Tak Perlu Impor, Menperin Sebut Indonesia Bisa Buat Pikap Mandiri

Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun

Tak Perlu Impor, Menperin Sebut Indonesia Bisa Buat Pikap Mandiri
Satrio Adhy
  • Oleh Satrio Adhy

  • Jum'at, 20 Februari 2026 | 20:00 WIB

KatadataOTO – Banyak kendaraan roda empat yang dihadirkan oleh para produsen di Tanah Air. Salah satunya untuk segmen komersial, yakni pikap.

Bahkan Toyota, Isuzu sampai Suzuki mampu memproduksi pikap secara mandiri dengan kapasitas cukup besar.

Keyakinan tersebut disampaikan langsung oleh Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian (Menperin). Bahkan ia menilai penguatan produksi pikap dalam negeri memiliki dampak ekonomi cukup signifikan.

Pembantu Presiden Prabowo Subianto itu memberikan gambaran, jika ada pengadaan sampai 70 ribu unit maka dapat membawa efek ekonomi sebesar Rp 27 triliun.

Penjualan mobil pikap
Photo: KatadataOTO

“Apabila kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri, maka manfaat ekonomi, penciptaan lapangan kerja dan penguatan industri nasional juga akan dirasakan di dalam negeri,” ungkap Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin di laman resmi Kementerian Perindustrian pada Jumat (20/02).

Lebih jauh Agus menjelaskan, ada beberapa subsektor yang akan merasakan dampak positif dari geliat pada segmen pikap.

Seperti contoh industri ban, kaca, baterai basah (aki), logam, kulit, plastik, kabel hingga elektronik. Jadi dapat menyejahterakan masyarakat.

Apalagi Menperin menyampaikan, industri otomotif nasional telah memiliki kemampuan produksi kendaraan pikap dengan kapasitas sampai satu juta unit per tahun.

Adapun produsen kendaraan pikap yang ada di Indonesia antara lain Astra Daihatsu Motor, Isuzu Astra Motor Indonesia, Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, Suzuki Indomobil Motor, SGMW Motor Indonesia maupun Sokonindo Automobile.

“Dengan kapasitas tersebut, industri kendaraan pikap nasional dinilai mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus memperkuat daya saing industri otomotif Indonesia di tingkat global,” Agus menambahkan.

Agus menyampaikan bahwa standar dan kualitas pikap produksi dalam negeri, sangat kompetitif dibandingkan dengan produk impor.


Terkini

review
Changan Nevo Q05

Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban

SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya

mobil
Ford dan Geely

SUV Baru Ford Bakal Pakai Platform Geely EX5

Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Kembali Beroperasi Hari Ini, Rabu 26 Agustus

Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Rabu 26 Agustus 2026 Pasca Maulid

Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Setelah Libur Maulid Nabi Muhammad

SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara

mobil
Suzuki e Sky

Suzuki e Sky Debut, EV Mungil Amunisi Lawan BYD Racco

Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta

news
Pertamina Lubricants

Pertamina Lubricants Bantu Pengemudi Ojol, Beri Layanan Ganti Oli

Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan

otosport
MotoGP Aragon 2026

Jadwal MotoGP Aragon 2026: Aprilia Waspadai Marc Marquez

MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana