Adira Finance Raup Laba Bersih Rp 1,5 Triliun pada 2025

Sejumlah faktor penting menjadi penentu kinerja positif yang diraih oleh Adira Finance sepanjang tahun lalu

Adira Finance Raup Laba Bersih Rp 1,5 Triliun pada 2025
Satrio Adhy

KatadataOTO – Kinerja industri otomotif Indonesia kurang maksimal pada 2025. Terutama untuk pasar mobil baru, jauh dari kata memuaskan.

Namun Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance), mengklaim mampu mencatatkan sejumlah raihan apik pada tahun lalu.

Dalam laporan terakhirnya, mereka sukses membukukan laba bersih hingga Rp 1,5 triliun pada 2025. Sementara pendapatan perseroan tercatat Rp 12,1 triliun.

“Kinerja 2025 mencerminkan ketahanan model bisnis Adira dalam menghadapi dinamika pasar,” ungkap Sylvanus Gani, Direktur Keuangan Adira Finance di Jakarta pada Rabu (05/03).

Adira Finance
Photo: Adira Finance

Lebih jauh dijelaskan, capaian di atas ditentukan oleh beberapa faktor. Semisal ditopang pertumbuhan pembiayaan baru.

Kemudian kenaikan piutang pembiayaan yang dikelola. Lalu kualitas aset milik Adira Finance tetap terjaga.

Bila lebih dirinci, Adira mencatatkan pembiayaan baru hingga Rp 43,2 triliun sepanjang tahun lalu. Diklaim tumbuh 18 persen bila dibandingkan dengan 2024.

Selanjutnya piutang pembiayaan yang dikelola meningkat 13 persen menjadi Rp 63,4 triliun. Disebut sebagai cerminan kepercayaan konsumen tetap terjaga.

Sedangkan kualitas aset mereka membaik, ditunjukkan oleh rasio Non-Performing Financing (NPF) turun ke level 2,0 persen.

“Sejalan dengan proyeksi industri multifinance yang diperkirakan tumbuh enam sampai delapan persen, kami melihat peluang pertumbuhan yang tetap terbuka di 2026,” lanjut Gani.

Raup Banyak SPK di IIMS 2026

Di sisi lain, Adira Finance terus menunjukkan komitmen mereka dalam melayani kebutuhan konsumen akan mobil maupun motor baru.

Hal tersebut ditunjukkan melalui keterlibatan Adira Finance di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 beberapa waktu lalu.

Sebagai official multifinance partner dan trade-in partner bersama Danamon serta MUFG, mereka membukukan pertumbuhan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama pameran berlangsung.

Sebagai informasi, SPK terkumpul sepanjang IIMS 2026 diklaim lebih banyak 60 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Adira Finance
Photo: Adira Finance

Perseroan memandang capaian itu menjadi indikator kebutuhan pembiayaan yang tetap tumbuh, sekaligus menunjukkan resiliensi daya beli masyarakat.

“Momentum positif tersebut semakin memperkuat langkah Adira untuk menghadirkan program yang relevan bagi masyarakat,” tegas Gani.

Adira Finance pun berharap industri otomotif bisa segera kembali pulih. Sehingga mereka dapat mencatatkan lebih banyak pencapaian positif.


Terkini

news
Pertamina

Pertamina Lubricants Siapkan Berbagai Fasilitas untuk Pemudik

Pertamina Lubricants kembali menggelar program menarik yang bisa memanjakan para pemudik selama perjalanan

mobil
Leapmotor T03

Penampakan Leapmotor T03, Calon Mobil Listrik Mungil Baru di RI

Leapmotor T03 kembali terlihat di jalan raya tanpa dibalut kamuflase, belum resmi dijual di Indonesia

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 5 Maret 2026, Ada di Pasar Modern

Kehadiran SIM keliling Bandung dinilai dapat memudahkan para pengendara di Kota Kembang mengurus dokumen

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi dan Biaya SIM Keliling Jakarta Hari Ini 5 Maret 2026

Ada di lima tempat, namun patut diingat SIM keliling Jakarta tidak melayani perpanjangan SIM kedaluwarsa

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 5 Maret 2026, Masih Jadi Andalan Atasi Macet

Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah dalam atasi kemacetan di Ibu Kota khususnya di jam sibuk

news
Pertamina

Pertamina Pastikan Pasokan BBM Selama Libur Lebaran 2026 Terjaga

Pertamina memastikan pasokan BBM di Tanah Air saat libur mudik Lebaran 2026 tetap aman untuk masyarakat

motor
Motor Matic Murah

Harga Motor Matic Murah Maret 2026, Ada Fazzio Special Edition

Kehadiran Yamaha Fazzio Special Edition membuat opsi motor matic murah di Tanah Air kian beragam di bulan ini

mobil
BYD Haka Auto

Bukan Insentif, Haka Auto Sebut yang Dibutuhkan Pasar EV

Haka Auto menilai bahwa insentif sudah bukan sesuatu yang dibutuhkan untuk mengembangkan pasar Ev di Tanah Air