10 Merek Mobil Terlaris September 2026: BYD Berjaya
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) terus meningkatkan komitmennya, dalam mendukung pendidikan vokasi di Tanah Air.
Mereka kembali melakukan kerja sama dengan dunia pendidikan. Kali ini giliran SMKN 1 Denpasar dan SMK Rekayasa Denpasar.
Jenama asal Jepang tersebut menyerahkan satu unit mesin Toyota tipe 2R berbahan bakar bensin. Jantung pacu itu diperuntukkan bagi SMKN 1 Denpasar.
Kemudian bagi SMK Rekayasa Denpasar, mereka mendonasikan mesin Toyota tipe 2GD atau diesel.
Dengan langkah ini diharapkan, dapat mendukung proses pembelajaran praktik siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO).
Terkhusus dalam memahami teknologi kendaraan terkini. Kemudian meningkatkan kesiapan kompetensi sesuai perkembangan industri.
“Investasi terbaik bagi industri adalah investasi pada manusia,” ungkap Nandi Julyanto, Presiden Direktur TMMIN dalam keterangan resmi, Sabtu (25/07).
Lebih jauh disebutkan, penyerahan kedua mesin tersebut merupakan perluasan program Vocational School Development TMMIN yang telah berjalan sejak 2017.
Apalagi program tersebut telah menjangkau 30 SMK binaan. Tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah serta Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pada 2026 Toyota memperluas program ke Bali dan Lombok dengan menambah empat SMK binaan, sehingga total menjadi 34 titik.
“Melalui dukungan fasilitas pembelajaran dan kolaborasi berkelanjutan, kami berharap semakin banyak lulusan SMK yang siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ia melanjutkan.
Sebagai bagian dari pengembangan sekolah vokasi, TMMIN juga mendorong pembelajaran penerapan standar industri Toyota.
Terutama melalui peningkatan kompetensi guru, pelatihan basik skill industri serta penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia industri.
Pendekatan tersebut bertujuan membangun budaya kerja industri sejak di lingkungan sekolah, mulai dari disiplin, keselamatan kerja, kualitas hingga semangat continuous improvement.
Sehingga proses pembelajaran tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter profesional.
Perluasan ini diharapkan dapat berkontribusi mendukung upaya pemerintah, dalam merevitalisasi pendidikan vokasi.
Sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri.
"Kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah dan industri menjadi kunci dalam membangun ekosistem vokasi yang berkelanjutan,” kata I Nyoman Winaya Adnyana, Wakil Presiden Direktur TMMIN.
Nyoman menuturkan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam pengembangan pendidikan vokasi di hadapan para guru serta jajaran SMK yang hadir.
Ia menekankan bahwa sinergi antara sekolah, pemerintah maupun industri menjadi kunci menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
Terkini
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
Usulan insentif mobil hybrid dinilai kurang tepat, seharusnya pemerintah lebih fokus pada bantuan untuk EV
22 Oktober 2026, 07:00 WIB
iCar Mod Fest menjadi tempat menampilkan karya kreatif konsumen dalam melakukan modifikasi pada kendaraan
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Leapmotor berusaha mematuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia
21 Oktober 2026, 17:00 WIB
LCR Honda menunjuk David Alonso sebagai rekan Johann Zarco dan melengkapi susunan pembalap MotoGP 2027
21 Oktober 2026, 15:00 WIB
Bersamaan dengan acara Chery International User Summit 2026, iCar V25 resmi meluncur dan berpeluang masuk RI
21 Oktober 2026, 13:00 WIB
Pemesanan Chery Q yang tembus ribuan unit diyakini dapat berkontribusi dongkrak penjualan mereka di Indonesia
21 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil hybrid masih jadi satu opsi utama kendaraan ramah lingkungan yang praktis, catat penjualan positif
21 Oktober 2026, 09:00 WIB
Berkat penggunaan Blade Battery 2.0, BYD Atto 1 generasi kedua kini bisa diisi daya dalam waktu lebih singkat