Permintaan Mobil Bekas Diprediksi Meroket Jelang Lebaran 2026
07 Maret 2026, 11:00 WIB
Inovasi terbaru dari Otospector untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat membeli mobil bekas berkualitas
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Pasar mobil bekas di Indonesia masih memiliki potensi di masyarakat. Terutama di momen jelang Lebaran 2026.
Dikarenakan banyak orang yang membutuhkan kendaraan untuk pulang ke kampung halaman.
Mobil bekas masih menjadi pilihan menarik. Dikarenakan unit cukup praktis dan bisa langsung digunakan.
Namun membeli mobil bekas bukan tanpa rintangan. Karena tetap mempunyai risiko kondisi tidak prima.
Sehingga membuat pembeli ragu untuk meminang mobil second. Dikhawatirkan konsumen harus keluar budget lebih besar guna melakukan perbaikan.
Menjawab masalah tersebut di atas, Otospector hadir bersama solusi menarik. Sebab mereka menawarkan jaminan cukup panjang.
“Kami percaya membeli mobil bekas harus sama amannya dengan baru. Berbekal garansi hingga 3 tahun, Otospector ingin menghadirkan standar baru dalam industri mobil bekas di Tanah Air,” ucap Jeffrey Andika, Co-Founder dan CEO Otospector dalam siaran pers dikutip (06/03).
Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa program terbaru yang ditawarkan bukan sekadar inovasi. Melainkan komitmen untuk mengubah persepsi masyarakat.
Terutama dalam meminang mobil bekas. Sehingga menyuguhkan rasa tenang dan nyaman dalam memiliki kendaraan.
“Program garansi Otospector hingga 3 tahun, adalah bentuk nyata komitmen kami untuk melindungi konsumen mobil bekas dari risiko biaya perbaikan tidak terduga,” jelas Jeffrey.
Langkah Otospector teranyar dikatakan merupakan bagian dari visi guna menjadikan mobil bekas, sebagai pilihan utama masyarakat.
Otospector pernah memberikan garansi selama 30 hari, 3 bulan dan 1 tahun. Inovasi terkini adalah hingga 3 tahun.
Program ini bisa didapatkan dengan melakukan pembelian unit di showroom rekanan Otospector terdekat.
Adapun layanan garansi mencakup pada perbaikan pada kerusakan kendaraan akibat pemakaian, masalah mesin, transmisi, kebocoran oli hingga risiko overheat.
Apa yang disajikan diyakini berbeda dengan asuransi sebab hanya melindungi dari risiko eksternal. Seperti kecelakaan atau pencurian, sedangkan garansi fokus pada kondisi mobil.
Lalu disampaikan bahwa jaringan bengkel rekanan Otospector tersedia di seluruh Indonesia. Adapula layanan darurat 24 jam untuk kondisi mendesak selama masa garansi.
Sejak pertama kali didirikan, mereka terus konsisten membantu konsumen menentukan pilihan kendaraan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Januari 2026, 08:00 WIB
22 Januari 2026, 13:00 WIB
18 Januari 2026, 13:00 WIB
17 Januari 2026, 11:00 WIB
Terkini
08 April 2026, 11:00 WIB
Apresiasi atas komitmen berkelanjutan lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup beri penghargaan untuk Toyota
08 April 2026, 09:00 WIB
Harga BBM subsidi dipastikan tidak naik sampai akhir tahun karena pemerintah telah menyiapkan dana tambahan
08 April 2026, 07:00 WIB
Chery resmi membuka outlet baru di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, kapasitas servis 12 mobil per hari
08 April 2026, 06:00 WIB
GIICOMVEC 2026 akan diselenggarakan hari ini dan kemungkinan bakal terdampak aturan ganjil genap Jakarta
07 April 2026, 16:41 WIB
Puluhan ribu motor listrik yang dipesan disebut untuk kepala SPPG demi kelancaran operasional program MBG
07 April 2026, 15:00 WIB
Banyak konsumen menganggap PHEV tidak memiliki keuntungan serupa mobil listrik, misalnya bebas ganjil genap
07 April 2026, 15:00 WIB
Di era transisi elektrifikasi, GWM menilai mobil diesel masih punya potensi yang cukup besar di Indonesia
07 April 2026, 13:00 WIB
Sean Gelael diklaim bakal turun gunung buat meramaikan ajang GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Mandalika