Cara dan Biaya Pembuatan Pelat Nomor Cantik, Ada yang Rp 20 juta
09 September 2025, 14:00 WIB
perubahan warna pelat nomor kendaraan yang diinisiasi oleh Kepolisian mendapat respon positif dari Bambang Soesatyo
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Niatan Kepolisian untuk menambahkan cip serta melakukan perubahan warna pelat nomor kendaraan rupanya mendapat dukungan dari berbagai pisak. Salah satunya adalah Bambang Soesatyo, Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia Pusat.
Dukungan tersebut Ia sampaikan saat menerima kunjungan dari Irjen Pol Firman Shantyabudi, Kakorlantas Polri beberapa waktu lalu. Menurutnya terobosan yang dilakukan bisa menyelesaikan beberapa masalah lalu lintas di Indonesia.
“Kakorlantas juga menyampaikan akan memasifkan pemasangan Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE (tilang elektronik) di berbagai wilayah, sekaligus memastikan pembayaran tilang secara digital melalui transfer bank. IMI mendukung penuh rencana tersebut,” tegasnya.
Ia pun mengatakan bahwa terobosan ini telah meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Selain itu, dengan tilang elektronik telah mengurangi risiko adanya oknum Kepolisian berbuat curang di lapangan.
Pria yang akrab disapa Bamsoet ini juga menambahkan bahwa penerapan tilang elektronik juga memudahkan masyarakat. Pasalnya dalam pembayaran mereka cukup menyetorkan uangnya ke bank tanpa harus menghadapi proses di kejaksaan ataupun pengadilan.
“Per Januari 2022, setidaknya sudah terpasang 12.004 ETLE di 253 titik pada 12 Polda. Jumlah tersebut masih akan terus ditambah. Dari hasil penerapan tilang elektronik sepanjang tahun 2021, Polri telah menerima pembayaran sebesar Rp 42,82 miliar yang kemudian disetorkan kepada negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” tambah Bamsoet.
Tilang elektronik memang boleh dikatakan menjadi salah satu terobosan yang paling mendapat respon positif dari berbagai pihak. Pasalnya dengan teknologi ini masyarakat menjadi merasa lebih diawasi selama 24 jam sehingga mengurungkan niatnya untuk melanggar aturan lalu lintas.
Kecurigaan terhadap adanya kecurangan pihak kepolisian pun dapat diatasi karena setiap pelanggaran terdapat bukti berupa foto. Demikian juga cara pembayaran kini disetorkan secara langsung kepada negara melalui bank.
Meski demikian, masih ada beberapa kendala dalam menerapkan tilang elektronik. Salah satunya adalah pelat nomor sulit terbaca akibat warna dasar hitam yang digunakan hingga saat ini.
Untuk itu pihak Kepolisian pun berinisiatif untuk mengubah warna dasar tersebut menjadi putih agar lebih mudah terbaca. Dengan demikian risiko terjadinya kesalahan membaca nomor pelat kendaraan bisa dikurangi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 September 2025, 14:00 WIB
03 Mei 2024, 07:00 WIB
02 November 2023, 10:04 WIB
29 September 2023, 09:30 WIB
09 Juli 2023, 08:05 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan