Menperin Tetap Dorong Insentif, Meskipun Ditolak Airlangga

Menperin menilai insentif untuk industri otomotif pada 2026 sangat penting, sebab dapat membawa dampak positif

Menperin Tetap Dorong Insentif, Meskipun Ditolak Airlangga
  • Oleh Satrio Adhy

  • Selasa, 02 Desember 2025 | 19:13 WIB

KatadataOTOInsentif untuk industri otomotif tengah menjadi polemik. Sebab para menteri Presiden Prabowo Subianto berbeda pendapat.

Terkini Kementerian Perindustrian (Kemenperin), memberikan kabar terbaru mengenai bantuan tersebut buat periode 2026.

“Sektor ini merupakan sektor yang sangat penting, terlalu penting untuk kita abaikan, tidak mungkin kita abaikan,” ungkap Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian (Menperin) di Antara, Selasa (02/12).

Menurut Agus, keberlangsungan industri otomotif dinilai sangat penting. Mengingat bantuan tersebut memiliki dampak berkelanjutan yang besar.

Toyota Urban Cruiser BEV
Photo: KatadataOTO

Oleh sebab itu membutuhkan stimulus pada periode 2026. Apalagi setelah mengalami kontraksi atau penurunan.

“Forwad, backward linkage yang luar biasa, penyerapan tenaga kerjanya juga luar biasa besar, nilai tambah buat ekonomi juga luar biasa besar,” lanjut Agus.

Agus pun menegaskan bahwa, Kemenperin akan terus berusaha mengusulkan insentif atau stimulus pemerintah untuk sektor otomotif.

Lebih jauh Agus menerangkan, insentif yang disiapkan mencakup sisi permintaan (deman). Kemudian menyasar persediaan atau supply.

“Merupakan tanggung jawab kami, hal yang salah kalau kami tidak perjuangkan,” tegas Agus.

Alasan Airlangga Tolak Usulan Insentif

Sebagai pengingat Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian telah memastikan kalau pemerintah tidak ingin memberikan insentif di tahun depan.

Sebab ada beberapa alasan mengapa mereka enggan mengucurkan bantuan, kepada para pabrikan mobil maupun motor di Tanah Air.

“Insentif sudah diberikan sepanjang dua tahun untuk mendirikan pabrik dan hasilnya sudah nyata,” kata Airlangga.

Airlangga menyatakan, para produsen mobil yang masuk melalui skema insentif impor EV disebut sudah mulai melakukan perakitan secara lokal.

Hal itu ternyata telah membawa dampak positif. Seperti hadirnya produk-produk dengan banderol kompetitif.

“Kalau kita lihat tahun ini harganya relatif yang di bawah Rp 300 juta sudah banyak,” Airlangga Hartarto menambahkan.

Pembantu Presiden Prabowo Subianto itu mengungkapkan, pemerintah telah mengalokasikan insentif dengan anggaran cukup besar selama dua tahun terakhir.

Aletra Optimistis L8 EV Mampu Bersaing, Siap Tantang BYD M6
Photo: KatadataOTO

Angkanya mencapai Rp 7 triliun hanya untuk sektor otomotif. Ia menilai jumlah tersebut sudah lebih dari cukup.

Dengan progress yang dianggap memadai, pemerintah kini ingin mengalihkan fokus pada pembuatan fasilitas produksi nasional.

Rencana di atas, disinyalir merupakan wacana pemerintah untuk menghasilkan mobil maupun motor nasional.


Terkini

news
SIM keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung 19 Januari 2026, Cek Biayanya

Menyambut awal pekan, kepolisian di Kota Kembang kembali menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 19 Januari 2026, Ketat Setelah Libur Panjang

Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan setelah libur panjang yang terjadi akhir pekan lalu

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 19 Januari 2026

Seperti biasa, SIM keliling Jakarta hari ini kembali dibuka di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota

mobil
Polytron

Rapor Penjualan Polytron di RI 2025, Positif di Akhir Tahun

Penjualan Polytron adalah 353 unit di periode Juli-Desember 2025, tutup akhir tahun dengan capaian positif

news
Andhika Pratama

Mewahnya Isi Garasi Andhika Pratama, Ada Porsche sampai Vespa

Andhika Pratama dikenal menggemari dunia otomotif, ia kerap menggunakan BMW R Nine T saat bersama grup Predain

mobil
Honda Brio S Satya CVT

Honda Brio S Satya CVT Resmi Meluncur, Harga Capai Rp 183,5 juta

Honda Brio S Satya CVT diluncurkan dengan tujuan memberi kemudahan pelanggan memilih kendaraan sesuai kebutuhan

mobil
Toyota Avanza bekas

Toyota Avanza Bekas 2025 Makin Banyak, Cicilan Mulai Rp 5 Jutaan

Toyota Avanza bekas lansiran 2025 kini jumlahnya terus bertambah dengan beragam kemudahan buat pelanggan

mobil
Daihatsu Sigra bekas

Daihatsu Sigra Bekas 2025 Mulai Banyak Pilihan, Ada TDP Rp 7 Juta

Daihatsu Sigra bekas lansiran 2025 semakin banyak pilihannya termasuk promo kredit buat para calon pelanggan