Ekspor Mobil CBU Bantu Maksimalkan Kapasitas Produksi di RI
27 Februari 2026, 07:00 WIB
Target ekspor Toyota Yaris Cross mencapai puluhan ribu unit dan akan dikirim ke berbagai negara tujuan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Target ekspor Toyota Yaris Cross baik versi bensin maupun hybrid mencapai 22.000 unit sepanjang 2023. Jumlah tersebut dinilai masuk akal mengingat banyaknya jumlah negara di Amerika Latin dan Asia yang menjadi tujuan.
Total ekspor pun diharapkan meningkat di 2025 dengan target sebesar 40.000 unit. Penambahan dilakukan karena makin banyaknya jumlah negara tujuan.
Tak hanya itu, kehadiran Yaris Cross memberi dampak terhadap volume ekspor Toyota secara keseluruhan. Jumlah target pun ditingkatkan hingga 5 persen menjadi 316.000 unit di penghujung 2023.
“Produksi lokal Yaris Cross termasuk baterai dan mesin menjadi bentuk kontribusi kami untuk terus meningkatkan kedalaman industri dalam negeri. Kami telah menambah 12 supplier baru sehingga kini nilai kandungan lokal kendaraan mencapai 80 persen,” ungkap Bob Azam Direktur Hubungan Eksternal PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).
Selain meningkatkan volume, tahun ini Toyota Indonesia juga akan melakukan ekspansi negara tujuan ekspor. Kawasan Afrika yang semakin berkembang dinilai sebagai pasar potensial untuk digarap.
Terlebih negara-negara di benua hitam sudah cukup mengenal produk otomotif Tanah Air. Pasalnya, Toyota Kijang Innova Zenix yang dijual di beberapa negara disana merupakan hasil produksi Indonesia.
Perlu diketahui bahwa di 2022 Toyota Indonesia berhasil mengirim hampir 297.000 unit, naik 58 persen bila dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya yang hanya sekitar 188.000 unit. Jumlah tersebut setara dengan 63 persen total ekspor mobil CBU yaitu sebesar 473.602 unit.
SUV menjadi jenis kendaraan paling banyak dikirim ke luar negeri dengan catatan mencapai 149.200 unit. Mobil tersebut adalah Fortuner, Rush dan Raize.
Sementara di segmen MPV seperti Innova, Sienta, Avanza, Town/Lite Ace dan Veloz juga mendapat respon positif. Total mobil yang berhasil dikirim dari segmen tersebut adalah sebanyak 101.000 unit.
Kemudian untuk hatchback ada Vios, Yaris dan Agya yang telah dikirim keluar negeri sebesar 46.800 unit. Sementara jumlah ekspor Toyota dalam bentuk terurai mencapai 41.420 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 07:00 WIB
24 Februari 2026, 11:01 WIB
17 Februari 2026, 09:00 WIB
26 Januari 2026, 15:00 WIB
23 Januari 2026, 12:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda