Menanti Debut Geely Okavango, SUV Bensin Rival Chery Tiggo 8
22 Juli 2026, 22:04 WIB
Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Geely Auto Indonesia membuka peluang kehadiran merek Lynk & Co untuk pasar Indonesia. Saat ini mereka baru menaungi dua brand asal Tiongkok yakni Geely dan Zeekr.
Sama seperti Zeekr, Lynk & Co bakal menghadirkan kendaraan ramah lingkungan di segmen premium.
Lynk & Co sendiri merupakan hasil joint venture antara Geely Auto Group dengan merek otomotif ternama asal Swedia, Volvo.
Hanya saja, saat ini lini kendaraan dari Lynk & Co belum tersedia dalam opsi Right Hand Drive (RHD) alias setir kanan.
“Memang saat ini Lynk & Co identik dengan setir kiri semua,” kata Constantinus Herliljoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia di Mandalika, Lombok belum lama ini.
Lebih lanjut ia menjelaskan, Lynk & Co merupakan satu dari banyak merek yang berada di bawah naungan Geely Auto Group.
Banyak di antaranya memiliki peluang untuk masuk ke pasar Indonesia karena adanya permintaan pasar.
Ditambah, menurut Constantinus, segmen premium di dalam negeri masih menawarkan banyak peluang untuk pabrikan.
“Sebenarnya, nanti ke depannya Lynk & Co pun akan dikembangkan untuk punya versi setir kanan,” kata Constantinus.
Dia menegaskan pihak Geely Auto Indonesia akan terus melakukan evaluasi dan studi terkait merek yang cocok untuk dibawa ke konsumen Tanah Air, terkhusus brand di segmen atas atau premium.
“Jadi sebenarnya line-up brand dari Geely masih banyak. Kita akan evaluasi secara bertahap tergantung kesiapan dan perkembangan pasar di Indonesia,” tegas Constantinus.
Lynk & Co merupakan salah satu merek di bawah payung Geely Auto Group yang berkolaborasi dengan Volvo dalam perancangan produknya.
Merek satu ini pertama kali dibentuk pada Oktober 2016. Lykn & Co memiliki target untuk membentuk ulang hubungan antara pemilik kendaraan dengan mobil yang dimiliki, sehingga terasa nyaman dan juga semakin personal.
Model yang ditawarkan beragam, mulai dari mobil bermesin bensin, Plug-in Hybrid sampai kendaraan listrik murni.
Namun Lynk & Co tampaknya membutuhkan strategi baru apabila ingin menawarkan kendaraan di dalam negeri.
Pasalnya penyebutan nama Lynk & Co terbilang cukup rumit. Pabrikan perlu memikirkan strategi penamaan agar lebih mudah dikenali oleh masyarakat.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Juli 2026, 22:04 WIB
21 Juli 2026, 07:00 WIB
20 Juli 2026, 12:50 WIB
09 Juli 2026, 07:00 WIB
18 Juni 2026, 09:00 WIB
Terkini
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026
25 Juli 2026, 08:00 WIB
Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia
24 Juli 2026, 23:00 WIB
SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan
24 Juli 2026, 22:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda
24 Juli 2026, 21:00 WIB
Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia
24 Juli 2026, 20:22 WIB
Mobil listrik MG S5 EV memiliki potensi overheating, ada ribuan unit yang mulai ditarik dari pasaran
24 Juli 2026, 09:00 WIB
Menutup pekan terakhir di Juli 2026, Sistem lalu lintas Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap diberlakukan