Double Cabin Baru BYD Siap Meluncur, Berjenis PHEV
14 April 2026, 07:00 WIB
Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Banyak kendaraan roda empat yang dihadirkan oleh para produsen di Tanah Air. Salah satunya untuk segmen komersial, yakni pikap.
Bahkan Toyota, Isuzu sampai Suzuki mampu memproduksi pikap secara mandiri dengan kapasitas cukup besar.
Keyakinan tersebut disampaikan langsung oleh Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian (Menperin). Bahkan ia menilai penguatan produksi pikap dalam negeri memiliki dampak ekonomi cukup signifikan.
Pembantu Presiden Prabowo Subianto itu memberikan gambaran, jika ada pengadaan sampai 70 ribu unit maka dapat membawa efek ekonomi sebesar Rp 27 triliun.
“Apabila kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri, maka manfaat ekonomi, penciptaan lapangan kerja dan penguatan industri nasional juga akan dirasakan di dalam negeri,” ungkap Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin di laman resmi Kementerian Perindustrian pada Jumat (20/02).
Lebih jauh Agus menjelaskan, ada beberapa subsektor yang akan merasakan dampak positif dari geliat pada segmen pikap.
Seperti contoh industri ban, kaca, baterai basah (aki), logam, kulit, plastik, kabel hingga elektronik. Jadi dapat menyejahterakan masyarakat.
Apalagi Menperin menyampaikan, industri otomotif nasional telah memiliki kemampuan produksi kendaraan pikap dengan kapasitas sampai satu juta unit per tahun.
Adapun produsen kendaraan pikap yang ada di Indonesia antara lain Astra Daihatsu Motor, Isuzu Astra Motor Indonesia, Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, Suzuki Indomobil Motor, SGMW Motor Indonesia maupun Sokonindo Automobile.
“Dengan kapasitas tersebut, industri kendaraan pikap nasional dinilai mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus memperkuat daya saing industri otomotif Indonesia di tingkat global,” Agus menambahkan.
Agus menyampaikan bahwa standar dan kualitas pikap produksi dalam negeri, sangat kompetitif dibandingkan dengan produk impor.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 April 2026, 07:00 WIB
19 Maret 2026, 09:00 WIB
06 Maret 2026, 10:00 WIB
02 Maret 2026, 10:00 WIB
01 Maret 2026, 12:00 WIB
Terkini
17 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang
17 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home
17 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih menjadi salah satu alternatif jika masyarakat ingin mengurus dokumen berkendara
16 April 2026, 23:19 WIB
Melalui gelaran Toyota Eco Youth, pelajar diajak mengidentifikasi dan mencari solusi permasalahan lingkungan
16 April 2026, 16:15 WIB
Di tengah penurunan, BYD jadi salah satu merek mobil terlaris yang catatkan tren positif penjualan Maret 2026
16 April 2026, 11:00 WIB
Pameran Busworld SEA 2026 bakal dihadiri sejumlah karoseri ternama, siap gaet pengusaha transportasi
16 April 2026, 09:00 WIB
Ada sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan konsumen kendaraan niaga sebelum beralih ke truk listrik
16 April 2026, 07:56 WIB
Produksi nikel asal Indonesia untuk kendaraan listrik khususnya sudah mencapai 70 persen kebutuhan pasar global