Bappenas Ungkap Strategi Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik
01 November 2026, 10:13 WIB
Isuzu Elf Mobile EV Charger Concept hadir di GIIAS untuk mendorong ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski belum menjual kendaraan listrik, Isuzu rupanya tetap melakukan beragam pengembangan guna menjawab tantangan elektifikasi. Hal ini sangat penting guna memastikan perusahaan tidak ketinggan dalam persaingan.
Menariknya, pengembangan yang dilakukan oleh salah satu pabrikan asal Jepang tersebut tidak terbatas produk. Mereka justru fokus untuk mengatasi masalah kendaraan listrik seperti kehabisan daya.
Hal ini terungkap saat ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024. Pada ajang tersebut mereka menampilkan Isuzu Elf Mobile EV Charger Concept sebagai solusi bagi mobil listrik yang kehabisan daya di tengah jalan.
“Jadi di mobil listrik itu banyak kekhawatiran di masyarakat termasuk kehabisan daya di tengah jalan. Model ini merupakan bagian dari solusi karena bisa membawa baterai berkapasitas 150 kW dan cukup untuk mengecas kendaraan,” ungkap Arvin Sumbung, Marketing Strategy Management Department Head Isuzu Astra Motor Indonesia.
Kendaraan tersebut diharapkan bisa menjadi solusi bagi para produsen dalam memberi layanan kepada pelanggannnya di masa depan. Terlebih jumlah SPKLU di Indonesia masih terbatas.
“Untuk membangun SPKLU dalam jumlah banyak tentu membutuhkan waktu. Oleh sebab itu kami rasa Isuzu Elf Mobile EV Charger Concept bisa menjawab kebutuhan tersebut,” tambahnya kemudian.
Kehadiran Isuzu Elf Mobile EV Charger Concept GIIAS 2024 juga merupakan sebuah persiapan sebelum akhirnya meluncurkan kendaraan listrik komersial di Tanah Air. Pasalnya mereka sebernarnya sudah memiliki unit yang bahkan turut dipamerkan.
Model tersebut adalah ELF EV prototype yang menggunakan platform Isuzu Modular Architecture and Component Standard (I-MACS). Platform ini dikembangkan untuk mewujudkan tata letak fleksibel dengan memodulasi komponen utama dan kemudian menggabungkannya.
Baterai di Isuzu ELF EV prototype kemudian bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis konsumen. Tersedia pilihan 2 pack berdaya 40 kWh, 3 pack berkapasitas 60 kWh atau 5 pack 100 kWh.
Menariknya lagi, sistem pengisian daya dari Isuzu ELF EV Prototype dapat mendukung sistem pengisian daya cepat 2 jam. Kehadirannya diharapkan bisa menunjukkan kesiapan pabrikan dalam menawarkan Battery Electric Vehicle.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 November 2026, 10:13 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
07 Agustus 2026, 07:00 WIB
01 Agustus 2026, 21:00 WIB
Terkini
04 November 2026, 21:44 WIB
Honda CRF1150L Africa Twin Series diperbaharui secara total mulai dari mesin, sasis hingga teknoligi terkini
04 November 2026, 21:07 WIB
BMW garapan Ilham Zaki Asari ini berhasil tampil di ajang SEMA Show 2026 dengan menggunakan produk-produk RI
04 November 2026, 21:00 WIB
Honda Sensing Ride merupakan asisten berkendara canggih yang diproyeksikan jadi standar baru keselamatan
04 November 2026, 20:22 WIB
Meski dibayangi konflik Timur Tengah, MotoGP Qatar 2026 menjadi kesempatan emas bagi Marquez jadi juara dunia
04 November 2026, 20:16 WIB
Pasar LCGC di RI disebut lesu, perusahaan pembiayaan Astra Credit Companies beberkan faktor penyebabnya
04 November 2026, 13:00 WIB
Aturan TKDN 60 persen yang digadang-gadang akan diterapkan pada 2027 mendapat perhatian serius dari MG
04 November 2026, 11:00 WIB
Daihatsu catat kenaikan penjualan Januari-Oktober 2026, tumbuh delapan persen dari periode sama di 2025
04 November 2026, 09:00 WIB
Chery Volt Dragon ikut jejak BYD Flash Charging, tawarkan SPKLU ultra cepat buat pengguna lini elektrifikasi