10 Mobil Terlaris Juni 2026, Avanza Kembali ke Tiga Besar
20 Juli 2026, 20:33 WIB
Truk hidrogen Isuzu dan Toyota bakal mulai produksi tahun depan, memanfaatkan Isuzu Elf EV sebagai basis
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Isuzu Motors Limited dan Toyota Motor Corporation telah menjalin kerja sama untuk pengembangan truk hidrogen yang ditargetkan produksi tahun depan.
Untuk diketahui, ini bukan kali pertama Toyota berkecimpung di teknologi hidrogen. Sebelumnya mereka sudah menghadirkan Mirai yang diklaim sebagai salah satu mobil hidrogen tersukses di pasar global.
Kedua merek asal Jepang ini disebut bakal mengembangkan truk hidrogen yang menggunakan basis Isuzu Elf EV atau Elf bertenaga listrik murni.
Sementara itu Toyota menyumbangkan sistem fuel cell alias hidrogen terbaru generasi ketiga.
Produksi mobil hasil kolaborasi keduanya ditargetkan mulai produksi pada 2027. Harapannya produk tersebut dapat mendukung kebutuhan mobilitas kendaraan komersial yang lebih unik dibandingkan mobil penumpang biasa,
Ada alasan tertentu yang membuat hidrogen lebih dipertimbangkan dari baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV).
“Hidrogen merupakan bahan bakar dengan densitas energi tinggi. Dibandingkan BEV, Fuel Cell EV (FCEV) dapat mengurangi durasi pengisian bahan bakar atau re-charging,” tulis keterangan resmi Toyota, dikutip Senin (20/04).
Lebih lanjut dijelaskan, kendaraan hidrogen atau FCEV juga bisa dibilang menyerupai BEV. Tanpa emisi, kemudian lebih minim suara.
Kemudian FCEV diklaim lebih mumpuni buat menghadapi medan berat, serta menempuh jarak lebih jauh.
Absennya baterai lithium seperti pada BEV juga berperan penting mengurangi bobot kendaraan hidrogen.
Nantinya, Toyota dan Isuzu akan menggunakan Elf EV sebagai basis kendaraan untuk pengembangan truk mereka di masa mendatang.
Sederet hasil penemuan saat pengembangan bus FCEV, Erga FCV juga akan diterapkan pada kendaraan milik Toyota dan Isuzu tersebut.
“Kedua perusahaan akan bekerja sama dengan pemerintah dan bisnis lokal di setiap daerah guna mendukung adopsi mobilitas hidrogen yang lebih luas lagi,” tulis keterangan tersebut.
Isuzu disebut akan terus memperluas opsi produk kendaraan hidrogen dengan prioritas utama pasar Jepang terlebih dulu.
Sementara itu Toyota menginisiasi produksi, pengiriman dan penyimpanan hidrogen, berkolaborasi dengan industri terkait.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Juli 2026, 20:33 WIB
20 Juli 2026, 19:00 WIB
15 Juli 2026, 20:00 WIB
03 Juli 2026, 13:41 WIB
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Terkini
20 Juli 2026, 22:01 WIB
Mario Aji tengah fokus menjalani masa pemulihan usai cedera, ia ingin kondisi fisiknya kembali prima di Inggris
20 Juli 2026, 21:05 WIB
Motul Indonesia menjalan program baru yang bisa meningkatkan penetrasi pasar di Tanah Air melalui bengkel lokal
20 Juli 2026, 20:33 WIB
Toyota masih terus mendominasi daftar 10 mobil terlaris di Juni 2026 secara wholesales, berikut daftarnya
20 Juli 2026, 19:00 WIB
Isuzu produksi 300 ribu unit kendaraan komersial di pabrik mereka di Karawang, Jawa Barat dan mencatat sejarah
20 Juli 2026, 17:50 WIB
Valvoline memberikan apresiasi para mekanik yang berjuang untuk meningkatkan kualitas hidup lebih baik
20 Juli 2026, 12:50 WIB
Geely Coolray diperkenalkan ke konsumen sebagai SUV bermesin bensin pertama dari Geely, debut di GIIAS 2026
20 Juli 2026, 07:00 WIB
Saat ini Ford RMA Indonesia mengaku sedang menjalin komunikasi dengan banyak pihak, seperti pemerintahan
20 Juli 2026, 06:38 WIB
SIM Keliling Bandung hari ini beroperasi di dua tempat, hal ini agar masyarakat lebih mudah menemukannya