Cara Daihatsu Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan, Raih Penghargaan
02 Juli 2026, 07:01 WIB
KatadataOTO berkesempatan melihat langsung alur produksi mobil di Pabrik Daihatsu, Karawang Assembly Plant
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT ADM (Astra Daihatsu Motor) merupakan salah satu manufaktur otomotif terbesar di Tanah Air. Saat ini mereka memiliki dua pabrik perakitan yakni di Sunter dan Karawang.
Pada Kamis (31/10) beberapa rekan media berkesempatan untuk melihat langsung proses produksi mobil di Pabrik Daihatsu bertempat di Karawang yaitu Karawang Assembly Plant, Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang Timur.
Untuk diketahui fasilitas tersebut berdiri sejak 2012, menempati lahan seluas 90 hektar dengan kapasitas produksi sampai 200 ribu unit per tahun. Pabrik juga memproduksi unit ekspor termasuk ke negara berkonfigurasi LHD (Left Hand Drive) alias setir kiri.
“Negara yang paling banyak (tujuan ekspor mobil Daihatsu) itu Filipina, kedua adalah Meksiko. Terakhir Saudi Arabia,” kata Sri Agung Handayani, Marketing Director and Corporate Communication Director PT ADM kepada media di Karawang, Kamis.
Pabrik tersebut juga telah menggunakan teknologi robotik terkini, sehingga mampu melakukan produksi kendaraan roda empat dengan menerapkan konsep SSC (Simple, Slim and Compact).
Strategi lain yang dilakukan agar produksi bisa berjalan cepat adalah merakit berbagai model mobil secara bersamaan.
Bahkan PT ADM mempunyai target memperbanyak robotisasi di fasilitas itu. Tujuannya agar tingkat akurasi perakitan mobil bisa lebih tinggi dan semakin baik.
Bicara proses produksi, semua diawali dari Press Shop ketika lempengan besi dicetak menggunakan mesin untuk membuat bodi mobil. Sedangkan pembuatan mesin dilakukan di Casting Shop.
Ketika blok telah jadi dan melalui tes kualitas, komponen itu dibawa ke Engine Shop untuk dirakit menjadi mesin mobil siap pakai.
Jantung pacu dan bodi mobil yang sudah dicetak kemudian disatukan menjadi satu mobil utuh di Assembly Shop melalui beberapa proses. Pertama adalah Welding Process, pengecatan lalu pengaplikasian cat kedua kalinya dibantu robot guna membuatnya mengkilap.
Setelah itu mobil yang telah menjadi satu unit utuh dibawa melewati sejumlah pengujian. Misal, Drum Test untuk uji pengereman atau Water Leaking Test guna melihat apakah ada bodi mobil bocor.
“ADM mengembangkan mobil sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia melalui penerapan proses produksi modern dan ramah lingkungan lewat fasilitas pabrik perakitan di Karawang, Jawa Barat ini,” ucap Agung.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Juli 2026, 07:01 WIB
24 Juni 2026, 07:00 WIB
23 Juni 2026, 22:53 WIB
22 Juni 2026, 20:45 WIB
21 Juni 2026, 21:00 WIB
Terkini
02 Juli 2026, 23:16 WIB
Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027
02 Juli 2026, 20:00 WIB
Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris
02 Juli 2026, 19:03 WIB
Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan
02 Juli 2026, 16:19 WIB
All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan
02 Juli 2026, 13:55 WIB
Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km
02 Juli 2026, 09:00 WIB
Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima
02 Juli 2026, 07:01 WIB
Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan
02 Juli 2026, 06:20 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan