Double Cabin Baru BYD Siap Meluncur, Berjenis PHEV
14 April 2026, 07:00 WIB
RMA sebagai distributor merek Mahindra di dalam negeri siap membantu layanan aftersales pikap yang diimpor
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Ribuan unit pikap Mahindra Scorpio mulai berdatangan di Indonesia untuk dipakai sebagai armada Koperasi Merah Putih.
Sebelumnya RMA Indonesia sebagai distributor produk Mahindra di dalam negeri disebut terlibat dalam mengurus proses impor dan distribusinya.
Namun ketika dikonfirmasi, perwakilan RMA Indonesia menegaskan mereka tidak dilibatkan dalam prosedur itu.
Meskipun demikian, pihak distributor siap membantu apabila di masa mendatang dibutuhkan bantuan terkait layanan purna jual buat deretan pikap yang diimpor langsung dari India itu.
“Kami telah menawarkan dukungan (layanan purna jual), tetapi ini masih dalam tahap pembicaraan,” kata Roelof Lamberts, Regional Director RMA Indonesia saat ditemui di Jakarta, Kamis (05/03).
Roelof menjelaskan, meskipun RMA Indonesia menjadi distributor Mahindra di Indonesia, dalam kontrak mereka diizinkan untuk melakukan penjualan secara langsung dengan calon konsumen. Dalam hal ini adalah PT Agrinas Pangan Nusantara.
Impor pikap itu, menurut dia juga turut memberikan dampak positif buat RMA Indonesia khususnya jika mereka diikutkan dalam perencanaan layanan purna jual.
“Jika kami terlibat dari bisnis penjualan dan aftersales (pikap impor dari Mahindra) maka itu adalah keuntungan (buat RMA),” tegas Roelof.
Sebagai informasi, dari total 105.000 kendaraan niaga yang diimpor untuk Koperasi Merah Putih, sebanyak 35.000 unit di antaranya bermerek Mahindra.
Ini menjadi ekspor terbanyak Mahindra sepanjang tahun fiskal 2025. Angkanya melampaui total ekspor mereka di periode tersebut.
Di samping pikap Mahindra, PT Agrinas Pangan Nusantara juga mengimpor 70.000 unit kendaraan niaga dari Tata Motors.
Seluruh unit yang diimpor berstatus Completely Built Up atau CBU dari negara asalnya, India.
Keputusan impor itu akhirnya menuai berbagai respons dari pihak-pihak terkait, termasuk Gaikindo.
Gaikindo menyebut industri lokal masih punya kapabilitas memenuhi kebutuhan pikap serta kendaraan niaga sesuai kebutuhan.
Tetapi di sisi lain, PT Agrinasi Pangan Nusantara memastikan merek-merek yang sudah produksi lokal telah dilibatkan dan diajak diskusi lebih dulu sebelum akhirnya diputuskan impor dalam jumlah besar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 April 2026, 07:00 WIB
19 Maret 2026, 09:00 WIB
06 Maret 2026, 20:00 WIB
01 Maret 2026, 12:00 WIB
26 Februari 2026, 12:59 WIB
Terkini
18 April 2026, 12:00 WIB
Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV
18 April 2026, 10:07 WIB
Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit
18 April 2026, 08:42 WIB
Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross
17 April 2026, 09:00 WIB
Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka
17 April 2026, 07:42 WIB
Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka
17 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang
17 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home