Perbedaan Sistem Transmisi AT dan CVT Pada Mobil
27 Februari 2024, 19:31 WIB
5 hal yang harus diketahui tentang transmisi D-CVT hasil pengembangan Daihatsu, ada banyak keunggulan dan cocok untuk masyarakat
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) telah meluncurkan beberapa model dengan transmisi terbaru mereka yaitu Dual Mode Continuously Variable Transmission (D-CVT). Model-model tersebut adalah Xenia, Rocky serta Sirion yang baru diluncurkan beberapa waktu lalu.
Transmisi tersebut memiliki beberapa keunggulan yang diklaim menjamin kenyamanan berkendara lebih optimal dibanding transmisi CVT biasa. Salah satunya adalah efisiensi bahan bakar lebih baik.
Meski memiliki mekanisme kerja menggunakan belt seperti CVT konvensional, tetapi terdapat perbedaan karena telah dikombinasikan dengan split gear. Inilah yang merupakan keunggulan utama dari system transmisi D-CVT.
Berkat split gear maka saat mobil mencapai kecepatan tinggi penyaluran tenaga berpindah dari belt ke split gear. Dengan demikian maka akselerasi dapat maksimal dan dapat menghemat konsumsi bahan bakar.
Cara menggunakan transmisi juga tidak jauh berbeda dengan transmisi Automatic pada umumnya. Pengemudi cukup memindahkan tuas transmisi pada posisi D (drive) pada saat berkendara, R (reverse) pada saat mundur.
Namun untuk beberapa model, terdapat posisi sport untuk mendapatkan akselerasi lebih tinggi, juga posisi M (manual) yang memungkinkan driver dapat merasakan sensasi memindahkan gigi secara manual.
Selama ini mobil bertransmisi otomatis dianggap berbahaya saat menghadapi turunan karena tidak bisa melakukan engine break. Pada D-CVT, solusi pun diberikan karena terdapat gear B (brake) untuk memaksimalkan engine brake ketika turunan.
Sayangnya fitur ini hanya bisa ditemukan di Daihatsu Sirion terbaru.
Perawatan mobil bertransmisi D-CVT ini sebenarnya sama dengan transmisi CVT biasa. Pemilik hanya perlu memastikan untuk melakukan penggantian oli secara tepat waktu agar kendaraan dapat bekerja optimal.
“Pemeriksaan dilakukan setiap 20.000KM atau 12 bulan. Sedangkan untuk penggantian oli dilakukan setiap 80.000 Km atau 48 bulan sekali, mana yang tercapai terlebih dahulu,” tegas Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor.
Meski cara kerjanya mirip, oli transmisi yang digunakan pada D-CVT memiliki formula berbeda. Daihatsu menegaskan bahwa oli lebih cair dibandingkan pada transmisi CVT biasa.
“Warnanya mirip, sama-sama merah. Tetapi formulanya berbeda dan sedikit lebih cair jadi jangan sampai salah penggunaan,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Februari 2024, 19:31 WIB
13 Januari 2024, 18:33 WIB
02 Mei 2023, 12:43 WIB
29 September 2022, 18:14 WIB
17 Desember 2021, 15:27 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana