumen.
Menurut perwakilan BYD, banyak pelanggan kini tak sekadar melihat jarak tempuh, melainkan efisiensi.
“Mereka juga butuh karena di beberapa area itu Bahan Bakar Minyak (BBM) langka dan listrik tersedia,” kata Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di JIExpo Kemayoran belum lama ini.
Lebih lanjut Luther mengungkapkan, ada lonjakan pembelian mobil listrik di daerah-daerah. Bahkan saat ini sejumlah konsumen BYD berasal dari luar Pulau Jawa.
Ia mengatakan di beberapa daerah yang mengalami kenaikan penjualan mobil listrik sering terjadi antrean pengisian bahan bakar.
Sehingga mobil listrik dinilai sebagai solusi, dijadikan pengganti kendaraan bermesin bensin ataupun diesel.
“Kemudian tentunya setelah mereka lihat dari sisi pajak dan pengeluaran keseharian itu sangat efisien,” kata Luther.
Oleh karena itu, BYD mulai fokus membangun jaringan outlet atau diler di berbagai wilayah yang tidak hanya fokus di Pulau Jawa.
Merek tersebut berencana memperbanyak jumlah diler. Hanya saja Luther menutup rapat soal target.
Sekadar informasi saat ini penjualan BYD banyak ditopang oleh produk teranyar mereka, BYD Atto 1. Tipe terendah dari mobil listrik itu ditawarkan Rp 199 juta on the road Jakarta.
Kehadiran BYD Atto 1 bahkan dinilai mulai mengganggu pasar Low Cost Green Car (LCGC). Sebab menawarkan beragam keunggulan, termasuk bebas aturan ganjil genap di Ibu Kota.
BYD juga punya lini kendaraan lain di segmen lain yang lebih tinggi. Ada Sealion 7, Atto 3 sampai Multi Purpose Vehicle (MPV) M6.
Pabrikan juga turut menawarkan sedan listrik performa tinggi Seal. Lalu hatchback Rp 300 jutaan Dolphin.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 April 2026, 09:00 WIB
02 April 2026, 13:00 WIB
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
Terkini
04 April 2026, 09:00 WIB
Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina
04 April 2026, 07:38 WIB
Warna baru Honda Stylo 160 yakni Burgundy tampil mewah, ada sejumlah pembaruan pada bagian desain bodi
03 April 2026, 18:43 WIB
Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System
03 April 2026, 15:39 WIB
Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh