Tak Tunggu Pemerintah, DFSK Beri Insentif Buat Seluruh Modelnya

DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air

Tak Tunggu Pemerintah, DFSK Beri Insentif Buat Seluruh Modelnya
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Minggu, 15 Februari 2026 | 10:00 WIB

KatadataOTO – DFSK Indonesia tidak mau menunggu insentif kendaraan listrik dari pemerintah. Mereka memutuskan untuk bergerak lebih agresif guna mempertahankan pasar yang sudah ada sekarang.

Salah satunya adalah dengan memberi insentif secara internal pada sejumlah kendaraan listrik mereka. Nilainya pun cukup besar, mencapai puluhan juta rupiah.

“Buat DFSK Gelora E kami berikan insentif sebesar Rp 80 juta buat blind van sementara mini bus adalah Rp 85 juta. Jadi tujuannya tentu buat meningkatkan penjualan kendaraan di Tanah Air,” ungkap Doni Putra Okten, Head of Sales & Marketing PT Sokonindo Automobile beberapa waktu lalu.

Selain itu DFSK juga memberikan insentif buat kendaraan listrik kecil mereka yaitu Seres E1. Nilainya pun cukup besar yaitu mencapai Rp 51 juta.

Seres
Photo: KatadataOTO

“Selain insentif untuk kendaraan listrik, kami memberikan support sebesar Rp 19 juta ditambah voucher bensin senilai Rp 6 juta,” tambahnya kemudian.

Program tersebut tidak hanya berlaku selama IIMS 2026 namun hingga beberapa waktu ke depan. Sehingga diharapkan masyarakat bisa lebih mudah dalam melakukan pembelian khususnya buat mendukung bisnis.

Tahun Yang Sulit

DFSK mengakui bahwa 2026 akan menjadi tahun yang sulit untuk mereka lalui. Pasalnya pemerintah belum memberi kepastian apakah memberi insentif buat kendaraan listrik atau tidak.

Hal ini tentunya harus menjadi perhatian tersendiri karena pasar kendaraan listrik masih sangat bergantung pada bantuan pemerintah.

“Walau kami mengejar TKDN kendaraan listrik, sampai 40 persen seperti Gelora EV tapi kalau tidak ada stimulus maka kita ada dalam mode struggle,” ungkapnya.

Oleh sebab itu mereka pun harus melakukan beragam strategi tersendiri agar bisa bertahan di Tanah Air. Salah satunya adalah dengan memberikan pelayanan khusus kepada pelanggan.

First Drive DFSK Seres E1
Photo: TrenOto

“Kami akan fokus pada layanan ke pelanggan dan fokus ke fleet, ini sama seperti yang sudah dilakukan sejak tahun lalu,” pungkasnya.

Strategi tersebut diharapkan cukup untuk membuat masyarakat tertarik melakukan pembelian kendaraan khususnya DFSK. Dengan demikian perusahaan bisa tetap bertahan di Tanah Air.


Terkini

mobil
Penjualan Toyota

Penjualan Toyota Global Februari 2026 Turun Tipis

Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya

mobil
Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil

news
GIICOMVEC 2026

GIICOMVEC 2026 Bakal Hadirkan Ragam Inspirasi Bisnis

Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI

news
Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM

mobil
Pertalite, Pertamina

Pembatasan Pembelian Pertalite Dimulai Hari Ini

Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi

motor
Yamaha AEROX

Yamaha AEROX ALPHA Hadirkan Warna dan Grafis Terbaru

Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 1 April 2026, Siapkan Rute Alternatif

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif