Perbedaan Sistem Transmisi AT dan CVT Pada Mobil
27 Februari 2024, 19:31 WIB
Transmisi matic jadi pilihan nomor satu karena kepraktisannya dan setelah 100 tahun berikut sejarah dari minoritas ke mayoritas
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Transmisi matic atau otomatis saat ini mendominasi penjualan mobil juga motor di dunia termasuk Indonesia. Atmosfernya sungguh jauh berbeda dibandingkan era tahun 80-90an di mana para pembeli masih gandrung pada kendaraan bertransmisi manual.
Saat itu, transmisi matik disebut memiliki banyak handicap. Di antaranya seperti tidak terlalu responsif, kurang tenaga saat diajak berakselerasi ditanjakan hingga mahal perawatannya dan repot jika mogok di jalan karena tidak bisa langsung ditarik.
Seiring berjalannya waktu, makin padatnya lalu lintas seperti di Jakarta dan makin berkembangnya teknologi transmisi matic yang makin canggih, prilaku konsumen berubah. Saat ini penjualan didominasi mobil bertransmisi matic, bahkan milenials banyak mengganggap aneh dan tidak praktis jika saat ini melihat masih ada yang menggunakan transmisi manual.
Sejarah transmisi matic dimulai oleh Alfred Horner, seorang insinyur mesin uap asal Kanada yang disebut sebagai perancang pertama di dunia pada 1921 atau tepat 100 tahun lalu. Saat itu Horner merancang transmisi otomatis yang cara kerjanya menggunakan udara terkompresi.
Sayangnya projek ini dianggap gagal karena tidak bisa menyalurkan tenaga dengan baik. Sampai akhirnya sistem transmisi ini tidak pernah masuk jalur produksi dan dipasarkan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Februari 2024, 19:31 WIB
13 Januari 2024, 18:33 WIB
02 Mei 2023, 12:43 WIB
29 September 2022, 18:14 WIB
19 Juli 2022, 21:07 WIB
Terkini
14 Desember 2025, 13:00 WIB
Sebanyak 60 persen konsumen beli kendaraan secara kredit, BYD akan permudah lewat perusahaan leasing mandiri
14 Desember 2025, 11:00 WIB
BYD telah menerima masukan dari pemerintah Indonesia terkait pembangunan pabrik mereka di Subang, Jawa Barat
14 Desember 2025, 09:00 WIB
Di Vietnam Mitsubishi Destinator dibanderol mulai 780 juta VND atau setara Rp 493,9 jutaan untuk tipe terendah
13 Desember 2025, 22:00 WIB
Mitsubishi Fuso berharap pemerintah turun tangan untuk memperbaiki situasi pasar kendaraan niaga di Indonesia
13 Desember 2025, 21:00 WIB
Mobil rakyat memiliki konsep yang serupa dengan AMMDes, membantu mobilitas dan logistik masyarakat desa
13 Desember 2025, 20:00 WIB
Mobil rakyat dari PT Pindad bakal bertenaga listrik, harganya kompetitif guna menjangkau masyarakat pedesaan
13 Desember 2025, 19:00 WIB
Menurut data Gaikindo, pasar mobil LCGC mengalami penurunan sampai 0,7 persen sepanjang November 2025
13 Desember 2025, 18:07 WIB
Kemenhub menghadirkan angkutan motor gratis selama libur Nataru demi memudahkan perjalanan masyarakat