Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Diyakini dapat lebih banyak menarik minat masyarakat, Toyota kembangkan transmisi manual mobil hybrid
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Elektrifikasi yang tengah digencarkan pemerintah saat ini juga menjadi tren di kalangan masyarakat. Beralih dari kendaraan konvensional tidak harus langsung ke mobil baterai murni, tapi ada alternatif hybrid dengan harga lebih rendah.
Mengikuti perkembangan tersebut, Toyota kembangkan transmisi manual mobil hybrid untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Baru-baru ini pabrik berlambang T tersebut mematenkan sistem yang dapat memfasilitasi teknologi itu.
Dijelaskan bahwa sistemnya bisa membagi interaksi mesin bensin, motor listrik serta transmisi.
Ternyata paten sudah diajukan pada Agustus 2021 namun baru dipublikasikan Februari tahun ini. Fokus utama paten tersebut ialah pengaturan kampas koplingnya.
Transmisinya bisa dibilang rumit, karena dibuat untuk menyerupai sensasi berkendara mobil konvensional transmisi manual.
Kopling yang masuk ke ECU nantinya akan dapat membantu perpindahan mulus antara mesin dengan tenaga listrik. Sehingga penggunaan bahan bakar akan tetap efektif, motor listrik bekerja saat diperlukan.
Meskipun transmisi otomatis jadi favorit khususnya di area perkotaan, ternyata mobil transmisi manual memiliki sensasi berkendaranya tersendiri yang tidak bisa dihasilkan mobil matic.
Tentunya paten ini bakal jadi hal menarik apalagi jika nanti resmi diperkenalkan di Indonesia. Mengingat saat ini masih banyak pengguna mobil transmisi manual karena beragam alasan, mulai dari rasa berkendara hingga harganya yang lebih rendah.
Sebelumnya Toyota juga telah mematenkan simulasi transmisi manual untuk kendaraan listrik murni atau BEV (Battery Electric Vehicle). Ini menjadi salah satu bukti nyata produsen Jepang untuk terus menggaet konsumen seiring berjalannya elektrifikasi.
Sama seperti paten ini, simulasi transmisi manual untuk mobil listrik pertama kali diajukan pada 2021. Cara kerjanya juga terbilang rumit, karena ingin memberikan sensasi berkendara yang terasa nyata atau mirip dengan mobil konvensional.
Pilihannya bisa dibilang paling banyak di antara produsen lain di Tanah Air, mulai dari mobil hybrid hingga listrik murni. Sebelumnya pabrikan menyematkan teknologi hybrid di sedannya.
Untuk lebih banyak menarik minat masyarakat teknologi tersebut kemudian dipakaikan pada nama yang sudah familiar yakni Kijang Innova. Unitnya berhasil memimpin penjualan dan mendapat respon baik dari konsumen sejak peluncurannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
04 Agustus 2026, 20:00 WIB
Terkini
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
BYD berada di puncak daftar merek mobil Cina terlaris secara retail sepanjang Juli 2026, Jaecoo kedua
18 Agustus 2026, 12:28 WIB
Motor matic murah bisa menjadi salah satu opsi terbaik untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian Anda
18 Agustus 2026, 09:00 WIB
BYD Atto 1 dikabarkan mendapat pembaruan di sejumlah sektor mulai dari eksterior, interior sampai jantung pacu
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini menilai jadwal MotoGP yang ada sekarang sudah terlalu padat sehingga sulit bagi dia memulihkan fisiknya
18 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan di SIM keliling Jakarta bagi pemegang yang kartunya kedaluwarsa 17 Agustus 2026
18 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali aktif pada hari ini setelah libur panjang hari kemerdekaan Indonesia kemarin
18 Agustus 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian kembali menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan masyarakat di Kota Kembang
17 Agustus 2026, 07:42 WIB
Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air