Kemenperin Yakin Penjualan Mobil 2026 Tembus 1 Juta Unit

Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026

Kemenperin Yakin Penjualan Mobil 2026 Tembus 1 Juta Unit
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melihat ada sejumlah indikator yang memperlihatkan pulihnya penjualan mobil di Indonesia.

Pada periode Januari-Juni 2026, angka wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler menyentuh angka 436.564 unit.

Pertumbuhan positif yang terjadi di tengah berbagai tantangan industri otomotif diyakini bisa terus berlanjut sepanjang tahun ini.

Perwakilan Kemenperin telah memiliki proyeksi penjualan mobil secara nasional di akhir 2026 yaitu setidaknya 850.000 unit.

Penjualan Mobil Baru
Photo: KatadataOTO

“Bahkan berpeluang bergerak maju mendekati batas psikologis 1 juta unit yang terakhir kita capai di 2023,” kata Patia Junjungan Monangdo, Ketua Tim Kerja Industri Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) Kemenperin di Jakarta, belum lama ini.

Untuk terus mendukung pertumbuhan penjualan mobil di Indonesia, Patia mengungkapkan pemerintah melalui Kemenperin berkomitmen terus memperkuat strategi dan kebijakan akselerasi industri otomotif nasional.

Salah satunya adalah melalui program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) atau kendaraan bermotor roda empat rendah karbon emisi.

Ia menjelaskan saat pertama kali diterapkan hanya ada dua perusahaan industri yang tergabung, mencakup 142 perusahaan bahan baku dan komponen lokal.

Namun per Januari 2024 kebijakan tersebut memicu peningkatan ekosistem manufaktur otomotif.

“Saat ini peserta program LCEV sudah berkembang menjadi 16 perusahaan industri perakitan dengan melibatkan jaringan industri penunjang sebanyak 322 perusahaan pemasok nasional.

“Ini merepresentasikan peningkatan masif sebesar 127 persen pada rantai pasok lokal yang sekaligus memberikan dampak sosial-ekonomi sangat riil melalui penyerapan 195.000 orang tenaga kerja secara langsung,” tegas dia.

Rapor Wholesales Mobil Baru di Indonesia

Kombinasi antara Toyota Kijang Innova Zenix dan Innova Reborn menempati posisi pertama mobil dengan wholesales terbanyak di periode Juni 2026, yakni 4.967 unit.

Toyota Innova Zenix
Photo: istimewa

Sementara menyusul di posisi kedua ada Daihatsu Gran Max Pick Up, kendaraan komersial yang berkontribusi 4.782 unit.

Model-model dari Toyota mendominasi 10 besar mobil terlaris di dalam negeri. Setelah Innova, ada Avanza, Calya, Veloz Hybrid dan Rush.

Lalu Jaecoo J5 EV menjadi satu-satunya mobil dari produsen Tiongkok yang masuk ke daftar 10 besar tersebut dengan perolehan 3.041 unit.


Terkini

mobil
Toyota

Setelah Lombok, Toyota Perkuat Pendidikan Vokasi di Bali

Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil

mobil
Giti

Giti Xcursion RT Dikenalkan, Ban Berkemampuan Hybrid

Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia

mobil
DFSK E5 Plus PHEV

DFSK E5 Plus Diklaim Tawarkan Teknologi PHEV Lebih Baik

SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan

mobil
Daihatsu Rocky Hybrid

Fitur Unggulan Daihatsu Rocky Hybrid, Bikin Nyaman di Perkotaan

Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda

motor
astra honda motor technical skill contest

Honda Asah Kompetensi Teknisi AHASS, Bikin Jadi Naik Kelas

Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia

mobil
MG S5 EV

Baru Meluncur, 10 Ribu Unit MG S5 EV Ditarik dari Pasaran

Mobil listrik MG S5 EV memiliki potensi overheating, ada ribuan unit yang mulai ditarik dari pasaran

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 24 Juli 2026 Jelang Akhir Pekan

Menutup pekan terakhir di Juli 2026, Sistem lalu lintas Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap diberlakukan

mobil
DFSK E5 Plus

Spesifikasi DFSK E5 Plus yang Bakal Debut di GIIAS 2026

DFSK E5 Plus segera debut di GIIAS 2026, punya klaim daya jelajah komprehensif sampai 1.400 kilometer