VinFast Siap Luncurkan Motor Listrik di Awal Semester II 2026
10 Februari 2026, 12:00 WIB
Isuzu Elf Mobile EV Charger Concept hadir di GIIAS untuk mendorong ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski belum menjual kendaraan listrik, Isuzu rupanya tetap melakukan beragam pengembangan guna menjawab tantangan elektifikasi. Hal ini sangat penting guna memastikan perusahaan tidak ketinggan dalam persaingan.
Menariknya, pengembangan yang dilakukan oleh salah satu pabrikan asal Jepang tersebut tidak terbatas produk. Mereka justru fokus untuk mengatasi masalah kendaraan listrik seperti kehabisan daya.
Hal ini terungkap saat ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024. Pada ajang tersebut mereka menampilkan Isuzu Elf Mobile EV Charger Concept sebagai solusi bagi mobil listrik yang kehabisan daya di tengah jalan.
“Jadi di mobil listrik itu banyak kekhawatiran di masyarakat termasuk kehabisan daya di tengah jalan. Model ini merupakan bagian dari solusi karena bisa membawa baterai berkapasitas 150 kW dan cukup untuk mengecas kendaraan,” ungkap Arvin Sumbung, Marketing Strategy Management Department Head Isuzu Astra Motor Indonesia.
Kendaraan tersebut diharapkan bisa menjadi solusi bagi para produsen dalam memberi layanan kepada pelanggannnya di masa depan. Terlebih jumlah SPKLU di Indonesia masih terbatas.
“Untuk membangun SPKLU dalam jumlah banyak tentu membutuhkan waktu. Oleh sebab itu kami rasa Isuzu Elf Mobile EV Charger Concept bisa menjawab kebutuhan tersebut,” tambahnya kemudian.
Kehadiran Isuzu Elf Mobile EV Charger Concept GIIAS 2024 juga merupakan sebuah persiapan sebelum akhirnya meluncurkan kendaraan listrik komersial di Tanah Air. Pasalnya mereka sebernarnya sudah memiliki unit yang bahkan turut dipamerkan.
Model tersebut adalah ELF EV prototype yang menggunakan platform Isuzu Modular Architecture and Component Standard (I-MACS). Platform ini dikembangkan untuk mewujudkan tata letak fleksibel dengan memodulasi komponen utama dan kemudian menggabungkannya.
Baterai di Isuzu ELF EV prototype kemudian bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis konsumen. Tersedia pilihan 2 pack berdaya 40 kWh, 3 pack berkapasitas 60 kWh atau 5 pack 100 kWh.
Menariknya lagi, sistem pengisian daya dari Isuzu ELF EV Prototype dapat mendukung sistem pengisian daya cepat 2 jam. Kehadirannya diharapkan bisa menunjukkan kesiapan pabrikan dalam menawarkan Battery Electric Vehicle.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 12:00 WIB
08 Januari 2026, 12:00 WIB
21 Desember 2025, 13:00 WIB
10 Desember 2025, 16:00 WIB
04 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
19 Februari 2026, 13:00 WIB
Kehadiran Genesis di RI semakin dekat, namun pihak Hyundai Indonesia masih enggan beberkan informasi rinci
19 Februari 2026, 12:00 WIB
GAC Indonesia mengakui ada beberapa tantangan di 2026 yang harus mereka hadapi agar bisa bertahan lebih optimal
19 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan truk Januari 2026 mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya dengan selisih yang cukup besar
19 Februari 2026, 10:00 WIB
Penjualan mobil 2026 disebut bisa mencapai target 850 ribu unit, perlahan menunjukkan tanda pemulihan
19 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil listrik secara global hanya 1,2 juta unit pada Januari 2026, diklaim turun sampai tiga persen
19 Februari 2026, 08:00 WIB
Bagi first car buyer, mobil listrik murah terlalu mengandung banyak risiko terutama untuk harga jual kembali
19 Februari 2026, 07:00 WIB
SPK mobil di pameran seringkali terjadi karena FOMO, akhirnya berujung gagal dikonversi ke pembelian
19 Februari 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, simak perbedaan persyaratan dan biayanya