Cara Forwot Pererat Solidaritas di Era Mobilitas Berkelanjutan
03 Juni 2026, 20:37 WIB
Truk hidrogen Isuzu dan Toyota bakal mulai produksi tahun depan, memanfaatkan Isuzu Elf EV sebagai basis
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Isuzu Motors Limited dan Toyota Motor Corporation telah menjalin kerja sama untuk pengembangan truk hidrogen yang ditargetkan produksi tahun depan.
Untuk diketahui, ini bukan kali pertama Toyota berkecimpung di teknologi hidrogen. Sebelumnya mereka sudah menghadirkan Mirai yang diklaim sebagai salah satu mobil hidrogen tersukses di pasar global.
Kedua merek asal Jepang ini disebut bakal mengembangkan truk hidrogen yang menggunakan basis Isuzu Elf EV atau Elf bertenaga listrik murni.
Sementara itu Toyota menyumbangkan sistem fuel cell alias hidrogen terbaru generasi ketiga.
Produksi mobil hasil kolaborasi keduanya ditargetkan mulai produksi pada 2027. Harapannya produk tersebut dapat mendukung kebutuhan mobilitas kendaraan komersial yang lebih unik dibandingkan mobil penumpang biasa,
Ada alasan tertentu yang membuat hidrogen lebih dipertimbangkan dari baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV).
“Hidrogen merupakan bahan bakar dengan densitas energi tinggi. Dibandingkan BEV, Fuel Cell EV (FCEV) dapat mengurangi durasi pengisian bahan bakar atau re-charging,” tulis keterangan resmi Toyota, dikutip Senin (20/04).
Lebih lanjut dijelaskan, kendaraan hidrogen atau FCEV juga bisa dibilang menyerupai BEV. Tanpa emisi, kemudian lebih minim suara.
Kemudian FCEV diklaim lebih mumpuni buat menghadapi medan berat, serta menempuh jarak lebih jauh.
Absennya baterai lithium seperti pada BEV juga berperan penting mengurangi bobot kendaraan hidrogen.
Nantinya, Toyota dan Isuzu akan menggunakan Elf EV sebagai basis kendaraan untuk pengembangan truk mereka di masa mendatang.
Sederet hasil penemuan saat pengembangan bus FCEV, Erga FCV juga akan diterapkan pada kendaraan milik Toyota dan Isuzu tersebut.
“Kedua perusahaan akan bekerja sama dengan pemerintah dan bisnis lokal di setiap daerah guna mendukung adopsi mobilitas hidrogen yang lebih luas lagi,” tulis keterangan tersebut.
Isuzu disebut akan terus memperluas opsi produk kendaraan hidrogen dengan prioritas utama pasar Jepang terlebih dulu.
Sementara itu Toyota menginisiasi produksi, pengiriman dan penyimpanan hidrogen, berkolaborasi dengan industri terkait.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Juni 2026, 20:37 WIB
25 Mei 2026, 19:00 WIB
22 Mei 2026, 19:00 WIB
17 Mei 2026, 17:00 WIB
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Terkini
04 Juni 2026, 07:37 WIB
Asuransi Astra mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dan naiknya suku bunga berdampak pada bisnis asuransi
04 Juni 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan dengan mudah di fasilitas SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya
04 Juni 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian mengoperasikan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan
03 Juni 2026, 20:37 WIB
Forwot baru saja merayakan hari jadi yang ke-23 dengan menggelar kompetisi padel diikuti berbagai pihak
03 Juni 2026, 14:03 WIB
Demi memanjakan para konsumen di Indonesia, ada harga khusus untuk pembelian 500 Jetour T1 i-DM pertama
03 Juni 2026, 11:05 WIB
Seres berkolaborasi dengan Volcano Engine untuk menyiapkan mobil baru bermerek Chongqing Saidou Technology
03 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan yang harus dipenuhi
03 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terkini masih dipercaya untuk memecah kemacetan yang terjadi di Ibu Kota pada jam sibuk