10 Merek Mobil Terlaris Mei 2026, Honda Masih Merintih
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Meletakkan barang di Roof Box tidak boleh asal untuk memastikan keamanan dan keselamatan selama perjalanan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Umumnya masyarakat yang mudik ke kampung halaman akan membawa barang lebih banyak ketimbang biasanya. Kondisi tersebut terbilang lumrah karena jarak perjalanannya cukup jauh dibandingkan saat beraktivitas sehari-hari.
Oleh sebab itu banyak orang memodifikasi kendaraannya agar daya tampung meningkat. Salah satunya adalah dengan memasangkan Roof Box sebelum melakukan perjalanan.
Namun meletakkan barang di Roof Box pun tidak boleh berantakan. Hal ini disampaikan oleh Sony Susmana, Senior Instructor SDCI (Safety Defensive Consultant Indonesia).
“Kalau mau menempatkan barang di atas mobil maka sebaiknya memakai Roof Box tertutup. Beban maksimal yang boleh diangkut jangan lebih dari 50 kg,” ungkapnya pada KatadataOTO (26/03).
Benda berat pun sebaiknya ditempatkan di belakang agar mobil bisa lebih stabil saat berjalan. Hindari menempatkan barang mudah terbakar karena suhu di dalam Roof Box umumnya cukup tinggi.
Tak hanya itu, ia juga menekankan agar pengemudi menjaga kecepatan meski di jalan tol sekalipun. Pasalnya dengan memasang Roof Box maka stabilitas kendaraan biasanya mengalami perubahan sehingga lebih sulit di kemudikan.
“Kecepatan sebaiknya maksimal 60 km per jam. Sementara untuk Roof Rack, saya tidak menyarankan,” tegasnya kemudian.
Selain barang di Roof Box, Sony mengingatkan pemudik meletakkan bawaan di dalam kabin secara rapi agar tidak mengganggu perjalanan.
“Untuk dalam kabin, susun yang paling berat di posisi bawah. Bawaan kebutuhan perjalanan juga sebaiknya ditempatkan di lokasi mudah terjangkau,” tambahnya kemudian.
Peletakkan barang di kanan dan kiri pun sebaiknya diatur agar seimbang. Hal ini untuk memastikan kendaraan seimbang sehingga bisa menghindari efek limbung yang dapat berbahaya selama perjalanan mudik.
Pastikan bahwa posisi barang tidak menyisakan ruang kosong hingga dapat membuatnya bergeser. Hal ini bertujuan menghindari bawaan bergeser serta menyebabkan kerusakan.
Peletakannya pun tidak boleh menutupi pandangan pengemudi ke belakang. Hal ini untuk memastikan keselamatan selama perjalanan.
Beberapa perlengkapan darurat juga disarankan dibawa secara lengkap guna menghadapi situasi darurat. Mulai dari dongrak dan perlengkapan darurat lainya.
“Kemudian kotak P3K dan APAR portable tidak boleh ketinggalan,” tambah Sony kemudian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
09 Juni 2026, 21:30 WIB
04 Juni 2026, 07:37 WIB
25 Mei 2026, 07:00 WIB
Terkini
10 Juni 2026, 17:00 WIB
Yamaha Classy Modifest 2026 perdana di Surabaya sukses diikuti oleh puluhan modifikator di Jawa Timur
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Honda menghadapi tantangan, terdepak dari lima besar merek mobil terlaris Mei 2026 secara wholesales
10 Juni 2026, 14:57 WIB
Sejumlah SPBU swasta melakukan penyesuaian harga BBM RON 92 serta 95, kebijakan ini berlaku mulai Rabu (10/06)
10 Juni 2026, 13:00 WIB
Konsumen disebut melakukan penundaan pembelian imbas ketidakpastian ekonomi, penjualan mobil terdampak
10 Juni 2026, 11:00 WIB
BYD kembali memantik pembicaraan soal keterlibatannya di ajang balap bergengsi Formula 1 pasca GP Monako
10 Juni 2026, 09:00 WIB
Massimo Rivola menilai kalau Jorge Martin tidak seharusnya melakukan kesalahan yang membuat kecelakaan
10 Juni 2026, 07:00 WIB
Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga bbm non-subsidi, mulai dari Pertamax hingga Green 95
10 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian hari ini menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat, hal ini agar memaksimalkan pelayanan