Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya
01 Januari 2026, 09:00 WIB
KatadataOTO berkesempatan melihat langsung alur produksi mobil di Pabrik Daihatsu, Karawang Assembly Plant
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT ADM (Astra Daihatsu Motor) merupakan salah satu manufaktur otomotif terbesar di Tanah Air. Saat ini mereka memiliki dua pabrik perakitan yakni di Sunter dan Karawang.
Pada Kamis (31/10) beberapa rekan media berkesempatan untuk melihat langsung proses produksi mobil di Pabrik Daihatsu bertempat di Karawang yaitu Karawang Assembly Plant, Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang Timur.
Untuk diketahui fasilitas tersebut berdiri sejak 2012, menempati lahan seluas 90 hektar dengan kapasitas produksi sampai 200 ribu unit per tahun. Pabrik juga memproduksi unit ekspor termasuk ke negara berkonfigurasi LHD (Left Hand Drive) alias setir kiri.
“Negara yang paling banyak (tujuan ekspor mobil Daihatsu) itu Filipina, kedua adalah Meksiko. Terakhir Saudi Arabia,” kata Sri Agung Handayani, Marketing Director and Corporate Communication Director PT ADM kepada media di Karawang, Kamis.
Pabrik tersebut juga telah menggunakan teknologi robotik terkini, sehingga mampu melakukan produksi kendaraan roda empat dengan menerapkan konsep SSC (Simple, Slim and Compact).
Strategi lain yang dilakukan agar produksi bisa berjalan cepat adalah merakit berbagai model mobil secara bersamaan.
Bahkan PT ADM mempunyai target memperbanyak robotisasi di fasilitas itu. Tujuannya agar tingkat akurasi perakitan mobil bisa lebih tinggi dan semakin baik.
Bicara proses produksi, semua diawali dari Press Shop ketika lempengan besi dicetak menggunakan mesin untuk membuat bodi mobil. Sedangkan pembuatan mesin dilakukan di Casting Shop.
Ketika blok telah jadi dan melalui tes kualitas, komponen itu dibawa ke Engine Shop untuk dirakit menjadi mesin mobil siap pakai.
Jantung pacu dan bodi mobil yang sudah dicetak kemudian disatukan menjadi satu mobil utuh di Assembly Shop melalui beberapa proses. Pertama adalah Welding Process, pengecatan lalu pengaplikasian cat kedua kalinya dibantu robot guna membuatnya mengkilap.
Setelah itu mobil yang telah menjadi satu unit utuh dibawa melewati sejumlah pengujian. Misal, Drum Test untuk uji pengereman atau Water Leaking Test guna melihat apakah ada bodi mobil bocor.
“ADM mengembangkan mobil sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia melalui penerapan proses produksi modern dan ramah lingkungan lewat fasilitas pabrik perakitan di Karawang, Jawa Barat ini,” ucap Agung.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 09:00 WIB
30 Desember 2025, 12:00 WIB
30 Desember 2025, 08:00 WIB
29 Desember 2025, 12:14 WIB
25 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV