Tren Mobil Listrik di Indonesia, Terus Berkembang sejak 2020
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Hyundai Initium resmi diperkenalkan dan siap meluncur tahun depan sebagai mobil hidrogen kedua perusahaan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hyundai Initium resmi diperkenalkan dan bakal mulai dijual semester pertama tahun depan. Mobil berbahan bakar hidrogen ini akan menjadi salah satu model andalan mereka dalam mengembangan pasar kendaraan ramah lingkungan.
Mobil ini rencananya memiliki jarak tempuh sejauh 650 km dalam satu kali pengisian bahan bakar. Angka tersebut lebih jauh ketimbang mobil hidrogen pertama mereka yaitu Hyundai Nexo yang hanya 609 km.
Menariknya lagi, Hyundai Initium juga bisa dijadikan sebagai sumber listrik cadangan.
Meski permintaan kendaraan listrik mengalami perlambatan tetapi sebenarnya perkembangan mobil hidrogen pun terbilang kelam. Bahkan perusahaan tak bisa mendapat keuntungan signifikan.
“Mobil berbahan bakar hidrogen bukanlah jenis yang menguntungkan. Tapi kami terus mendorong seakan itu adalah misi utama kami,” ungkap Jaehoon Chang, Chief Executive Officer Hyundai Motor Company dilansir Bloomberg (31/10).
Tidak ada informasi detail terkait spesifikasi Hyundai Initium. Pabrikan dikabarkan baru akan menyampaikannya menjelang peluncuran dilakukan.
Selama ini perkembangan mobil hidrogen memang terbilang lamba karena masih bahan bakarnya sulit diangkut, disimpan dan didistribusikan. Namun hal tersebut tidak menghentikan Hyundai untuk mengembangkannya.
Pada Agustus 2024, pabrikan asal Korea Selatan itu berkomitmen menginvestasikan dana US$ miliar dalam 10 tahun untuk perkembangan mobil hidrogen. Langkah tersebut merupakan upaya mereka guna mencapai target karbon netral.
Terlebih bahan bakar hidrogen memiliki banyak keunggulan termasuk waktu pengisian daya yang lebih cepat dibanding Battery Electric Vehicle.
“Kami melihat bahwa hidrogen akan memainkan peran penting dalam mengembangkan kendaraan masa depan mengingat daya simpan daya sangat tinggi,” tambahnya kemudian.
Perlu diketahui penjualan mobil hidorgen hanya menyumbang 2.400 unit sehingga 0,5 persen dari total pengirimannya di Korea Selatan.
Sementara itu di Indonesia mobil hidrogen belum mulai muncul. Meski demikian, Hyundai Motor Indonesia telah berkomitmen untuk menghadirkannya di Indonesia bila infrastrukturnya sudah cukup kuat.
“Selanjutnya kami bakal memperkenalkan mobil berbahan bakar hidrogen di Indonesia. Nah Hyundai juga akan membangun ekosistemnya agar bisa lebih diterima masyarakat di Tanah Air,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, COO PT HMID (24/10).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 09:00 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
14 Januari 2026, 15:00 WIB
14 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
01 Februari 2026, 13:00 WIB
Toyota Motor Corporation memberi atensi lebih terhadap penjualan mereka di Indonesia yang turun signifikan
01 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Toyota group pecahkan rekor baru dan menjadi pabrikan terlaris di dunia 2025 ungguli Volkswagen
01 Februari 2026, 09:00 WIB
Tajamnya penurunan penjualan sepertinya menjadi salah satu alasan Elon Musk mengalihkan fokus Tesla ke robot
01 Februari 2026, 07:00 WIB
Melansir laman resmi Pertamina, untuk harga BBM non subsidi mengalami penurunan dengan besaran bervariasi
31 Januari 2026, 19:00 WIB
Banyak rival di pasaran, MG belum akan bawa mobil listrik murah harga Rp 200 jutaan ke pasar Indonesia
31 Januari 2026, 17:00 WIB
Gaikindo akhirnya resmi menargetkan penjualan mobil di Indonesia sebesar 850.000 unit sepanjang 2026
31 Januari 2026, 15:00 WIB
Changan berkomitmen membangun 20 diler di Indonesia hingga akhir tahun dengan memanfaatkan jaringan Indomobil
31 Januari 2026, 13:00 WIB
Stok BBM Shell jenis Super kembali kosong di sejumlah lokasi, situasi ini sudah terjadi beberapa hari lalu