BAIC Hadirkan Arcfox T1 di GIIAS 2026, Segini Kisaran Harganya
09 Februari 2026, 21:00 WIB
BAIC Indonesia berencana untuk meningkatkan penjualan dengan menambah lini produk ramah lingkungan mereka
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – BAIC Indonesia memiliki target penjualan yang cukup mentereng pada tahun ini. Merek asal Tiongkok tersebut memiliki sejumlah strategi untuk penetrasi pasar.
Salah satu upaya untuk meningkatkan minat konsumen adalah dengan mendatangkan produk baru. Setidaknya dua model anyar disiapkan untuk masuk Tanah Air.
“(Produk) yang pertama diluncurkan Juli 2026 pada saat motorshow. Lalu ada BAIC X1 kita harapkan bisa menjadi volume maker,” ucap Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia di Serpong (05/03).
Untuk diketahui bahwa BAIC Indonesia tengah menyiapkan Arcfox T1. Mobil ini bahkan sejatinya siap masuk pasar otomotif dalam negeri pada awal 2026.
EV (Electric Vehicle) tersebut direncanakan meluncur dengan memanfaatkan ajang IIMS 2026. Namun niatan mereka terpaksa diurungkan.
Dhani menyebut jika Arcfox T1 digadang-gadang menjadi pesaing BYD Dolphin, Wuling Cloud, dan AION UT.
Lalu setelah Arcfox T1, mereka juga mempersiapkan BAIC X1 EV. Model satu ini dipersiapkan untuk memberikan perlawanan bagi BYD Atto 1.
Lebih jauh disampaikan BAIC X1 EV di negara asalnya baru diproduksi massal pada September 2026.
“Model kedua adalah BAIC X1. Jadi kita posisikan memang kompetitif dengan Atto 1 harganya,” ucap Dhani.
Kemudian ia meyakini bahwa kedua mobil listrik yang akan masuk Indonesia sudah dirakit di dalam negeri. Selama ini BAIC Indonesia telah menjalin kerja sama dengan PT HIM (Handal Indonesia Motor).
Bicara harga, dijelaskan bahwa banderol Arcfox T1 bakal dipasarkan Rp 300 jutaan. Sedangkan untuk BAIC X1 akan diniagakan di range Rp 200 jutaan.
Masuknya BAIC X1 sendiri diyakini mampu menggairahkan minat masyarakat terkhusus first car buyer.
“Kita melihat tren shifting dari LCGC yang tengah mengalami penurunan, pindah ke mobil listrik. Karena sebagai kendaraan operasional current money spendingnya sangat ringan,” tutur Dhani.
Meskipun dari manufaktur lain dan sudah lebih dulu memasarkan mobil listrik murah, mencatat konsumen mereka tidak didominasi oleh pembeli mobil pertama.
Baik Geely maupun Changan menganggap pelanggan mobil listrik murah mereka, merupakan konsumen yang sudah memiliki mobil terdahulu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Februari 2026, 21:00 WIB
06 Februari 2026, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 18:00 WIB
11 Desember 2025, 15:00 WIB
08 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
19 Juli 2026, 21:19 WIB
Motul luncurkan produk yang menjadi solusi dalam penerapan program bahan bakar diesel B50 yang baru diresmikan
19 Juli 2026, 14:00 WIB
Vinfast Indonesia secara resmi menawarkan motor listrik dengan pilihan kepemilikan baterai sewa atau beli putus
19 Juli 2026, 12:00 WIB
Chery Q sudah dipesan lebih dari 3.000 unit meskipun tanpa harga final dan baru akan meluncur di GIIAS 2026
19 Juli 2026, 10:38 WIB
MMKSI menilai kalau Mitsubishi Xforce Hybrid lebih memiliki prospek lebih bagus di pasar otomotif Indonesia
18 Juli 2026, 21:09 WIB
Stasiun pengisian kendaraan listrik Voltron Hub Puri Indah menawarkan opsi ultra fast charging ke konsumen
18 Juli 2026, 21:06 WIB
Pangsa pasar Daihatsu di Juni 2026 berhasil tembus 17,1 persen, naik dari capaian di tahun sebelumnya
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain