Daftar Merek Mobil Ekspor Terbesar 2025, Toyota Mendominasi

Toyota mendominasi pasar ekspor kendaraan dari Tanah Air dengan menguasai 35,3 persen dari total market

Daftar Merek Mobil Ekspor Terbesar 2025, Toyota Mendominasi

KatadataOTO – Indonesia telah menjadi salah satu negara yang mengeskpor kendaraan ke berbagai pasar di dunia. Bahkan disaat situasi dunia tidak menentu, jumlah pengiriman secara CBU maupun CKD berhasil mengalami pertumbuhan.

Berdasarkan data Gakindo, total ekspor kendaraan secara CBU Januari hingga Desember 2025 mencapai 518.212 unit. Angka tersebut naik 9,7 persen atau 46.018 unit bila dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya yang hanya 472.194 unit.

Toyota menjadi pabrikan paling banyak mengekspor unit ke berbagai negara. Sepanjang 2025, mereka tercatat melepas 175.446 mobil serta menguasai 33,9 persen dari total ekspor kendaraan nasional.

Jika dilihat lagi lebih detail maka angkanya naik 8.915 unit atau 5,4 persen dibanding 2024. Ketika itu, mereka hanya mampu melepas 166.531 unit dengan market share 35,3 persen.

Ekspor Toyota Indonesia
Photo: Istimewa

Selain Toyota, ekspor Daihatsu juga mengalami pertumbuhan di 2025. Sepanjang tahun mereka melepas 124.848 unit atau 14.514 unit lebih banyak ketimbang 2024 yang hanya melepas 110.334 unit.

Kemudian Suzuki juga mencatatkan pertumbuhan ekspor secara signifikan pada 2025. Perusahaan berlogo S ini melepas 30.636 unit, naik 11.495 unit atau 60,1 persen dari 2024 yang hanya sebesar 19.141 unit.

Pertumbuhan tidak hanya terjadi pada ekspor kendaraan CBU. Pengiriman mobil secara CKD juga alami pertumbuhan.

Sepanjang 2025 ada 63.263 set mobil dikirim, tumbuh 36,6 persen dari Januari – Desember 2024 yang hanya 46.311 unit.

Hyundai menjadi pabrikan yang paling banyak mengirim unit secara CKD. Perusahaan asal Korea Selatan itu mengirim sedikitnya 48.157 set, melonjak signifikan hingga 40.356 unit atau 517,3 persen dibanding periode sebelumnya yaitu 7.801 unit.

Posisi kedua diisi Suzuki setelah mengirim 8.522 unit. Jumlah tersebut tumbuh 1.910 unit atau 28,9 persen dibanding periode serupa tahun sebelumnya yaitu 6.612 unit.

Ekspor Suzuki XL7
Photo: TrenOto

Meski mengalami pertumbuhan, pabrikan mobil asal Indonesia harus siap menghadapi tantangan di 2026. Pasalnya situasi geopolitik tengah tidak menentu sehingga berpotensi berdampak pada pengiriman kendaraan.

“Krisis geopolitik sekarang menyebabkan dunia seperti terbelah. Ancaman bagi industri otomotif saat ini adalah ketergantungan antarnegara. Bila salah satu terganggu, tentu akan menghambat industri,” ungkap Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.


Terkini

mobil
Pabrik Chery

Chery Tegaskan Bangun Pabrik di Indonesia Tahun Ini

Chery menegaskan tetap ingin memiliki pabrik sendiri meski telah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan manufaktur

mobil
Neta

Neta Sebut Prinsipal Tidak Berencana Pergi dari Pasar Indonesia

Di tengah tantangan proses restrukturisasi, Neta memastikan tetap berkiprah dan melayani konsumen Indonesia

otosport
Fabio Quartararo

Yamaha Mulai Diskusikan Kontrak Quartararo, Siap Diperpanjang

Yamaha memberi sinyal ingin terus memakai jasa Fabio Quartararo untuk berkompetisi dalam ajang MotoGP

mobil
Diler Lepas

Lepas Buka Diler Baru di Sunter, Kejar Target 40 Outlet di 2026

Diler kedua Lepas di Indonesia resmi dibuka di Sunter sebagai bentuk komitmen jangka panjangnya di RI

mobil
Geely EX2

Harga Mobil Listrik Geely EX2 Bakal Naik Bulan Depan, Jadi Segini

Geely EX2 akan dipasarkan menjadi Rp 255 jutaan setelah periode promo berakhir pada 15 Februari mendatang

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Akhir Pekan, Ada di 2 Tempat

Warga kota Kembang bisa manfaatkan SIM keliling Bandung untuk mengurus dokumen berkendara sebelum akhir pekan

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 23 Januari, Jangan Terlewat

SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa menjelang akhir pekan, masih tersedia di lima lokasi berbeda

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 23 Januari 2026, Siap Sambut Akhir Pekan

Pemerintah kembali lakukan pembatasan ganjil genap Jakarta pada akhir pekan buat atasi kemacetan di jalan utama