Hyundai Mulai Survey Calon Konsumen Genesis di Tanah Air
20 Februari 2026, 07:00 WIB
Hyundai Initium resmi diperkenalkan dan siap meluncur tahun depan sebagai mobil hidrogen kedua perusahaan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hyundai Initium resmi diperkenalkan dan bakal mulai dijual semester pertama tahun depan. Mobil berbahan bakar hidrogen ini akan menjadi salah satu model andalan mereka dalam mengembangan pasar kendaraan ramah lingkungan.
Mobil ini rencananya memiliki jarak tempuh sejauh 650 km dalam satu kali pengisian bahan bakar. Angka tersebut lebih jauh ketimbang mobil hidrogen pertama mereka yaitu Hyundai Nexo yang hanya 609 km.
Menariknya lagi, Hyundai Initium juga bisa dijadikan sebagai sumber listrik cadangan.
Meski permintaan kendaraan listrik mengalami perlambatan tetapi sebenarnya perkembangan mobil hidrogen pun terbilang kelam. Bahkan perusahaan tak bisa mendapat keuntungan signifikan.
“Mobil berbahan bakar hidrogen bukanlah jenis yang menguntungkan. Tapi kami terus mendorong seakan itu adalah misi utama kami,” ungkap Jaehoon Chang, Chief Executive Officer Hyundai Motor Company dilansir Bloomberg (31/10).
Tidak ada informasi detail terkait spesifikasi Hyundai Initium. Pabrikan dikabarkan baru akan menyampaikannya menjelang peluncuran dilakukan.
Selama ini perkembangan mobil hidrogen memang terbilang lamba karena masih bahan bakarnya sulit diangkut, disimpan dan didistribusikan. Namun hal tersebut tidak menghentikan Hyundai untuk mengembangkannya.
Pada Agustus 2024, pabrikan asal Korea Selatan itu berkomitmen menginvestasikan dana US$ miliar dalam 10 tahun untuk perkembangan mobil hidrogen. Langkah tersebut merupakan upaya mereka guna mencapai target karbon netral.
Terlebih bahan bakar hidrogen memiliki banyak keunggulan termasuk waktu pengisian daya yang lebih cepat dibanding Battery Electric Vehicle.
“Kami melihat bahwa hidrogen akan memainkan peran penting dalam mengembangkan kendaraan masa depan mengingat daya simpan daya sangat tinggi,” tambahnya kemudian.
Perlu diketahui penjualan mobil hidorgen hanya menyumbang 2.400 unit sehingga 0,5 persen dari total pengirimannya di Korea Selatan.
Sementara itu di Indonesia mobil hidrogen belum mulai muncul. Meski demikian, Hyundai Motor Indonesia telah berkomitmen untuk menghadirkannya di Indonesia bila infrastrukturnya sudah cukup kuat.
“Selanjutnya kami bakal memperkenalkan mobil berbahan bakar hidrogen di Indonesia. Nah Hyundai juga akan membangun ekosistemnya agar bisa lebih diterima masyarakat di Tanah Air,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, COO PT HMID (24/10).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 07:00 WIB
19 Februari 2026, 13:00 WIB
18 Februari 2026, 14:00 WIB
12 Februari 2026, 11:00 WIB
07 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
20 Februari 2026, 20:00 WIB
Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun
20 Februari 2026, 19:00 WIB
Impor truk pikap tahun ini tembus 105.000 unit, Gaikindo tegaskan industri dalam negeri masih mampu menyuplai
20 Februari 2026, 18:00 WIB
Ada 35.000 pikap dari Mahindra dan 70.000 unit lainnya dari Tata Motors diimpor secara utuh ke Indonesia
20 Februari 2026, 17:00 WIB
Indonesia mampu berkontribusi cukup besar dalam pasar motor baru ASEAN, menyumbang sekitar 6,4 juta unit
20 Februari 2026, 16:00 WIB
DPR RI meminta Menhub untuk membuat kebijakan pelarangan mudik menggunakan sepeda motor di Lebaran 2026
20 Februari 2026, 15:00 WIB
Mengawali 2026, penjualan mobil mewah tampak mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu
20 Februari 2026, 14:00 WIB
Ganjil genap Puncak tetap diterapkan oleh kepolisian secara ketat meski sudah memasuki bulan Ramadan
20 Februari 2026, 13:00 WIB
Alih-alih E9 PHEV, GAC Aion beri sinyal akan menghadirkan E8 Hybrid lebih dulu untuk konsumen Indonesia