Penjualan Mobil Februari 2026 Terdongkrak Permintaan Fleet
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Diyakini dapat lebih banyak menarik minat masyarakat, Toyota kembangkan transmisi manual mobil hybrid
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Elektrifikasi yang tengah digencarkan pemerintah saat ini juga menjadi tren di kalangan masyarakat. Beralih dari kendaraan konvensional tidak harus langsung ke mobil baterai murni, tapi ada alternatif hybrid dengan harga lebih rendah.
Mengikuti perkembangan tersebut, Toyota kembangkan transmisi manual mobil hybrid untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Baru-baru ini pabrik berlambang T tersebut mematenkan sistem yang dapat memfasilitasi teknologi itu.
Dijelaskan bahwa sistemnya bisa membagi interaksi mesin bensin, motor listrik serta transmisi.
Ternyata paten sudah diajukan pada Agustus 2021 namun baru dipublikasikan Februari tahun ini. Fokus utama paten tersebut ialah pengaturan kampas koplingnya.
Transmisinya bisa dibilang rumit, karena dibuat untuk menyerupai sensasi berkendara mobil konvensional transmisi manual.
Kopling yang masuk ke ECU nantinya akan dapat membantu perpindahan mulus antara mesin dengan tenaga listrik. Sehingga penggunaan bahan bakar akan tetap efektif, motor listrik bekerja saat diperlukan.
Meskipun transmisi otomatis jadi favorit khususnya di area perkotaan, ternyata mobil transmisi manual memiliki sensasi berkendaranya tersendiri yang tidak bisa dihasilkan mobil matic.
Tentunya paten ini bakal jadi hal menarik apalagi jika nanti resmi diperkenalkan di Indonesia. Mengingat saat ini masih banyak pengguna mobil transmisi manual karena beragam alasan, mulai dari rasa berkendara hingga harganya yang lebih rendah.
Sebelumnya Toyota juga telah mematenkan simulasi transmisi manual untuk kendaraan listrik murni atau BEV (Battery Electric Vehicle). Ini menjadi salah satu bukti nyata produsen Jepang untuk terus menggaet konsumen seiring berjalannya elektrifikasi.
Sama seperti paten ini, simulasi transmisi manual untuk mobil listrik pertama kali diajukan pada 2021. Cara kerjanya juga terbilang rumit, karena ingin memberikan sensasi berkendara yang terasa nyata atau mirip dengan mobil konvensional.
Pilihannya bisa dibilang paling banyak di antara produsen lain di Tanah Air, mulai dari mobil hybrid hingga listrik murni. Sebelumnya pabrikan menyematkan teknologi hybrid di sedannya.
Untuk lebih banyak menarik minat masyarakat teknologi tersebut kemudian dipakaikan pada nama yang sudah familiar yakni Kijang Innova. Unitnya berhasil memimpin penjualan dan mendapat respon baik dari konsumen sejak peluncurannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Maret 2026, 09:00 WIB
10 Maret 2026, 11:00 WIB
09 Maret 2026, 07:14 WIB
08 Maret 2026, 13:00 WIB
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan