BPLJSKB Bekasi Siap Akomodir Uji Tabrak Mobil di RI
27 September 2026, 09:55 WIB
Meletakkan barang di Roof Box tidak boleh asal untuk memastikan keamanan dan keselamatan selama perjalanan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Umumnya masyarakat yang mudik ke kampung halaman akan membawa barang lebih banyak ketimbang biasanya. Kondisi tersebut terbilang lumrah karena jarak perjalanannya cukup jauh dibandingkan saat beraktivitas sehari-hari.
Oleh sebab itu banyak orang memodifikasi kendaraannya agar daya tampung meningkat. Salah satunya adalah dengan memasangkan Roof Box sebelum melakukan perjalanan.
Namun meletakkan barang di Roof Box pun tidak boleh berantakan. Hal ini disampaikan oleh Sony Susmana, Senior Instructor SDCI (Safety Defensive Consultant Indonesia).
“Kalau mau menempatkan barang di atas mobil maka sebaiknya memakai Roof Box tertutup. Beban maksimal yang boleh diangkut jangan lebih dari 50 kg,” ungkapnya pada KatadataOTO (26/03).
Benda berat pun sebaiknya ditempatkan di belakang agar mobil bisa lebih stabil saat berjalan. Hindari menempatkan barang mudah terbakar karena suhu di dalam Roof Box umumnya cukup tinggi.
Tak hanya itu, ia juga menekankan agar pengemudi menjaga kecepatan meski di jalan tol sekalipun. Pasalnya dengan memasang Roof Box maka stabilitas kendaraan biasanya mengalami perubahan sehingga lebih sulit di kemudikan.
“Kecepatan sebaiknya maksimal 60 km per jam. Sementara untuk Roof Rack, saya tidak menyarankan,” tegasnya kemudian.
Selain barang di Roof Box, Sony mengingatkan pemudik meletakkan bawaan di dalam kabin secara rapi agar tidak mengganggu perjalanan.
“Untuk dalam kabin, susun yang paling berat di posisi bawah. Bawaan kebutuhan perjalanan juga sebaiknya ditempatkan di lokasi mudah terjangkau,” tambahnya kemudian.
Peletakkan barang di kanan dan kiri pun sebaiknya diatur agar seimbang. Hal ini untuk memastikan kendaraan seimbang sehingga bisa menghindari efek limbung yang dapat berbahaya selama perjalanan mudik.
Pastikan bahwa posisi barang tidak menyisakan ruang kosong hingga dapat membuatnya bergeser. Hal ini bertujuan menghindari bawaan bergeser serta menyebabkan kerusakan.
Peletakannya pun tidak boleh menutupi pandangan pengemudi ke belakang. Hal ini untuk memastikan keselamatan selama perjalanan.
Beberapa perlengkapan darurat juga disarankan dibawa secara lengkap guna menghadapi situasi darurat. Mulai dari dongrak dan perlengkapan darurat lainya.
“Kemudian kotak P3K dan APAR portable tidak boleh ketinggalan,” tambah Sony kemudian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 September 2026, 09:55 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
28 Juli 2026, 22:44 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
Belum diumumkan besarannya, namun tarif Transjakarta serta Transjabodetabek dipastikan naik mulai 2027
01 Oktober 2026, 19:00 WIB
Teknologi REEV Light jadi terobosan Suzuki hadapi persaingan sengit dengan merek Cina di era elektrifikasi
01 Oktober 2026, 18:13 WIB
AiMOGA Robotics dari Chery Group terus kembangkan teknologi robotika yang bisa membantu tugas manusia
01 Oktober 2026, 17:35 WIB
Pada Oktober 2026 harga BBM di seluruh SPBU terpantau tak mengalami penyesuaian harga, sama seperti bulan lalu
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda