BYD Genjot Ekspor Mobil Listrik, Pesan 10 Kapal Pengangkut Lagi
15 September 2026, 09:00 WIB
Donald Trump memasang beberapa syarat agar mobil Cina bisa mengaspal di Amerika Serikat di masa mendatang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina masih memanas. Situasi ini membawa dampak, termasuk pada sektor industri otomotif.
Mobil asal Tiongkok kesulitan menembus pasar Negeri Paman Sam. Otomatis para produsen tidak bisa menjangkau konsumen di sana.
Kondisi tersebut semakin parah setelah Donald Trump, Presiden Amerika Serikat memberikan tarif impor kepada mobil Cina sebesar 100 persen.
“Hambatan tersebut secara efektif mencegah kendaraan-kendaraan itu masuk ke showroom Amerika,” tulis laporan Carscoops pada Kamis (19/02).
Meski begitu, sikap Donald Trump perlahan melunak. Ia memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan.
Trump memberi sinyal akan menyambut dengan tangan terbuka selama BYD, Geely, Wuling hingga Aion mau berinvestasi di Amerika Serikat.
“Jika mereka ingin datang dan membangun pabrik serta memperkerjakan Anda dan teman-teman serta tetangga Anda, itu bagus. Saya menyukai itu (melakukan investasi),” kata Donald Trump.
Tentu pernyataan di atas menjadi peluang besar untuk dimanfaatkan para pabrikan mobil Cina, dalam memasarkan produk mereka di Amerika Serikat.
Sehingga dapat memperluas pasar, sekaligus mempertegas dominasi produk-produk asal Tiongkok secara global.
Apalagi seorang pejabat Gedung Putih memberikan klarifikasi bahwa, pemerintah mendukung investasi asing di sektor manufaktur Amerika Serikat.
Akan tetapi ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, seperti memastikan keamanan nasional dan ekonomi mereka tidak terganggu.
Di sisi lain, BYD hingga Geely diprediksi akan berpikir dua kali untuk menanamkan investasi di Amerika Serikat. Sebab dana yang harus dikeluarkan cukup besar.
Namun peluang bagi mobil Cina di Negeri Paman Sam tetap terbuka. Sehingga tidak menutup kemungkinan kesempatan tersebut dimanfaatkan.
Di sisi lain Lei Xing, analis otomotif mengatakan bahwa sejumlah pabrikan kendaraan roda empat asal Tiongkok, telah menyatakan kesiapan untuk berekspansi ke Amerika.
Mereka berencana membangun pabrik di sana sehingga dapat menjadi pemain baru.
Geely dikabarkan menjadi pabrikan pertama, yang berkomitmen pada produksi di Amerika Serikat dan siap menyambut peluang tersebut.
Patut diketahui, pabrik kendaraan roda empat Tiongkok turut merambah pasar Indonesia. Bahkan mereka memboyong banyak model.
Seperti dengan meniagakan mobil listrik, hybrid sampai kendaraan roda empat bermesin bensin. Hal itu demi memberikan banyak opsi ke konsumen di Tanqah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 September 2026, 09:00 WIB
14 September 2026, 18:01 WIB
01 September 2026, 07:00 WIB
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
Terkini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya