Harga BYD M6 DM Mulai Rp 298 Juta, Bisa Tempuh 1.800 KM
12 Juni 2026, 23:51 WIB
BYD tingkatkan target ekspor mereka dari Cina pada 2026 sebesar 25 persen dibanding pencapaian tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – BYD menargetkan untuk bisa mengekspor 1,3 juta kendaraannya ke luar Cina pada 2026. Jumlah ini mengalami peningkatan 25 persen dibanding pencapaian mereka di 2025.
Pada periode itu, mereka berhasil mengapalkan sedikitnya 1,04 juta unit mobil. Kendaraan tersebut kemudian dikirim ke berbagai negara termasuk Indonesia yang tengah berkembang pasarnya.
Keputusan untuk meningkatkan jumlah ekspor menunjukkan bahwa BYD bakal agresif di pasar global. Terlebih mereka kini sudah bisa mengirim kendaraan ke Kanada.
Pertumbuhan penjualan BYD di luar Cina pada 2025 memang patut diapresiasi. Pasalnya mereka berhasil mendapat respon positif di beragam wilayah yang sebelumnya belum dimasuki.
BYD pun mencatat peningkatan penjualan di Eropa sekaligus mempercepat masuk pasar dan penjualan di Amerika Latin hingga Asia Tenggara. Pabrikan asal Cina tersebut tercatat juga hadir di 110 negara di akhir 2025.
Tak hanya itu, BYD juga terus berinvestasi dengan mendirikan pabrik di beberapa negara. Thailand, Uzbekistan dan Brasil merupakan negara-negara yang sudah dijadikan pusat produksi.
BYD juga sudah mulai mengoperasikan pabrik di Hogaria. Kehadirannya ini sangat penting karena merupakan pintu kehadiran mereka di pasar Eropa.
Pada 2026, BYD juga sudah berkomitmen untuk memulai produksi mereka di Indonesia. Pabrik itu akan berdiri di kawasan Subang, Jawa Barat.
Fasilitas itu nantinya memiliki kapasitas sebesar 150.000 unit per tahun. Jumlah tersebut tentunya sangat besar mengingat penjualan mereka di Tanah Air masih belum mencapai 50.000 unit per tahun.
Perlu diketahui bahwa sepanjang 2025 BYD telah menjual 4.550.036 unit di seluruh dunia. Angka tersebut 7,1 persen lebih tinggi dibandingkan pencapaian tahun lalu yang berada di level 4.250.370 unit.
Dari jumlah tersebut, mobil berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) masih menjadi tulang punggung perusahaan. Sepanjang 2025, BYD melepas sedikitnya 2.288.709 unit PHEV.
Sementara untuk penjualan mobil listrik mencatat angka sebanyak 2.254.714 unit. Hasil ini membuat BYD berhasil menjadi pabrikan EV terbesar di dunia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 23:51 WIB
12 Juni 2026, 13:00 WIB
10 Juni 2026, 11:00 WIB
02 Juni 2026, 07:00 WIB
31 Mei 2026, 07:00 WIB
Terkini
13 Juni 2026, 07:38 WIB
Ajang Daihatsu National SMK Skill Contest merupakan kompetisi untuk menyiapkan generasi mendatang tahan banting
12 Juni 2026, 23:51 WIB
BYD M6 DM akan bersaing di kelas MPV ramah lingkungan lain di Indonesia mengandalkan harga dan teknologinya
12 Juni 2026, 22:24 WIB
MPMX kembali menggelar program MPM Bisa untuk memberdayakan ekonomi penyandang disabilitas di Indonesia
12 Juni 2026, 21:33 WIB
Motul Indonesia Energy terus berupaya untuk memberikan pemahanan bahwa merawat motor harus dilakukan rutin
12 Juni 2026, 21:28 WIB
TVS perkenalkan sejumlah model motor baru di Pekan Raya Jakarta 2026 dan tebar promo diskon jutaan rupiah
12 Juni 2026, 17:56 WIB
Motul menggandeng Kawasaki untuk meluncurkan sejumlah produk anyar guna memanjakan para pengendara di PRJ 2026
12 Juni 2026, 15:00 WIB
Harga Pertamax resmi mengalami kenaikan per 10 Juni 2026, segini biaya isi full tank untuk mobil-mobil MPV
12 Juni 2026, 13:00 WIB
BYD membantah secara keras tudingan Pentagon kalau mereka merupakan perusahaan yang terafiliasi militer Cina