Geely Recal 74 Ribu Mobil Lynk & Co di Cina, Ada Cacat di LiDAR
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Geely Auto Indonesia membuka peluang kehadiran merek Lynk & Co untuk pasar Indonesia. Saat ini mereka baru menaungi dua brand asal Tiongkok yakni Geely dan Zeekr.
Sama seperti Zeekr, Lynk & Co bakal menghadirkan kendaraan ramah lingkungan di segmen premium.
Lynk & Co sendiri merupakan hasil joint venture antara Geely Auto Group dengan merek otomotif ternama asal Swedia, Volvo.
Hanya saja, saat ini lini kendaraan dari Lynk & Co belum tersedia dalam opsi Right Hand Drive (RHD) alias setir kanan.
“Memang saat ini Lynk & Co identik dengan setir kiri semua,” kata Constantinus Herliljoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia di Mandalika, Lombok belum lama ini.
Lebih lanjut ia menjelaskan, Lynk & Co merupakan satu dari banyak merek yang berada di bawah naungan Geely Auto Group.
Banyak di antaranya memiliki peluang untuk masuk ke pasar Indonesia karena adanya permintaan pasar.
Ditambah, menurut Constantinus, segmen premium di dalam negeri masih menawarkan banyak peluang untuk pabrikan.
“Sebenarnya, nanti ke depannya Lynk & Co pun akan dikembangkan untuk punya versi setir kanan,” kata Constantinus.
Dia menegaskan pihak Geely Auto Indonesia akan terus melakukan evaluasi dan studi terkait merek yang cocok untuk dibawa ke konsumen Tanah Air, terkhusus brand di segmen atas atau premium.
“Jadi sebenarnya line-up brand dari Geely masih banyak. Kita akan evaluasi secara bertahap tergantung kesiapan dan perkembangan pasar di Indonesia,” tegas Constantinus.
Lynk & Co merupakan salah satu merek di bawah payung Geely Auto Group yang berkolaborasi dengan Volvo dalam perancangan produknya.
Merek satu ini pertama kali dibentuk pada Oktober 2016. Lykn & Co memiliki target untuk membentuk ulang hubungan antara pemilik kendaraan dengan mobil yang dimiliki, sehingga terasa nyaman dan juga semakin personal.
Model yang ditawarkan beragam, mulai dari mobil bermesin bensin, Plug-in Hybrid sampai kendaraan listrik murni.
Namun Lynk & Co tampaknya membutuhkan strategi baru apabila ingin menawarkan kendaraan di dalam negeri.
Pasalnya penyebutan nama Lynk & Co terbilang cukup rumit. Pabrikan perlu memikirkan strategi penamaan agar lebih mudah dikenali oleh masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
02 Agustus 2026, 23:40 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026