BYD Masuk Daftar Hitam Amerika Serikat, Jualan Masih Lancar
12 Juni 2026, 13:00 WIB
Setelah menjual mobil bermesin bensin dan bertenaga listrik, PHEV perdana DFSK bakal hadir di RI tahun ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – DFSK tengah menyiapkan satu produk baru untuk konsumen Indonesia. Setelah menghadirkan mobil listrik, merek asal Tiongkok ini mencoba peruntungan di kelas Sport Utility Vehicle (SUV) Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Jadi hal menarik sebab sebelumnya DFSK belum pernah menghadirkan PHEV melainkan Electric Vehicle (EV) seperti E1 dan E5.
Namun jika menghadirkan PHEV, DFSK bakal bersaing dengan merek-merek lain yang sudah lebih dikenal seperti Chery sampai BYD.
Menghadapi hal tersebut, pihak DFSK percaya diri produk teranyar mereka yakni E5 Plus bisa diterima oleh konsumen.
“Kami amati dalam empat tahun terakhir, kira-kira di 2021-2022 itu orang masih berpikir dan bertanya-tanya tentang EV. Di 2023 sudah mulai mengerti, 2024 orang membeli dan 2025 tidak ada lagi keraguan,” kata Alexander Barus, CEO PT Sokonindo Automobile di Jakarta, Senin (15/06).
Ia tidak menampik bahwa persaingan mobil Cina di dalam negeri memang sengit. DFSK E5 Plus akan menghadapi banyak kompetitor.
Oleh karena itu DFSK juga fokus memperkuat jaringan diler dan layanan purnajual guna memperkuat kehadiran PHEV perdana mereka di dalam negeri.
Kemudian ada sejumlah keunggulan yang mau ditawarkan oleh DFSK E5 Plus. Mulai dari klaim konsumsi bahan bakar di atas 80 kilometer per liter sampai dimensi besar.
“Jadi bisa lebih dari 1.300 kilometer tanpa isi tangki. Keunggulan berikutnya, fiturnya banyak ya. Bukan hanya mobil pribadi tetapi juga mobil keluarga,” kata Cing Hok Rifin, Cing Hok Rifin, Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile dalam kesempatan sama.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, PHEV jadi salah satu pilihan tepat untuk transisi elektrifikasi di Indonesia.
Terkhusus untuk konsumen yang masih ragu untuk berpindah ke mobil listrik murni karena ketersediaan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
“Makanya kenapa kita hadirkan PHEV dulu. Dan kita lihat siapa-siapa saja yang main di PHEV tadi, kita bandingkan fitur-fiturnya,” tegas dia.
Sepanjang 2025, penjualan DFSK secara retail (distribusi dari diler ke konsumen) adalah 832 unit.
Bahkan mengawali 2025, penjualan DFSK mengalami tantangan dan hanya berhasil tembus 17 unit.
Namun memasuki 2026, DFSK mencatatkan pertumbuhan penjualan dan berhasil stabil di kisaran 100 unit per bulan secara retail.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 13:00 WIB
06 Juni 2026, 19:00 WIB
06 Juni 2026, 08:54 WIB
05 Juni 2026, 17:00 WIB
04 Juni 2026, 11:00 WIB
Terkini
15 Juni 2026, 21:29 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk melanjutkan tren positif serta meraih kemenangan di MotoGP Ceko 2026
15 Juni 2026, 20:04 WIB
Sejumlah merek mobil mewah mencatatkan kenaikan penjualan sepanjang Mei 2026, berikut daftar lengkapnya
15 Juni 2026, 15:49 WIB
Kehadiran BYD M6 Dual Mode di pasar MPV Tanah Air bisa menjadi pilihan baru khususnya di segmen elektrifikasi
15 Juni 2026, 11:02 WIB
AHRT berhassil menggondol tiga podium pada balapan FIM ARRC 2026 yang kali ini bertempat di Motegi, Jepang
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur Tahun Baru Hijriyah, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Aturan rutin di jam kerja bernama Ganjil genap Jakarta kembali berlaku meskipun pada Selasa kembali libur
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi terbatas, berikut informasi lengkap terkait fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini
14 Juni 2026, 20:00 WIB
BYD Dolphin PHEV merupakan salah satu strategi BYD menembus pasar Eropa, tawarkan alternatif EV yang menarik