Alasan DFSK Pede Bisa Jual SUV PHEV di Indonesia
16 Juni 2026, 08:02 WIB
E5 Plus jadi SUV PHEV perdana DFSK di pasar Indonesia, klaim daya jelajah komprehensifnya 1.300 kilometer
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – DFSK melalui PT Sokonindo Automobile siap menghadirkan produk baru untuk konsumen Indonesia. Kali ini merupakan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
DFSK E5 Plus bakal menjadi PHEV perdana mereka di pasar Tanah Air. Ini tampaknya menjadi strategi baru mereka menghadapi persaingan ketat yang didominasi merek Cina.
Merek satu ini punya tugas besar untuk meyakinkan konsumen di tengah sengitnya persaingan elektrifikasi di Indonesia.
Pasalnya saat ini sudah ada beberapa rival PHEV dengan banderol kompetitif. Mulai dari Chery Tiggo 8 CSH sampai terbarunya BYD M6 DM-i.
“Fitur-fitur pintar yang ada di grup kita Seres itu dimasukkan ke model ini,” kata Cing Hok Rifin, Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile di Jakarta, belum lama ini.
Pihak DFSK masih enggan membeberkan spesifikasi lengkap dari DFSK E5 Plus PHEV. Namun memastikan salah satu kualitasnya terletak di efisiensi dan jarak tempuh.
Bahkan DFSK mengklaim E5 Plus PHEV dapat mencatatkan konsumsi bahan bakar yang sangat efisien yakni 80 kilometer per liter.
“Jadi bisa lebih dari 1.300 kilometer tanpa isi tangki. Keunggulan berikutnya, fiturnya banyak ya,” kata dia.
Konsumen yang berminat bisa melakukan pemesanan pda 23 Juni 2026, di acara perkenalan terpisah di Mall Kelapa Gading (MKG).
Ada peluang DFSK E5 Plus PHEV merupakan nama lain dari Seres Landian E5 Plus yang telah dijual di Cina.
Model ini disebut sebagai Aito M7 tanpa fitur-fitur dari Huawei. Sehingga harganya bisa dipangkas menjadi lebih kompetitif.
Di Tiongkok, Seres Landian E5 Plus memiliki dimensi P x L x T di 4.760 mm x 1.865 mm x 1.710 mm dan jarak sumbu roda 2.785 mm.
Di sana E5 Plus PHEV pakai pelek dengan desain yang lebih kekinian. Di Indonesia menggunakan model bergaya two tone yang standar dan konvensional.
DFSK E5 Plus PHEV menggunakan sistem hybrid terbaru dari Seres, mengkombinasikan mesin berkubikasi 1.500 cc dengan tenaga 70 kW (93 hp) dan motor elektrik 160 kW atau setara 215 hp.
Kemudian tenaga disalurkan ke empat roda lewat penggerak hybrid pintar All Wheel Drive (AWD).
Baterainya bermaterial LFP, kapasitasnya 25 kWh. Ini diklaim dapat menyuguhkan daya jelajah ekstra listrik murni 230 kilometer.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Juni 2026, 08:02 WIB
10 Maret 2026, 15:00 WIB
16 Februari 2026, 11:00 WIB
15 Februari 2026, 10:00 WIB
14 Februari 2026, 13:00 WIB
Terkini
17 Juni 2026, 07:00 WIB
GWM Ora 7 merupakan mobil listrik hasil kolaborasi dengan BMW, ubah arah desain seri Ora di masa mendatang
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan mengincar mobil dengan pelat nomor berakhiran genap terutama di jam sibuk
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Setelah libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, SIM keliling Jakarta kembali melayani masyarakat hari ini
16 Juni 2026, 19:00 WIB
Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji
16 Juni 2026, 18:11 WIB
Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta
16 Juni 2026, 10:00 WIB
Langkah berani dilakukan Nissan untuk bisa kembali bersaing dalam industri otomotif global yang cukup ketat
16 Juni 2026, 08:02 WIB
Setelah menjual mobil bermesin bensin dan bertenaga listrik, PHEV perdana DFSK bakal hadir di RI tahun ini
15 Juni 2026, 21:29 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk melanjutkan tren positif serta meraih kemenangan di MotoGP Ceko 2026