Wholesales Motor Baru September 2026 Kian Subur, Naik 9,7 Persen
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
IDRS ingin meningkatkan standar keselamatan pengujian pada setiap motor baru yang ada dipasarkan di Tanah Air
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pengguna sepeda motor di Indonesia terus meningkat. Hal tersebut mendorong beberapa pihak untuk memperhatikan keselamatan para pengendara.
Seperti yang tengah dilakukan oleh Indonesia Road Safety Rating (IDRS) melalui subprogram Indonesia Motorcycle Assessment Program (ID-MAP).
Dalam waktu dekat, mereka akan melakukan proses pembaruan dan pengembangan protokol asesmen untuk pengujian motor baru di Tanah Air.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan protokol penilaian keselamatan transportasi selalu relevan serta adaptif, terhadap perkembangan teknologi maupun kondisi riil lalu lintas di Tanah Air.
Lebih jauh disebutkan, inisiatif pengembangan protokol ini mengacu pada Rencana Umum Nasional Keselamatan Jalan (RUNK) Pilar Ketiga (Kendaraan yang Laik Jalan).
Menargetkan seluruh motor baru di Indonesia, telah memenuhi standar uji internasional berbasis Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau UN Regulation pada 2030.
“UN Regulation adalah standar uji paling mendasar yang didesain sedemikian rupa agar dapat dipenuhi oleh setiap negara anggota PBB,” ungkap Adrianto Sugiarto Wiyono, Ketua Program IDRS, dalam keterangan resmi, Minggu (26/07).
Dia menuturkan bahwa, UN Regulation merupakan acuan dasar sangat krusial dalam peta jalan keselamatan kendaraan global.
Rian menilai pendekatan tersebut selaras dengan prinsip dari PBB, yaitu leaving no one behind (LNOB).
“Di mana setiap negara memiliki pijakan minimum yang sama dalam menjamin keselamatan para pengguna motor,” lanjut dia.
Ia turut menegaskan bahwa pengujian terhadap motor baru di Indonesia, wajib mengikuti apa yang telah ditetapkan di UN Regulation.
Nantinya hasil dari pengujian dasar ini, akan menjadi landasan bagi pengembangan protokol asesmen ID-MAP yang lebih komprehensif di masa depan.
“Protokol asesmen ke depan tidak boleh berhenti hanya sebatas memenuhi standar UNR,” tegas Rian.
IDRS pun ingin melangkah lebih jauh lagi. Kemudian menetapkan standar keselamatan lebih tinggi dari regulasi dasar PBB.
Sehingga IDRS mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat, terkhusus pengendara motor di dalam negeri.
Melalui pengembangan protokol ID-MAP ini, IDRS berkomitmen untuk terus mendorong industri otomotif dan pemangku kepentingan transportasi di Indonesia menciptakan ekosistem berkendara lebih aman, terukur serta berstandar internasional.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
12 September 2026, 11:00 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
10 Juli 2026, 11:00 WIB
Terkini
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
Usulan insentif mobil hybrid dinilai kurang tepat, seharusnya pemerintah lebih fokus pada bantuan untuk EV
22 Oktober 2026, 07:00 WIB
iCar Mod Fest menjadi tempat menampilkan karya kreatif konsumen dalam melakukan modifikasi pada kendaraan
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Leapmotor berusaha mematuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia
21 Oktober 2026, 17:00 WIB
LCR Honda menunjuk David Alonso sebagai rekan Johann Zarco dan melengkapi susunan pembalap MotoGP 2027
21 Oktober 2026, 15:00 WIB
Bersamaan dengan acara Chery International User Summit 2026, iCar V25 resmi meluncur dan berpeluang masuk RI
21 Oktober 2026, 13:00 WIB
Pemesanan Chery Q yang tembus ribuan unit diyakini dapat berkontribusi dongkrak penjualan mereka di Indonesia
21 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil hybrid masih jadi satu opsi utama kendaraan ramah lingkungan yang praktis, catat penjualan positif
21 Oktober 2026, 09:00 WIB
Berkat penggunaan Blade Battery 2.0, BYD Atto 1 generasi kedua kini bisa diisi daya dalam waktu lebih singkat