Ford Matangkan Rencana Pembangunan Pabrik di Indonesia
20 Juli 2026, 07:00 WIB
RMA sebagai distributor merek Mahindra di dalam negeri siap membantu layanan aftersales pikap yang diimpor
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Ribuan unit pikap Mahindra Scorpio mulai berdatangan di Indonesia untuk dipakai sebagai armada Koperasi Merah Putih.
Sebelumnya RMA Indonesia sebagai distributor produk Mahindra di dalam negeri disebut terlibat dalam mengurus proses impor dan distribusinya.
Namun ketika dikonfirmasi, perwakilan RMA Indonesia menegaskan mereka tidak dilibatkan dalam prosedur itu.
Meskipun demikian, pihak distributor siap membantu apabila di masa mendatang dibutuhkan bantuan terkait layanan purna jual buat deretan pikap yang diimpor langsung dari India itu.
“Kami telah menawarkan dukungan (layanan purna jual), tetapi ini masih dalam tahap pembicaraan,” kata Roelof Lamberts, Regional Director RMA Indonesia saat ditemui di Jakarta, Kamis (05/03).
Roelof menjelaskan, meskipun RMA Indonesia menjadi distributor Mahindra di Indonesia, dalam kontrak mereka diizinkan untuk melakukan penjualan secara langsung dengan calon konsumen. Dalam hal ini adalah PT Agrinas Pangan Nusantara.
Impor pikap itu, menurut dia juga turut memberikan dampak positif buat RMA Indonesia khususnya jika mereka diikutkan dalam perencanaan layanan purna jual.
“Jika kami terlibat dari bisnis penjualan dan aftersales (pikap impor dari Mahindra) maka itu adalah keuntungan (buat RMA),” tegas Roelof.
Sebagai informasi, dari total 105.000 kendaraan niaga yang diimpor untuk Koperasi Merah Putih, sebanyak 35.000 unit di antaranya bermerek Mahindra.
Ini menjadi ekspor terbanyak Mahindra sepanjang tahun fiskal 2025. Angkanya melampaui total ekspor mereka di periode tersebut.
Di samping pikap Mahindra, PT Agrinas Pangan Nusantara juga mengimpor 70.000 unit kendaraan niaga dari Tata Motors.
Seluruh unit yang diimpor berstatus Completely Built Up atau CBU dari negara asalnya, India.
Keputusan impor itu akhirnya menuai berbagai respons dari pihak-pihak terkait, termasuk Gaikindo.
Gaikindo menyebut industri lokal masih punya kapabilitas memenuhi kebutuhan pikap serta kendaraan niaga sesuai kebutuhan.
Tetapi di sisi lain, PT Agrinasi Pangan Nusantara memastikan merek-merek yang sudah produksi lokal telah dilibatkan dan diajak diskusi lebih dulu sebelum akhirnya diputuskan impor dalam jumlah besar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Juli 2026, 07:00 WIB
04 Juli 2026, 19:15 WIB
03 Juli 2026, 13:41 WIB
01 Juli 2026, 09:51 WIB
29 Juni 2026, 15:36 WIB
Terkini
20 Juli 2026, 22:01 WIB
Mario Aji tengah fokus menjalani masa pemulihan usai cedera, ia ingin kondisi fisiknya kembali prima di Inggris
20 Juli 2026, 21:05 WIB
Motul Indonesia menjalan program baru yang bisa meningkatkan penetrasi pasar di Tanah Air melalui bengkel lokal
20 Juli 2026, 20:33 WIB
Toyota masih terus mendominasi daftar 10 mobil terlaris di Juni 2026 secara wholesales, berikut daftarnya
20 Juli 2026, 19:00 WIB
Isuzu produksi 300 ribu unit kendaraan komersial di pabrik mereka di Karawang, Jawa Barat dan mencatat sejarah
20 Juli 2026, 17:50 WIB
Valvoline memberikan apresiasi para mekanik yang berjuang untuk meningkatkan kualitas hidup lebih baik
20 Juli 2026, 12:50 WIB
Geely Coolray diperkenalkan ke konsumen sebagai SUV bermesin bensin pertama dari Geely, debut di GIIAS 2026
20 Juli 2026, 07:00 WIB
Saat ini Ford RMA Indonesia mengaku sedang menjalin komunikasi dengan banyak pihak, seperti pemerintahan
20 Juli 2026, 06:38 WIB
SIM Keliling Bandung hari ini beroperasi di dua tempat, hal ini agar masyarakat lebih mudah menemukannya