Syarat Pembuatan SIM Internasional Januari 2026
29 Januari 2026, 11:00 WIB
Meskipun masih di batas aman, ada bahaya tersembunyi yang kerap diabaikan pengemudi saat menerabas banjir
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Banjir melanda sejumlah area di Indonesia termasuk Jakarta imbas hujan deras yang kerap terjadi pada sore hari.
Hal ini membuat beberapa ruas jalan di Jakarta tergenang air, beberapa di antaranya bahkan cukup dalam.
Meskipun masih dalam batas aman, pengemudi mobil tetap perlu memperhatikan bahaya tersembunyi apabila tidak hati-hati dalam melintasi area banjir di jalan raya.
“Biasanya, pengemudi tidak mengetahui jalan-jalan mana yang berlubang. Itu main dihajar saja, karena tertutup air biasanya,” kata Trisno, Regional Head Mobeng saat ditemui di Jakarta Timur beberapa waktu lalu.
Menurut dia kasus serupa sering ditemukan di musim penghujan. Pengemudi seringkali tidak menurunkan kecepatan ketika menerabas banjir karena berasumsi jalan yang dilalui tidak berlubang.
Pada akhirnya kebiasaan tersebut dapat menyebabkan kerusakan kaki-kaki mobil sehingga perlu perbaikan.
“Jadi shock breaker-nya (bisa) bocor, menyebabkan bunyi di kaki-kaki. Tidak ada pengaruh secara langsung (banjir ke kaki-kaki mobil) tetapi dalam prosesnya pengemudi tidak melihat lubang di jalan,” kata dia.
Lebih lanjut Trisno menjelaskan apabila sudah terjadi kerusakan akibat hal tersebut, pemilik mobil perlu menyiapkan dana perbaikan kaki-kaki. Patut diketahui bahwa angkanya bervariasi tergantung jenis kendaraan serta tingkat kerusakannya.
“Kalau perbaikan kaki-kaki mobil, biayanya sekitar Rp 500 ribu sampai Rp 1 jutaan. Jadi sebetulnya tidak terlalu mahal,” kata Trisno.
Ia juga mengimbau pengemudi kendaraan roda empat untuk tidak lupa melakukan perawatan kaki-kaki secara rutin, tidak harus menunggu kerusakan terlebih dulu.
Kebiasaan servis rutin membuat komponen pada mobil semakin awet dan optimal saat digunakan berkendara sehari-hari.
“Habit kita kalau tidak ada kerusakan tidak diperiksa, padahal seharusnya rutin. Ketika servis misal di 10.000 km atau 20.000 km, harus sekaligus periksa rem dan kaki-kaki,” tegas dia.
Pengecekan komponen kendaraan secara menyeluruh merupakan bentuk antisipasi kerusakan yang lebih parah, sehingga pengemudi tak perlu mengeluarkan biaya ekstra.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Januari 2026, 11:00 WIB
27 Januari 2026, 16:00 WIB
26 Januari 2026, 10:00 WIB
23 Januari 2026, 12:00 WIB
21 Januari 2026, 12:00 WIB
Terkini
01 Februari 2026, 13:00 WIB
Toyota Motor Corporation memberi atensi lebih terhadap penjualan mereka di Indonesia yang turun signifikan
01 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Toyota group pecahkan rekor baru dan menjadi pabrikan terlaris di dunia 2025 ungguli Volkswagen
01 Februari 2026, 09:00 WIB
Tajamnya penurunan penjualan sepertinya menjadi salah satu alasan Elon Musk mengalihkan fokus Tesla ke robot
01 Februari 2026, 07:00 WIB
Melansir laman resmi Pertamina, untuk harga BBM non subsidi mengalami penurunan dengan besaran bervariasi
31 Januari 2026, 19:00 WIB
Banyak rival di pasaran, MG belum akan bawa mobil listrik murah harga Rp 200 jutaan ke pasar Indonesia
31 Januari 2026, 17:00 WIB
Gaikindo akhirnya resmi menargetkan penjualan mobil di Indonesia sebesar 850.000 unit sepanjang 2026
31 Januari 2026, 15:00 WIB
Changan berkomitmen membangun 20 diler di Indonesia hingga akhir tahun dengan memanfaatkan jaringan Indomobil
31 Januari 2026, 13:00 WIB
Stok BBM Shell jenis Super kembali kosong di sejumlah lokasi, situasi ini sudah terjadi beberapa hari lalu