Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
Setelah menjual mobil bermesin bensin dan bertenaga listrik, PHEV perdana DFSK bakal hadir di RI tahun ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – DFSK tengah menyiapkan satu produk baru untuk konsumen Indonesia. Setelah menghadirkan mobil listrik, merek asal Tiongkok ini mencoba peruntungan di kelas Sport Utility Vehicle (SUV) Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Jadi hal menarik sebab sebelumnya DFSK belum pernah menghadirkan PHEV melainkan Electric Vehicle (EV) seperti E1 dan E5.
Namun jika menghadirkan PHEV, DFSK bakal bersaing dengan merek-merek lain yang sudah lebih dikenal seperti Chery sampai BYD.
Menghadapi hal tersebut, pihak DFSK percaya diri produk teranyar mereka yakni E5 Plus bisa diterima oleh konsumen.
“Kami amati dalam empat tahun terakhir, kira-kira di 2021-2022 itu orang masih berpikir dan bertanya-tanya tentang EV. Di 2023 sudah mulai mengerti, 2024 orang membeli dan 2025 tidak ada lagi keraguan,” kata Alexander Barus, CEO PT Sokonindo Automobile di Jakarta, Senin (15/06).
Ia tidak menampik bahwa persaingan mobil Cina di dalam negeri memang sengit. DFSK E5 Plus akan menghadapi banyak kompetitor.
Oleh karena itu DFSK juga fokus memperkuat jaringan diler dan layanan purnajual guna memperkuat kehadiran PHEV perdana mereka di dalam negeri.
Kemudian ada sejumlah keunggulan yang mau ditawarkan oleh DFSK E5 Plus. Mulai dari klaim konsumsi bahan bakar di atas 80 kilometer per liter sampai dimensi besar.
“Jadi bisa lebih dari 1.300 kilometer tanpa isi tangki. Keunggulan berikutnya, fiturnya banyak ya. Bukan hanya mobil pribadi tetapi juga mobil keluarga,” kata Cing Hok Rifin, Cing Hok Rifin, Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile dalam kesempatan sama.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, PHEV jadi salah satu pilihan tepat untuk transisi elektrifikasi di Indonesia.
Terkhusus untuk konsumen yang masih ragu untuk berpindah ke mobil listrik murni karena ketersediaan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
“Makanya kenapa kita hadirkan PHEV dulu. Dan kita lihat siapa-siapa saja yang main di PHEV tadi, kita bandingkan fitur-fiturnya,” tegas dia.
Sepanjang 2025, penjualan DFSK secara retail (distribusi dari diler ke konsumen) adalah 832 unit.
Bahkan mengawali 2025, penjualan DFSK mengalami tantangan dan hanya berhasil tembus 17 unit.
Namun memasuki 2026, DFSK mencatatkan pertumbuhan penjualan dan berhasil stabil di kisaran 100 unit per bulan secara retail.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya