Hyundai Initium Concept Diperkenalkan, Siap Meluncur Tahun Depan

Hyundai Initium resmi diperkenalkan dan siap meluncur tahun depan sebagai mobil hidrogen kedua perusahaan

Hyundai Initium Concept Diperkenalkan, Siap Meluncur Tahun Depan
Adi Hidayat

KatadataOTO – Hyundai Initium resmi diperkenalkan dan bakal mulai dijual semester pertama tahun depan. Mobil berbahan bakar hidrogen ini akan menjadi salah satu model andalan mereka dalam mengembangan pasar kendaraan ramah lingkungan.

Mobil ini rencananya memiliki jarak tempuh sejauh 650 km dalam satu kali pengisian bahan bakar. Angka tersebut lebih jauh ketimbang mobil hidrogen pertama mereka yaitu Hyundai Nexo yang hanya 609 km.

Menariknya lagi, Hyundai Initium juga bisa dijadikan sebagai sumber listrik cadangan.

Meski permintaan kendaraan listrik mengalami perlambatan tetapi sebenarnya perkembangan mobil hidrogen pun terbilang kelam. Bahkan perusahaan tak bisa mendapat keuntungan signifikan.

Hyundai Initium
Photo : Hyundai

“Mobil berbahan bakar hidrogen bukanlah jenis yang menguntungkan. Tapi kami terus mendorong seakan itu adalah misi utama kami,” ungkap Jaehoon Chang, Chief Executive Officer Hyundai Motor Company dilansir Bloomberg (31/10).

Tidak ada informasi detail terkait spesifikasi Hyundai Initium. Pabrikan dikabarkan baru akan menyampaikannya menjelang peluncuran dilakukan.

Selama ini perkembangan mobil hidrogen memang terbilang lamba karena masih bahan bakarnya sulit diangkut, disimpan dan didistribusikan. Namun hal tersebut tidak menghentikan Hyundai untuk mengembangkannya.

Pada Agustus 2024, pabrikan asal Korea Selatan itu berkomitmen menginvestasikan dana US$ miliar dalam 10 tahun untuk perkembangan mobil hidrogen. Langkah tersebut merupakan upaya mereka guna mencapai target karbon netral.

Terlebih bahan bakar hidrogen memiliki banyak keunggulan termasuk waktu pengisian daya yang lebih cepat dibanding Battery Electric Vehicle.

“Kami melihat bahwa hidrogen akan memainkan peran penting dalam mengembangkan kendaraan masa depan mengingat daya simpan daya sangat tinggi,” tambahnya kemudian.

Perlu diketahui penjualan mobil hidorgen hanya menyumbang 2.400 unit sehingga 0,5 persen dari total pengirimannya di Korea Selatan.

Hyundai Initium
Photo : Hyundai

Sementara itu di Indonesia mobil hidrogen belum mulai muncul. Meski demikian, Hyundai Motor Indonesia telah berkomitmen untuk menghadirkannya di Indonesia bila infrastrukturnya sudah cukup kuat.

“Selanjutnya kami bakal memperkenalkan mobil berbahan bakar hidrogen di Indonesia. Nah Hyundai juga akan membangun ekosistemnya agar bisa lebih diterima masyarakat di Tanah Air,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, COO PT HMID (24/10).


Terkini

news
GIICOMVEC

GIICOMVEC Resmi Dibuka, Gairahkan Pasar Kendaraan Niaga

GIICOMVEC 2026 diramaikan oleh 14 merek kendaraan niaga dan 35 industri pendukung, berlangsung 8-11 April 2026

mobil
Toyota

Presiden TMMIN Raih Predikat Green Leadership Utama CEO

Apresiasi atas komitmen berkelanjutan lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup beri penghargaan untuk Toyota

news
Harga BBM

Purbaya Pastikan Harga BBM Pertalite Tak Naik Sampai Akhir 2026

Harga BBM subsidi dipastikan tidak naik sampai akhir tahun karena pemerintah telah menyiapkan dana tambahan

mobil
Chery Arta Serpong

Diler Chery Arta Serpong Dibuka, Tempati Bekas Outlet Honda

Chery resmi membuka outlet baru di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, kapasitas servis 12 mobil per hari

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 8 April 2026, Ada GIICOMVEC di Kemayoran

GIICOMVEC 2026 akan diselenggarakan hari ini dan kemungkinan bakal terdampak aturan ganjil genap Jakarta

motor
Motor Listrik

Fakta MBG Boyong Puluhan Ribu Motor Listrik, Buat Kepala SPPG

Puluhan ribu motor listrik yang dipesan disebut untuk kepala SPPG demi kelancaran operasional program MBG

mobil
PHEV

Alasan Mobil PHEV Belum Banyak Dilirik Konsumen Tanah Air

Banyak konsumen menganggap PHEV tidak memiliki keuntungan serupa mobil listrik, misalnya bebas ganjil genap

news
GWM Tank 500 Diesel

GWM Ungkap Daya Tarik Mobil Diesel yang Kalahkan Penjualan Hybrid

Di era transisi elektrifikasi, GWM menilai mobil diesel masih punya potensi yang cukup besar di Indonesia