Jaecoo Percepat Pengiriman J5 EV, Terjual 16 Ribu Unit
24 Mei 2026, 19:00 WIB
Pembangunan ekosistem EV bakal dipercepat pemerintah untuk mendukung kemandirian energi nasional di masa depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menegaskan bakal mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan listrik nasional. Langkah ini dinilai sangat penting untuk mendorong transisi energi bersih.
Beragam upaya akan dilakukan pemerintah melalui penguatan industri, penyediaan infrastruktur pendukung, serta pemberian insentif. Dengan demikian, diharapkan dapat mendorong adopsi kendaraan listrik secara terintegrasi sekaligus memperkuat kemandirian energi.
Dilansir dari Antara, fokus pemerintah saat ini adalah membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi, sehingga implementasinya dapat berjalan lebih luas dan efektif di lapangan.
"Kami mendorong pemanfaatan energi bersih dan terbarukan ini agar lebih cepat dijalankan, termasuk melalui elektrifikasi di sektor transportasi," tegas Bahlil (10/04).
Ia menambahkan, pemerintah tengah menyiapkan berbagai kemudahan serta insentif untuk mempercepat pelaksanaan program tersebut agar sejalan dengan target yang telah ditetapkan.
"Yang penting implementasinya bisa berjalan di lapangan. Kita dorong terus supaya realisasinya sesuai target," tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia dapat memproduksi kendaraan listrik secara massal pada 2028. Cita-cita tersebut dinilai realistis karena merupakan bagian dari pengembangan industri EV nasional yang sudah berjalan selama beberapa tahun.
Bahkan, sejumlah produsen EV global mulai membangun pabriknya di Tanah Air. Hal ini diharapkan dapat mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik dibanding sebelumnya.
"Saya berharap pada 2028 kita dapat memproduksi mobil sedan listrik secara besar-besaran," ujar Prabowo, dilansir Antara (09/04).
Ia mengungkapkan bahwa Indonesia sudah memiliki kemampuan untuk memproduksi kendaraan komersial listrik seperti bus dan truk. Hal ini dinilai sebagai langkah penting dalam pengembangan ekosistem EV.
Oleh sebab itu, pemerintah tengah mempersiapkan pembentukan perusahaan negara untuk memproduksi kendaraan listrik, khususnya di segmen sedan.
"Kita juga sedang membentuk perusahaan untuk memproduksi sedan listrik," tambah Prabowo.
Selain pabrikan mobil listrik, sejumlah fasilitas produksi baterai EV juga telah terbangun. Dengan demikian, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dapat terus ditingkatkan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Mei 2026, 19:00 WIB
22 Mei 2026, 11:00 WIB
21 Mei 2026, 19:21 WIB
20 Mei 2026, 21:34 WIB
19 Mei 2026, 21:00 WIB
Terkini
25 Mei 2026, 11:00 WIB
Berkaca dari data pembeli Prelude, loyalis Honda disebut memiliki peran penting dalam mendongkrak penjualan
25 Mei 2026, 09:00 WIB
Teknologi REEV yang bakal masuk di Indonesia dalam waktu dekat dan memiliki beberapa keunggulan yang menarik
25 Mei 2026, 07:00 WIB
Banyak yang menganggap masalah pada mobil bisa diperbaiki sendiri, namun jika dipaksakan akan menjadi masalah
25 Mei 2026, 06:01 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta, ada di lima lokasi berbeda
25 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian kembali menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara motor maupun mobil
25 Mei 2026, 06:00 WIB
Jelang libur Idul Adha 2026, skema Ganjil Genap Jakarta masih tetap berlaku untuk meminimalisir kepadatan
24 Mei 2026, 20:00 WIB
iCar V23 resmi dipasarkan di Tanah Air dengan banderol Rp 389,9 Juta dan menjadi SUV bertenaga listrik paling terjangkau
24 Mei 2026, 19:00 WIB
16 ribu unit mobil listrik Jaecoo J5 EV terkirim ke konsumen sejak awal peluncurannya jelang akhir 2025