Isuzu Berikan Nilai Tambah Bagi Para Pelanggan Setianya
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
Ada sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan konsumen kendaraan niaga sebelum beralih ke truk listrik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Adopsi kendaraan listrik sudah mulai bertumbuh, namun di sektor niaga elektrifikasi masih harus menghadapi sederet tantangan.
Infrastruktur disebut menjadi salah satunya. Mengingat waktu pengisian daya kendaraan besar seperti truk tentu membutuhkan waktu yang cenderung lebih lama.
Kemudian, truk beroperasi di rute yang berbeda dari kendaraan penumpang. Banyak di antaranya menempuh rute luar kota.
Keterbatasan infrastruktur dapat menghambat perjalanan truk apabila harus menempuh rute jauh.
Manufaktur di Indonesia termasuk Isuzu mengungkapkan sudah siap mengakomodir pilihan truk listrik, apabila konsumen membutuhkan.
“Pada dasarnya kalau ditanya apakah Isuzu sudah ada produknya, sudah. Kami juga sudah pernah datangkan (untuk perkenalan),” kata Puti Annisa Moeloek, Communication Management Dept Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) di sela GIICOMVEC beberapa waktu lalu.
Kemudian selain infrastruktur masih ada faktor-faktor lain yang dipikirkan oleh konsumen, seperti biaya unit.
Jika dibandingkan secara kasar, harga truk bermesin konvensional tentu terpaut lebih rendah ketimbang versi listrik. Apalagi belum ada insentif yang menunjang truk listrik.
“Bukan karena harga saja. Kita sebutnya Owning and Operating (biaya total) mulai dari beli sampai mengoperasionalkannya, itu pasti dihitung,” ucap dia.
Hitungan tersebut diklaim belum sesuai dengan hitungan konsumen saat ini. Sehingga kebanyakan lebih pilih untuk menggunakan truk konvensional.
Namun jika konsumen membutuhkan unit maupun pilot project, pihak Isuzu mengaku siap untuk menghadirkan produk truk listrik.
Sebelumnya, pihak Isuzu mengungkapkan banyak truk di Indonesia menggunakan mesin diesel karena infrastruktur dan biaya yang lebih mendukung.
Meskipun begitu, Isuzu Elf EV sempat dihadirkan sebagai perkenalan kepada calon konsumen yang berminat untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
Perlu dukungan dari seluruh pihak terkait buat mewujudkan adopsi elektrifikasi khusus kendaraan niaga.
“Ketika ekosistem sudah mulai terbentuk lalu ada regulasi pemerintah yang lebih menajamkan itu, kita (Isuzu) akan siap,” kata Rian Erlangga, Business Strategy Division Head PT IAMI dalam kesempatan terpisah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
07 Agustus 2026, 07:00 WIB
05 Agustus 2026, 20:00 WIB
01 Agustus 2026, 21:00 WIB
01 Agustus 2026, 10:00 WIB
Terkini
25 Agustus 2026, 08:57 WIB
Eneos NXP berkolaborasi dengan HiTEQ untuk menggelar touring bertemakan Ride Merah Putih pada Hari Kemerdekaan
24 Agustus 2026, 18:54 WIB
FIFGroup rayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara melakukan perjalanan panjang dan bermakna
24 Agustus 2026, 18:22 WIB
Avatr 07L siap menjadi rival setara buat Denza, tawarkan kendaraan premium ramah lingkungan di Indonesia
24 Agustus 2026, 09:00 WIB
Pergeseran minat pelaku usaha menuju kendaraan elektrifikasi, khususnya hybrid, sudah mulai terlihat
24 Agustus 2026, 06:20 WIB
Untuk bisa nyaman menggunakan kendaraan pribadi di Ibu Kota, Ikuti aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini
24 Agustus 2026, 06:12 WIB
SIM keliling Bandung tetap beroperasi hari ini untuk melayani masyarakat di Kota Kembang dari dua lokasi
24 Agustus 2026, 06:11 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa di fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini, simak lokasi dan syaratnya
23 Agustus 2026, 21:10 WIB
Motul boyong produk-produk unggulan yang memudahkan pembelian para pengunjung Indonesia Custom Show 2026