Gaikindo Akui Pasar Mobil Baru Indonesia Keok dari Malaysia
19 Desember 2025, 09:00 WIB
Pelemahan daya beli di penjualan mobil baru turut menjadi ancaman nyata bagi balai lelang seperti IBID
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil baru di Indonesia pada 2025 masih sangat jauh dari harapan. Seperti terjadi sepanjang Juni lalu.
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada bulan lalu hanya ada 57.760 unit mobil yang terdistribusi dari pabrik ke diler (wholesales).
Bila dibandingkan dengan pencapaian di Mei 2025, angka di atas menyusut 4,7 persen dari 60.613 unit.
Kemudian penjualan mobil baru secara ritel di Juni 2025 naik tipis, yaitu 0,6 persen dari 61.339 unit menjadi 61.647 unit.
Di sisi lain jika dibandingkan dengan Juni 2024, wholesales bulan lalu merosot 22,6 persen dari 74.615 unit menjadi hanya 57.760 unit.
Sementara penjualan mobil baru secara ritel juga turun sampai 12,3 persen. Semula 70.290 kendaraan roda empat pada Juni 2024 kemudian menyusut ke 61.647 unit bulan lalu.
Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan. Dapat mengancam keberlangsungan industri kendaraan roda empat di Tanah Air jika terjadi dalam waktu lama.
Kendati demikian situasi di atas justru menjadi berkah tersendiri bagi pihak lain. Seperti dialami oleh balai lelang IBID.
Mereka justru mengaku dapat meraup banyak keuntungan, sebab peminat mobil lelang bertambah tahun ini.
“Kami sudah dapat hampir 50 persen lebih dari target Rp 4,5 triliun,” ungkap Daddy Doxa, Presiden Director IBID di Jakarta Timur beberapa hari lalu.
Lebih jauh Doxa menuturkan bahwa penjualan mobil lewat lewat lelang itu mencapai 120 ribu sampai 130 ribu kendaraan per tahun.
Berangkat dari hal tersebut IBID menargetkan bisa meniagakan 35 ribu unit pada tahun ini dengan omzet menembus Rp 4,5 triliun.
“Totalnya kalau omzet (semester pertama 2025) mungkin sekitar Rp 2 triliunan,” lanjut Doxa.
Meski begitu IBID tidak mau langsung bersenang-senang. Pasalnya mereka mewaspadai kondisi pasar di semester kedua 2025.
Menurut Doxa ada potensi penurunan daya beli masyarakat di tengah kinerja penjualan mobil baru yang belum sepenuhnya pulih.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Desember 2025, 09:00 WIB
19 Desember 2025, 08:00 WIB
18 Desember 2025, 16:00 WIB
18 Desember 2025, 13:00 WIB
17 Desember 2025, 22:00 WIB
Terkini
21 Desember 2025, 20:24 WIB
VinFast dalam waktu dua tahun di pasar otomotif Indonesia telah melakukan banyak hal selain memasarkan EV
21 Desember 2025, 17:00 WIB
Federal Oil memberikan bantuan kepada para korban banjir Sumatera dengan penggantian oli secara gratis
21 Desember 2025, 15:00 WIB
Beda dari seri Ora yang mengedepankan nuansa modern, produk baru GWM tampil lebih retro menyerupai VW Beetle
21 Desember 2025, 13:00 WIB
Kebakaran saat pengisian daya EV bisa terjadi karena beberapa faktor termasuk penggunaan komponan di bawah standar
21 Desember 2025, 11:10 WIB
Korlantas perketat pengawasan lalu lintas saat libur Natal dan tahun baru 2026 dengan menambah kamera ETLE handheld
21 Desember 2025, 10:17 WIB
Deretan mobil yang terparkir di garasi artis Prilly Latuconsina cukup unik, ada MPV mewah Nissan Elgrand
21 Desember 2025, 09:00 WIB
Mitsubishi Fuso menunggu tindakan pemerintah tentang keberadaan truk Cina yang dinilai sangat merugikan
21 Desember 2025, 07:00 WIB
Jasa Marga ungkap kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek kebanyakan menuju arah timur menuju Trans Jawa dan Bandung