Geely Buka Peluang Bawa Lynk & Co ke Indonesia

Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia

Geely Buka Peluang Bawa Lynk & Co ke Indonesia
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Geely Auto Indonesia membuka peluang kehadiran merek Lynk & Co untuk pasar Indonesia. Saat ini mereka baru menaungi dua brand asal Tiongkok yakni Geely dan Zeekr.

Sama seperti Zeekr, Lynk & Co bakal menghadirkan kendaraan ramah lingkungan di segmen premium.

Lynk & Co sendiri merupakan hasil joint venture antara Geely Auto Group dengan merek otomotif ternama asal Swedia, Volvo.

Hanya saja, saat ini lini kendaraan dari Lynk & Co belum tersedia dalam opsi Right Hand Drive (RHD) alias setir kanan.

Lynk & Co
Photo: Lynk & Co

“Memang saat ini Lynk & Co identik dengan setir kiri semua,” kata Constantinus Herliljoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia di Mandalika, Lombok belum lama ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Lynk & Co merupakan satu dari banyak merek yang berada di bawah naungan Geely Auto Group.

Banyak di antaranya memiliki peluang untuk masuk ke pasar Indonesia karena adanya permintaan pasar.

Ditambah, menurut Constantinus, segmen premium di dalam negeri masih menawarkan banyak peluang untuk pabrikan.

 

“Sebenarnya, nanti ke depannya Lynk & Co pun akan dikembangkan untuk punya versi setir kanan,” kata Constantinus.

Dia menegaskan pihak Geely Auto Indonesia akan terus melakukan evaluasi dan studi terkait merek yang cocok untuk dibawa ke konsumen Tanah Air, terkhusus brand di segmen atas atau premium.

“Jadi sebenarnya line-up brand dari Geely masih banyak. Kita akan evaluasi secara bertahap tergantung kesiapan dan perkembangan pasar di Indonesia,” tegas Constantinus.

Sekilas Tentang Lynk & Co

Lynk & Co merupakan salah satu merek di bawah payung Geely Auto Group yang berkolaborasi dengan Volvo dalam perancangan produknya.

Lynk & Co
Photo: Lynk & Co

Merek satu ini pertama kali dibentuk pada Oktober 2016. Lykn & Co memiliki target untuk membentuk ulang hubungan antara pemilik kendaraan dengan mobil yang dimiliki, sehingga terasa nyaman dan juga semakin personal.

Model yang ditawarkan beragam, mulai dari mobil bermesin bensin, Plug-in Hybrid sampai kendaraan listrik murni.

Namun Lynk & Co tampaknya membutuhkan strategi baru apabila ingin menawarkan kendaraan di dalam negeri.

Pasalnya penyebutan nama Lynk & Co terbilang cukup rumit. Pabrikan perlu memikirkan strategi penamaan agar lebih mudah dikenali oleh masyarakat.


Terkini

mobil
Aion

GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027

GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah

motor
Yadea GT80

Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh

Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh

mobil
BYD Atto 1

10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati

Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales

mobil
New Danza D9

BYD Bersiap Hadapi Mandatori TKDN 60 Persen di 2027

BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan

otosport
BYD

Selain Atto 2, BYD M6 EV Bakal Pakai Blade Battery Generasi Kedua

BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit

otosport
Marc Marquez

Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika

Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi

mobil
Baterai Mobil Listrik

BYD Bakal Produksi Blade Baterai Generasi Kedua di Subang

Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan

mobil
Wuling Aira ev

10 Merek Mobil Cina Terlaris September 2026: Wuling Bertumbuh

BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026