Tesla Kembali Rebut Gelar Mobil Listrik Terlaris dari BYD
06 April 2026, 18:00 WIB
Insentif memiliki peran penting mendongkrak angka penjualan berbagai produsen EV, tidak terkecuali BYD
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pemerintah tidak memperpanjang insentif mobil listrik yang sudah dihentikan per 2026. BYD merupakan salah satu penerima bantuan itu sejak 2024.
Berkat insentif mobil listrik, deretan produk BYD dijual dengan harga kompetitif. Bahkan Atto 1 dapat ditawarkan mulai dari Rp 199 jutaan on the road Jakarta.
Perwakilan BYD mengungkapkan, insentif dari pemerintah merupakan salah satu faktor penting yang berperan dalam membentuk harga mobil listrik.
Sehingga dapat menjadi nilai tambah tersendiri khususnya bagi konsumen ketika ingin melakukan pembelian mobil listrik.
Konsumen juga semakin mengenal berbagai jenis mobil listrik serta keuntungan yang ditawarkan.
“Mudah-mudahan momentum ini bisa tetap terjaga. Memang bila ada insentif bisa semakin mengakselerasi transisi energi,” kata Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia beberapa waktu lalu.
Dia menegaskan BYD berkomitmen untuk mendorong transisi energi dan mengurangi emisi karbon dengan menyediakan berbagai pilihan EV.
Meskipun begitu, Luther mengatakan bahwa BYD optimistis menjual mobil listrik ke konsumen Tanah Air meskipun tanpa insentif dari pemerintah.
“Ke depannya apapun itu, kami tetap percaya diri dengan product line up kami,” tegas Luther.
Sebagai informasi, BYD memiliki kewajiban untuk melakukan perakitan lokal mobil listriknya. Ini merupakan salah satu persyaratan yang wajib dipenuhi sebagai penerima insentif EV impor.
Pabrik BYD berlokasi di Subang, Jawa Barat dan disebut bakal segera beroperasi dalam waktu dekat.
Fasilitas itu memiliki kapasitas produki 150.000 unit per tahun. Namun belum diketahui model mana yang akan dirakit lokal terlebih dulu.
Jika melihat angka penjualan, BYD Atto 1 mencatatkan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) dalam jumlah besar dan berpeluang jadi model pertama BYD yang berstatus Completely Knocked Down (CKD).
BYD Atto 1 merupakan mobil listrik berukuran kompak yang menyasar konsumen yang mobilitasnya di area perkotaan.
Apabila konsumen berminat, BYD Atto 1 tersedia dalam beberapa varian. Berikut daftar lengkapnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 April 2026, 18:00 WIB
06 April 2026, 08:37 WIB
05 April 2026, 15:25 WIB
02 April 2026, 13:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
11 April 2026, 17:28 WIB
Festival otomotif dan lifestyle Jaecoo Land digelar 11-12 April 2026 di One Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan
11 April 2026, 13:33 WIB
Fuso menerapkan sejumlah strategi yang dapat memudahkan konsumen menghemat waktu dan biaya perawatan
11 April 2026, 13:00 WIB
Pilihan Daihatsu Sigra bekas lansiran 2023 ditawarkan dengan beragam kemudahan termasuk DP Rp 8 juta
11 April 2026, 11:00 WIB
Crescendo dan Harmonic Harmony meramaikan dan menyabet sejumlah prestasi gemilang di ajang internasional
11 April 2026, 10:46 WIB
Changan Deepal S05 siap untuk menjadi kendaraan elektrifikasi jenis REEV pertama di Indonesia dalam waktu dekat
11 April 2026, 09:00 WIB
Motul menggandeng Bimota yang lebih dari sekadar kerja sama namun merekomendasikan kepada pengendara
11 April 2026, 07:11 WIB
Wuling menghadirkan Mitra EV sampai Formo Max guna menjawab kebutuhan para pengusaha di GIICOMVEC 2026
11 April 2026, 07:00 WIB
Toyota Avanza bekas lansiran 2022 menjadi pilihan menarik untuk masyarakat karena ada banyak kemudahan yang bisa didapat