PHEV Bakal Semakin Populer di 2026, Merek Mobil Cina Berjaya
24 Juni 2026, 11:00 WIB
Donald Trump memasang beberapa syarat agar mobil Cina bisa mengaspal di Amerika Serikat di masa mendatang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina masih memanas. Situasi ini membawa dampak, termasuk pada sektor industri otomotif.
Mobil asal Tiongkok kesulitan menembus pasar Negeri Paman Sam. Otomatis para produsen tidak bisa menjangkau konsumen di sana.
Kondisi tersebut semakin parah setelah Donald Trump, Presiden Amerika Serikat memberikan tarif impor kepada mobil Cina sebesar 100 persen.
“Hambatan tersebut secara efektif mencegah kendaraan-kendaraan itu masuk ke showroom Amerika,” tulis laporan Carscoops pada Kamis (19/02).
Meski begitu, sikap Donald Trump perlahan melunak. Ia memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan.
Trump memberi sinyal akan menyambut dengan tangan terbuka selama BYD, Geely, Wuling hingga Aion mau berinvestasi di Amerika Serikat.
“Jika mereka ingin datang dan membangun pabrik serta memperkerjakan Anda dan teman-teman serta tetangga Anda, itu bagus. Saya menyukai itu (melakukan investasi),” kata Donald Trump.
Tentu pernyataan di atas menjadi peluang besar untuk dimanfaatkan para pabrikan mobil Cina, dalam memasarkan produk mereka di Amerika Serikat.
Sehingga dapat memperluas pasar, sekaligus mempertegas dominasi produk-produk asal Tiongkok secara global.
Apalagi seorang pejabat Gedung Putih memberikan klarifikasi bahwa, pemerintah mendukung investasi asing di sektor manufaktur Amerika Serikat.
Akan tetapi ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, seperti memastikan keamanan nasional dan ekonomi mereka tidak terganggu.
Di sisi lain, BYD hingga Geely diprediksi akan berpikir dua kali untuk menanamkan investasi di Amerika Serikat. Sebab dana yang harus dikeluarkan cukup besar.
Namun peluang bagi mobil Cina di Negeri Paman Sam tetap terbuka. Sehingga tidak menutup kemungkinan kesempatan tersebut dimanfaatkan.
Di sisi lain Lei Xing, analis otomotif mengatakan bahwa sejumlah pabrikan kendaraan roda empat asal Tiongkok, telah menyatakan kesiapan untuk berekspansi ke Amerika.
Mereka berencana membangun pabrik di sana sehingga dapat menjadi pemain baru.
Geely dikabarkan menjadi pabrikan pertama, yang berkomitmen pada produksi di Amerika Serikat dan siap menyambut peluang tersebut.
Patut diketahui, pabrik kendaraan roda empat Tiongkok turut merambah pasar Indonesia. Bahkan mereka memboyong banyak model.
Seperti dengan meniagakan mobil listrik, hybrid sampai kendaraan roda empat bermesin bensin. Hal itu demi memberikan banyak opsi ke konsumen di Tanqah Air.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 11:00 WIB
17 Juni 2026, 11:00 WIB
16 Juni 2026, 10:00 WIB
12 Juni 2026, 13:00 WIB
03 Juni 2026, 11:05 WIB
Terkini
07 Juli 2026, 21:15 WIB
Leapmotor menilai ada beberapa faktor yang membuat LiDAR belum optimal dan cocok di jalanan Indonesia
07 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih mengandalkan para petugas di jalanan namun dibantu dengan sistem ETLE
07 Juli 2026, 06:00 WIB
Melakukan road trip h dengan menyertakan anak-anak membutuhkan banyak persiapan agar liburannya berkesan
07 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa lebih mudah, seperti melalui SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini
07 Juli 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak biaya dan lokasinya
06 Juli 2026, 21:00 WIB
Ada sinyal kuat Jaecoo J5 Hybrid yang dilengkapi teknologi LiDAR bakal dihadirkan perdana di GIIAS 2026
06 Juli 2026, 20:00 WIB
Susunan sementara pembalap MotoGP 2027 perlahan semakin lengkap, beberapa tim sudah mengumumkan rider baru
06 Juli 2026, 19:33 WIB
Marc Marquez memiliki catatan cukup positif di Sachsenring, ia dijagokan untuk menang di MotoGP Jerman 2026