SKF Indonesia Luncurkan CVT Belt Berbahan Kevlar di IMOS 2025
25 September 2025, 21:00 WIB
Hasil penelitian EPA lahirkan hipotesis baru, mobil transmisi otomatis lebih hemat BBM daripada manual
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – EPA (United States Environmental Protection Agency) sempat melakukan penelitian terkait konsumsi bahan bakar pada mobil transmisi otomatis maupun manual.
Hasil riset itu juga jadi referensi buat klaim yang sudah umum di kalangan pengguna kendaraan roda empat, bahwa mobil transmisi manual efisien bensin.
Padahal seiring berkembangnya teknologi tidak terkecuali di dunia otomotif, ada kemungkinan mobil transmisi otomatis lebih hemat BBM ketimbang unit yang pakai manual.
Mengutip The 2023 EPA Automotive Trends Report pada Sabtu (13/1) ada dua aspek penting pada transmisi, bisa mempengaruhi efisiensi dan penghematan bahan bakar.
Pertama adalah ketika gaya rotasi disalurkan melalui transmisi. Ada torsi dalam jumlah kecil yang hilang karena gesekan sehingga mengurangi efisiensi.
Kedua yakni desain transmisi dan umumnya jika dibekali kecepatan lebih tinggi misal delapan percepatan maka mesin bisa dioperasikan sefisien mungkin.
Desain transmisi sendiri sekarang terus berevolusi dan tersedia dalam lebih banyak opsi percepatan. Sementara buat manual mulai tersedia sampai enam percepatan.
Seperti disebutkan EPA semakin banyak rasio gir maka mesin bakal lebih efisien beroperasi mengikuti pola berkendara. Transmisi otomatis sudah jauh lebih berkembang ketimbang manual.
Di masa lalu transmisi manual unggul karena punya rasio gir banyak. Kemudian pengemudi mampu mengatur perpindahan gigi lebih baik dibandingkan transmisi otomatis.
Beranjak ke 2011 dan 2012 perkembangan semakin pesat. Data juga mulai menunjukkan bahwa mobil transmisi otomatis lebih efisien BBM dibandingkan manual meski dipasangkan dengan mesin yang sama.
Kemudian pabrikan cenderung memasangkan transmisi dengan rasio gir tertentu supaya memaksimalkan efisiensi bahan bakar.
Misal di 2022 kebanyakan mesin diesel dipasangkan transmisi otomatis 10 percepatan, delapan percepatan dan enam percepatan.
Sementara mobil bensin, hybrid dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) pakai model bervariasi dan modern termasuk CVT.
Namun catatan tambahan dari EPA bahwa riset tersebut masih butuh lebih banyak pengembangan, mengingat saat ini ada jenis transmisi lain digunakan pada kendaraan listrik yakni single speed.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 September 2025, 21:00 WIB
21 Mei 2025, 19:00 WIB
07 Maret 2025, 12:00 WIB
06 Maret 2025, 18:00 WIB
05 Maret 2025, 09:00 WIB
Terkini
15 Januari 2026, 15:00 WIB
Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan
15 Januari 2026, 14:00 WIB
Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen
15 Januari 2026, 13:00 WIB
MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026
15 Januari 2026, 12:00 WIB
Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan
15 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Avanza jadi mobil terlaris di 2025 namun BYD mulai merangsek naik dengan memasukkan dua model ke 20 besar
15 Januari 2026, 10:00 WIB
Sepanjang periode tahun lalu pasar motor baru menunjukan kinerja cukup positif, termasuk dirasakan oleh Yamaha
15 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut data Gaikindo, segmen mobil LCGC hanya membukukan wholesales di anga 122.686 unit sepanjang 2025
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Menghadapi tantangan berat dan persaingan sengit, penjualan retail Neta mengalami penurunan tajam di 2025