Kapolri Tinjau Aturan Pelat Khusus, Tidak Bisa Sembarang Orang

Untuk menghindari penyalahgunaan Kapolri tinjau aturan pelat khusus yang tidak bisa digunakan sembarang orang

Kapolri Tinjau Aturan Pelat Khusus, Tidak Bisa Sembarang Orang

TRENOTO – Untuk memaksimalkan ketertiban di jalan raya penerbitan pelat khusus akan melalui sejumlah prosedur. Sehingga tidak bisa dibuat oleh sembarang orang atau disalahgunakan.

Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kapolri menjelaskan bahwa langkah itu diambil untuk menghindari menghindari kontroversi serta pelanggaran di jalan.

Penerbitan pelat khusus sempat memicu perdebatan, mengingat banyak pengguna melanggar aturan lalu lintas. Pihak kepolisian berkomitmen untuk meninjau ulang sistem itu karena banyak laporan negatif.

Demi mendukung proses tersebut ia menyebut profil pengguna pelat khusus jadi pertimbangan utama agar tidak menimbulkan dampak buruk di antara masyarakat.

Pelat nomor putih
Photo : NTMC Polri

“Kita harus melakukan pengkajian dengan kriteria khusus untuk memastikan bahwa nomor rahasia tidak akan berdampak negatif,” ungkap Listyo dikutip dari laman resmi Humas Polri, Kamis (28/9).

Perlu diketahui beberapa pelat khusus yang dulu berlaku dan kerap terlihat di jalan raya berkode rahasia adalah RF, QH, QZ dan IR.

Hanya saja pada Oktober 2023 mendatang penerbitan pelat dengan kode-kode tersebut sudah dihentikan dan mengikuti aturan standar pelat nomor di tiap daerah.

Di masa mendatang kode pelat khusus diklaim menjadi informasi rahasia, tercatat di bank data digital dikelola Korlantas.

Sehingga pada praktiknya polisi lalu lintas bertugas di jalan raya harus melakukan tilang tanpa memilih berdasarkan pelat dan mendapatkan sanksi sesuai aturan tanpa pengecualian.

Pelat Khusus Kerap Disalahgunakan

Brigjen Pol. Yusri Yunus, Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri menyebut bahwa penerbitan maupun perpanjangan pelat khusus dihentikan mulai Oktober 2023.

Bagi pengguna pelat nomor RF yang memang berhak menggunakan kode khusus bakal diberikan nomor rahasia, hanya diketahui pihak kepolisian.

Anak Wakil Ketua DPRD Sulsel Ugal-Ugalan, Langsung Ditilang
Photo : Istimewa

“Jadi nomor rahasianya masih belum bisa disebutkan. Makanya dari sekarang sudah ada yang mendaftar tapi saya bilang nanti akan diterapkan aturan baru,” ujar Yusri beberapa waktu lalu.

Di 2022 perkara serupa juga jadi perhatian kepolisian. Aturan permohonan STNK rahasia atau khusus diperketat agar tidak disalahgunakan pemiliknya.


Terkini

otopedia
Daihatsu Akan Bantu Konsumen Terdampak Banjir Sumatera

Penanganan Motor yang Terendam Banjir Sumatera dan Malang

Motor yang terendam banjir Sumatera dan Malang berisiko terjadi kerusakan jika tidak ditangani secara benar

mobil
Mahindra

Mahindra Bakal Bawa Mobil Penumpang ke Indonesia Tahun Depan

Mahindra berencana bawa mobil penumpang ke Indonesia tahun depan untuk menarik lebih banyak pelanggan

mobil
Deretan Mobil Porsche Masuk Dunia Virtual, Ada 918 Spyder

Deretan Mobil Porsche Masuk Dunia Virtual, Ada 918 Spyder

PUBG Mobile dan Porsche resmi jalin kerja sama, hadirkan pengalaman baru dan unik buat para penggunanya

komunitas
Gesrek Festival Sukses Digelar, Diramaikan Komunitas dan Bikers

Gesrek Festival Sukses Digelar, Wadah Kumpul Komunitas dan Bikers

Belasan ribu masyarakat umum beserta komunitas hadiri Gesrek Festival yang digelar di akhir November 2025

mobil
Krida Toyota

Krida Toyota, Diler Terbesar di Lombok Seluas 6 Hektar

Memiliki banyak fasilitas unggulan, Krida Toyota tawarkan sensasi lebih dari sebuah diler mobil baru

mobil
Astra Auto Fest 2025

Astra Auto Fest 2025 Resmi Dibuka, Targetkan 4.000 Transaksi

Astra Auto Fest 2025 menyuguhkan berbagai lini kendaraan dari Daihatsu, Toyota, Lexus, BMW dan motor Honda

mobil
Veloz Hybrid

Mengenal Lebih Jauh Perbedaan Varian Toyota Veloz Hybrid EV

Toyota Veloz Hybrid dipasarkan dalam empat pilihan varian yang berbeda, kenali masing-masing tipe yang sesuai

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku di Awal Desember 2025

Mengawali Desember 2025, ganjil genap Puncak Bogor kembali diterapkan di akhir pekan guna mengurai kemacetan