BYD Atto 2 Terdaftar di Indonesia, Versi Terbarunya Debut
22 September 2026, 07:00 WIB
Joint venture dengan produsen Cina membuat merek Jepang mampu menawarkan mobil listrik yang kompetitif
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Tidak dapat dipungkiri bahwa manufaktur Jepang kesulitan berkompetisi di era elektrifikasi. Mobil listrik dari Cina semakin menjamur dan tawarkan berbagai keunggulan.
Di Tiongkok sejumlah pabrikan Jepang akhirnya melakukan kerja sama ataupun joint venture dengan perusahaan lokal.
Keputusan itu terbukti membawa dampak positif. Baru-baru ini diberitakan, mobil listrik Toyota bZ3X menjadi salah satu model non-Cina terlaris di negeri tirai bambu.
Mobil listrik bZ3X merupakan hasil kolaborasi Toyota dan GAC. Masuk ke seri bZ, desainnya masih mengadopsi karakter model Toyota lain seperti bZ4X dan Prius terbaru.
Sejak Maret 2025, Carscoops melaporkan ada lebih dari 20.000 unit Toyota bZ3X yang sudah diantarkan ke tangan konsumen.
Disebutkan juga bahwa harga kompetitif merupakan senjata utama Toyota bZ3X bisa diminati konsumen. Di Tiongkok, mobil listrik ini dibanderol mulai dari 109.800 yuan (Rp 248,9 jutaan).
Angka itu terpaut jauh jika dibandingkan Toyota bZ4X, saat ini ditawarkan sekitar Rp 1,1 miliar untuk konsumen Indonesia.
Fitur-fitur disematkan mumpuni layaknya mobil listrik Cina keluaran terkini. Varian 430 Air+, Pro dan Pro+ dibekali sensor Lidar, menjadi nilai tambah tersendiri buat konsumen.
Menariknya, Toyota bZ3X memakai basis GAC Aion V yang sudah dijual di Indonesia seharga Rp 400 jutaan.
Tidak hanya Toyota, Nissan juga mengikuti langkah serupa dan menuai hasil positif. Pabrikan ini melakukan kerja sama dengan Dongfeng Motor.
Umumnya mobil perusahaan patungan bersama produsen Cina dijual eksklusif di sana. Tetapi Nissan kemudian memutuskan buat menawarkan model seperti Nissan N7 buat diekspor ke beberapa negara termasuk Asia Tenggara.
Pihak Toyota menegaskan mereka terbuka dengan berbagai peluang kerja sama serupa untuk dapat menghasilkan produk sesuai kebutuhan konsumen, sama seperti bZ3X di Cina.
“Nanti kita coba petakan bersama. Intinya apa yang bisa kita perbuat, kita perbuat. Tetapi jangan lupa tidak hanya kerja sama untuk dalam negeri, tetapi juga global,” kata Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT TMMIN (Toyota Motor Manufacturing Indonesia) di Jakarta beberapa waktu lalu.
Menanggapi kemungkinan Toyota bZ3X dijual di Indonesia, dia mengungkapkan ada beberapa hal perlu dipertimbangkan.
“Kita harus pikirkan (impor atau dirakit lokal), juga mempelajari konsumen kita. Belum tentu apa yang terjadi di Cina sukses di sini,” ucap dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
19 September 2026, 21:00 WIB
Terkini
22 September 2026, 07:00 WIB
Belum kunjung hadir di RI, BYD Atto 2 versi baru diperkenalkan di negara asalnya dengan sejumlah penyegaran
22 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan panjang terutama pada jam-jam sibuk
22 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi untuk mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
21 September 2026, 21:00 WIB
Menurut catatan, Daihatsu berhasil meniagakan hingga 97 ribu mobil baru sejak Januari hingga Agustus 2026
21 September 2026, 19:00 WIB
Hyundai dan Shell resmi melanjutkan kerja sama di Indonesia, untuk memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan
21 September 2026, 15:43 WIB
KatadataOTO berkesempatan untuk menguji kemampuan SUV mewah Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV di Gumuk Pasir
21 September 2026, 11:16 WIB
Tingginya jumlah mobil bensin yang beredar, bisa membuat industri komponen bisa terus bertahan cukup lama
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, simak persyaratan dan biayanya