BYD Dituntut Pemegang Merek Denza di RI Pasca Ganti Nama
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
BYD tingkatkan target ekspor mereka dari Cina pada 2026 sebesar 25 persen dibanding pencapaian tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – BYD menargetkan untuk bisa mengekspor 1,3 juta kendaraannya ke luar Cina pada 2026. Jumlah ini mengalami peningkatan 25 persen dibanding pencapaian mereka di 2025.
Pada periode itu, mereka berhasil mengapalkan sedikitnya 1,04 juta unit mobil. Kendaraan tersebut kemudian dikirim ke berbagai negara termasuk Indonesia yang tengah berkembang pasarnya.
Keputusan untuk meningkatkan jumlah ekspor menunjukkan bahwa BYD bakal agresif di pasar global. Terlebih mereka kini sudah bisa mengirim kendaraan ke Kanada.
Pertumbuhan penjualan BYD di luar Cina pada 2025 memang patut diapresiasi. Pasalnya mereka berhasil mendapat respon positif di beragam wilayah yang sebelumnya belum dimasuki.
BYD pun mencatat peningkatan penjualan di Eropa sekaligus mempercepat masuk pasar dan penjualan di Amerika Latin hingga Asia Tenggara. Pabrikan asal Cina tersebut tercatat juga hadir di 110 negara di akhir 2025.
Tak hanya itu, BYD juga terus berinvestasi dengan mendirikan pabrik di beberapa negara. Thailand, Uzbekistan dan Brasil merupakan negara-negara yang sudah dijadikan pusat produksi.
BYD juga sudah mulai mengoperasikan pabrik di Hogaria. Kehadirannya ini sangat penting karena merupakan pintu kehadiran mereka di pasar Eropa.
Pada 2026, BYD juga sudah berkomitmen untuk memulai produksi mereka di Indonesia. Pabrik itu akan berdiri di kawasan Subang, Jawa Barat.
Fasilitas itu nantinya memiliki kapasitas sebesar 150.000 unit per tahun. Jumlah tersebut tentunya sangat besar mengingat penjualan mereka di Tanah Air masih belum mencapai 50.000 unit per tahun.
Perlu diketahui bahwa sepanjang 2025 BYD telah menjual 4.550.036 unit di seluruh dunia. Angka tersebut 7,1 persen lebih tinggi dibandingkan pencapaian tahun lalu yang berada di level 4.250.370 unit.
Dari jumlah tersebut, mobil berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) masih menjadi tulang punggung perusahaan. Sepanjang 2025, BYD melepas sedikitnya 2.288.709 unit PHEV.
Sementara untuk penjualan mobil listrik mencatat angka sebanyak 2.254.714 unit. Hasil ini membuat BYD berhasil menjadi pabrikan EV terbesar di dunia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
21 Oktober 2026, 09:00 WIB
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Terkini
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain
23 Oktober 2026, 13:00 WIB
Chery Indonesia akan melakukan studi terkait kesesuaian SUV Omoda X untuk pasar Tanah Air di masa depan
23 Oktober 2026, 11:00 WIB
AiMOGA Robotics, perusahaan robotik dari Chery Group resmi membuka pemesanan untuk robot pintar Mobo
23 Oktober 2026, 09:00 WIB
Asia CAN 2026 diikuti oleh peserta dari sembilan negara berbeda, mereka saling adu kemampuan meracik audio
22 Oktober 2026, 21:16 WIB
Track My Chery Q memberikan akses kepada konsumen untuk memantau perkembangan unit sejak tahap produksi
22 Oktober 2026, 15:44 WIB
Debut di Chery Brand Night, Tiggo X7 dan all new Tiggo 7 jadi amunisi baru untuk penjualan di pasar global
22 Oktober 2026, 13:08 WIB
Toyota Innova Zenix Hybrid kini dilengkapi T Intouch terbaru, berbagai fungsi kendaraan dapat diakses dari HP