Tarif Transjakarta Bakal Alami Penyesuaian, Efektif Tahun Depan
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta
Oleh Alvando Stevan
KatadataOTO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana untuk menaikan tarif Transjakarta rute Jabodetabek dalam dekat.
Kabarnya akan ada dua rute jarak jauh yang akan mendapatkan penyesuaian tarif perjalanan yakni Bogor - Blok M. Lalu rute lainnya adalah Blok M - Soekarno Hatta.
Kedua rute tersebut dinilai memiliki jarak tempuh jauh namun dikenakan tarif standar yakni Rp 3.500 sekali perjalanan. Padahal koridor Bogor - Blok M sendiri memiliki jarak 113,3 km dengan waktu tempuh 90 menit.
sementara Blok M - Soekarno-Hatta dengan jarak 65 km dengan waktu tempuh sekitar 60 - 120 menit.
Pemprov DKI Jakarta masih mengkaji terkait rute, besaran biaya dan skema subsidi yang akan diterapkan pada konsumen.
Mereka menilai tarif Rp 3.500 yang saat ini berlaku tidak lagi relevan. Terutama untuk sejumlah rute antarkota dengan jarak tempuh yang lebih panjang.
Pasalnya salah satu alasan kenaikan tarif Transjakarta adalah beban subsidi yang kini mencapai Rp 401 miliar. Namun pemerintah memastikan penyesuaian tarif ini tetap terjangkau bagi masyarakat.
Angka tersebut dialirkan ke setiap penumpang dengan rata-rata subsidi Rp 12.258 per perjalanan. Sehingga skema tarif seragam yang saat ini diterapkan dinilai perlu dikaji ulang.
Mengingat beberapa rute membutuhkan biaya operasional lebih banyak dibandingkan rute di dalam kota.
Sedangkan selama proses pembahasan, pelanggan masih dikenakan tarif standar yakni Rp 3.500 per perjalanan untuk semua rute. Kabarnya perkirakan biaya tarif baru mencapai Rp 10.000 - Rp 15.000 per perjalanan.
"Tentu saja dengan penyesuaian tarif ini Pemprov DKI akan meningkatkan layanan operasional Transjabodetabek mulai dari halte dan penambahan jumlah armada agar penggunaan transportasi umum terus meningkat," kata Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Saat ini Transjakarta sendiri memiliki 14 koridor yang melayani rute di dalam kota. Belum termasuk moda non-BRT di area Depok, Bogor, Bekasi dan Tanggerang.
Ditambah lagi tersedia angkutan pengumpan seperti Mikrotrans dan juga mendapatkan subsidi dari Pemprov Jakarta. Masyarakat bisa menikmati angkutan ini dengan tarif Rp 0 rupiah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
07 Desember 2025, 11:00 WIB
26 November 2025, 19:19 WIB
14 November 2025, 16:00 WIB
10 November 2025, 08:00 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026