Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Meskipun masih di batas aman, ada bahaya tersembunyi yang kerap diabaikan pengemudi saat menerabas banjir
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Banjir melanda sejumlah area di Indonesia termasuk Jakarta imbas hujan deras yang kerap terjadi pada sore hari.
Hal ini membuat beberapa ruas jalan di Jakarta tergenang air, beberapa di antaranya bahkan cukup dalam.
Meskipun masih dalam batas aman, pengemudi mobil tetap perlu memperhatikan bahaya tersembunyi apabila tidak hati-hati dalam melintasi area banjir di jalan raya.
“Biasanya, pengemudi tidak mengetahui jalan-jalan mana yang berlubang. Itu main dihajar saja, karena tertutup air biasanya,” kata Trisno, Regional Head Mobeng saat ditemui di Jakarta Timur beberapa waktu lalu.
Menurut dia kasus serupa sering ditemukan di musim penghujan. Pengemudi seringkali tidak menurunkan kecepatan ketika menerabas banjir karena berasumsi jalan yang dilalui tidak berlubang.
Pada akhirnya kebiasaan tersebut dapat menyebabkan kerusakan kaki-kaki mobil sehingga perlu perbaikan.
“Jadi shock breaker-nya (bisa) bocor, menyebabkan bunyi di kaki-kaki. Tidak ada pengaruh secara langsung (banjir ke kaki-kaki mobil) tetapi dalam prosesnya pengemudi tidak melihat lubang di jalan,” kata dia.
Lebih lanjut Trisno menjelaskan apabila sudah terjadi kerusakan akibat hal tersebut, pemilik mobil perlu menyiapkan dana perbaikan kaki-kaki. Patut diketahui bahwa angkanya bervariasi tergantung jenis kendaraan serta tingkat kerusakannya.
“Kalau perbaikan kaki-kaki mobil, biayanya sekitar Rp 500 ribu sampai Rp 1 jutaan. Jadi sebetulnya tidak terlalu mahal,” kata Trisno.
Ia juga mengimbau pengemudi kendaraan roda empat untuk tidak lupa melakukan perawatan kaki-kaki secara rutin, tidak harus menunggu kerusakan terlebih dulu.
Kebiasaan servis rutin membuat komponen pada mobil semakin awet dan optimal saat digunakan berkendara sehari-hari.
“Habit kita kalau tidak ada kerusakan tidak diperiksa, padahal seharusnya rutin. Ketika servis misal di 10.000 km atau 20.000 km, harus sekaligus periksa rem dan kaki-kaki,” tegas dia.
Pengecekan komponen kendaraan secara menyeluruh merupakan bentuk antisipasi kerusakan yang lebih parah, sehingga pengemudi tak perlu mengeluarkan biaya ekstra.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
28 Juli 2026, 22:44 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Terkini
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya
24 September 2026, 06:00 WIB
Jika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung hari ini
23 September 2026, 22:39 WIB
Pertamina Lubricants dan Telkomsel berkolaborasi untuk menghadirkan Promo Gokil untuk para ojek online
23 September 2026, 19:00 WIB
Daihatsu buktikan komitmennya menjaga efisiensi energi dan keberlanjutan dalam proses produksi kendaraan