Ford Dukung Larangan Mobil Cina Mengaspal di Amerika Serikat
17 April 2026, 09:00 WIB
Donald Trump memasang beberapa syarat agar mobil Cina bisa mengaspal di Amerika Serikat di masa mendatang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina masih memanas. Situasi ini membawa dampak, termasuk pada sektor industri otomotif.
Mobil asal Tiongkok kesulitan menembus pasar Negeri Paman Sam. Otomatis para produsen tidak bisa menjangkau konsumen di sana.
Kondisi tersebut semakin parah setelah Donald Trump, Presiden Amerika Serikat memberikan tarif impor kepada mobil Cina sebesar 100 persen.
“Hambatan tersebut secara efektif mencegah kendaraan-kendaraan itu masuk ke showroom Amerika,” tulis laporan Carscoops pada Kamis (19/02).
Meski begitu, sikap Donald Trump perlahan melunak. Ia memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan.
Trump memberi sinyal akan menyambut dengan tangan terbuka selama BYD, Geely, Wuling hingga Aion mau berinvestasi di Amerika Serikat.
“Jika mereka ingin datang dan membangun pabrik serta memperkerjakan Anda dan teman-teman serta tetangga Anda, itu bagus. Saya menyukai itu (melakukan investasi),” kata Donald Trump.
Tentu pernyataan di atas menjadi peluang besar untuk dimanfaatkan para pabrikan mobil Cina, dalam memasarkan produk mereka di Amerika Serikat.
Sehingga dapat memperluas pasar, sekaligus mempertegas dominasi produk-produk asal Tiongkok secara global.
Apalagi seorang pejabat Gedung Putih memberikan klarifikasi bahwa, pemerintah mendukung investasi asing di sektor manufaktur Amerika Serikat.
Akan tetapi ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, seperti memastikan keamanan nasional dan ekonomi mereka tidak terganggu.
Di sisi lain, BYD hingga Geely diprediksi akan berpikir dua kali untuk menanamkan investasi di Amerika Serikat. Sebab dana yang harus dikeluarkan cukup besar.
Namun peluang bagi mobil Cina di Negeri Paman Sam tetap terbuka. Sehingga tidak menutup kemungkinan kesempatan tersebut dimanfaatkan.
Di sisi lain Lei Xing, analis otomotif mengatakan bahwa sejumlah pabrikan kendaraan roda empat asal Tiongkok, telah menyatakan kesiapan untuk berekspansi ke Amerika.
Mereka berencana membangun pabrik di sana sehingga dapat menjadi pemain baru.
Geely dikabarkan menjadi pabrikan pertama, yang berkomitmen pada produksi di Amerika Serikat dan siap menyambut peluang tersebut.
Patut diketahui, pabrik kendaraan roda empat Tiongkok turut merambah pasar Indonesia. Bahkan mereka memboyong banyak model.
Seperti dengan meniagakan mobil listrik, hybrid sampai kendaraan roda empat bermesin bensin. Hal itu demi memberikan banyak opsi ke konsumen di Tanqah Air.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 April 2026, 09:00 WIB
13 April 2026, 11:00 WIB
06 April 2026, 18:00 WIB
05 April 2026, 15:25 WIB
04 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
18 April 2026, 12:00 WIB
Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV
18 April 2026, 10:07 WIB
Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit
18 April 2026, 08:42 WIB
Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross
17 April 2026, 09:00 WIB
Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka
17 April 2026, 07:42 WIB
Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka
17 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang
17 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home