Usaha Toyota Tekan Dekabornisasi di Indonesia, Gelar TEY ke-14
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) terus meningkatkan komitmennya, dalam mendukung pendidikan vokasi di Tanah Air.
Mereka kembali melakukan kerja sama dengan dunia pendidikan. Kali ini giliran SMKN 1 Denpasar dan SMK Rekayasa Denpasar.
Jenama asal Jepang tersebut menyerahkan satu unit mesin Toyota tipe 2R berbahan bakar bensin. Jantung pacu itu diperuntukkan bagi SMKN 1 Denpasar.
Kemudian bagi SMK Rekayasa Denpasar, mereka mendonasikan mesin Toyota tipe 2GD atau diesel.
Dengan langkah ini diharapkan, dapat mendukung proses pembelajaran praktik siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO).
Terkhusus dalam memahami teknologi kendaraan terkini. Kemudian meningkatkan kesiapan kompetensi sesuai perkembangan industri.
“Investasi terbaik bagi industri adalah investasi pada manusia,” ungkap Nandi Julyanto, Presiden Direktur TMMIN dalam keterangan resmi, Sabtu (25/07).
Lebih jauh disebutkan, penyerahan kedua mesin tersebut merupakan perluasan program Vocational School Development TMMIN yang telah berjalan sejak 2017.
Apalagi program tersebut telah menjangkau 30 SMK binaan. Tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah serta Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pada 2026 Toyota memperluas program ke Bali dan Lombok dengan menambah empat SMK binaan, sehingga total menjadi 34 titik.
“Melalui dukungan fasilitas pembelajaran dan kolaborasi berkelanjutan, kami berharap semakin banyak lulusan SMK yang siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ia melanjutkan.
Sebagai bagian dari pengembangan sekolah vokasi, TMMIN juga mendorong pembelajaran penerapan standar industri Toyota.
Terutama melalui peningkatan kompetensi guru, pelatihan basik skill industri serta penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia industri.
Pendekatan tersebut bertujuan membangun budaya kerja industri sejak di lingkungan sekolah, mulai dari disiplin, keselamatan kerja, kualitas hingga semangat continuous improvement.
Sehingga proses pembelajaran tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter profesional.
Perluasan ini diharapkan dapat berkontribusi mendukung upaya pemerintah, dalam merevitalisasi pendidikan vokasi.
Sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri.
"Kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah dan industri menjadi kunci dalam membangun ekosistem vokasi yang berkelanjutan,” kata I Nyoman Winaya Adnyana, Wakil Presiden Direktur TMMIN.
Nyoman menuturkan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam pengembangan pendidikan vokasi di hadapan para guru serta jajaran SMK yang hadir.
Ia menekankan bahwa sinergi antara sekolah, pemerintah maupun industri menjadi kunci menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
04 Agustus 2026, 20:00 WIB
04 Agustus 2026, 11:00 WIB
Terkini
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Kaca film untuk mobil listrik harus yang mampu memberikan perlindungan pada sistem elektronik dari panas
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
Daihatsu menorehkan banyak prestasi dan penghargaan selama ikut serta dalam pameran GIIAS 2026 di ICE BSD
11 Agustus 2026, 19:42 WIB
Produsen otomotif asal Tiongkok Beijing Automobile Works hadir di GIIAS 2026 segera rilis M8 tantang Denza D9
11 Agustus 2026, 12:37 WIB
Wuling menuai respons positif selama GIIAS 2026, produk teranyar mereka yakni Aira ev jadi kontributor utama
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima tempat terbatas, SIM keliling Jakarta dapat melayani prosedur perpanjangan SIM dengan mudah
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta dimulai sejak pukul 06.00 pagi hingga 10.00 WIB, lalu berlanjut kembali pada jam 4 sore
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Bandung melayani masyarakat sejak pagi untuk mengurus dokumen berkendara di dua tempat
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
Marco Bezzecchi kini sukses menempatkan diri di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 209 poin