Kenaikan Tarif Transjakarta Sasar Rute Jauh Blok M - Soetta
16 Juni 2026, 18:11 WIB
Guna membantu mobilitas masyarakat di tengah kenaikan harga BBM, Transjakarta beroperasi 24 jam mulai hari ini
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta beroperasi 24 jam mulai hari ini. Perubahan dilakukan untuk memudahkan masyarakat melakukan mobilitas di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Hal ini disampaikan oleh Anang Rizkani Noor, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Transjakarta. Pemberlakukan pun dilakukan pada 13 koridor sekaligus,.
“Layanan 24 jam setiap hari berlaku di 13 koridor. Semoga penambahan waktu layanan ikut membantu masyarakat di saat harga BBM naik,” ungkapnya.
Pada waktu operasional reguler, Transjakarta beroperasi mulai pukul 05.00-22.00 WIB. Waktu operasional itu kemudian diperpanjang dengan angkutan malam hari yang beroperasi mulai pukul 22.00-05.00 WIB.
Untuk mendukung operasi 24 jam setiap hari maka selain armada bus Transjakarta juga memastikan petugas di halte dan bus juga disesuakan untuk memastikan keamanan serta keselamatan. Meski demikian masyarakat diharapkan untuk tetap waspada.
"Kami mengimbau pelanggan tetap waspada dan berhati-hati bepergian di malam hari," kata Anang.
Dilansir dari Antara, Transjakarta menggunakan armada sekitar 3.500 bus yang dioperasionalkan oleh operator untuk melayani angkutan umum massal baik untuk layanan dengan halte (BRT) atau non BRT. Dari jumlah itu, sekitar 30 unit di antaranya sudah menggunakan bahan bakar listrik.
Sementara itu, tarif angkutan umum massal Transjakarta tidak mengalami penyesuaian setelah harga BBM bersubsidi naik. Pemprov DKI Jakarta mengucurkan subsidi BBM sekitar Rp62.5 miliar sehingga tarif tetap Rp3.500.
Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite, Solar dan Pertamax. Langkah tersebut dilakukan karena saat ini subsidi BBM dinilai telah terlalu besar sementara harga minyak mentah dunia masih tinggi.
Akibat kenaikan ini maka harga Pertalite yang sebelumnya Rp7.650 per liter baik menjadi Rp10.000 per liter atau naik Rp2.350. Sementara itu Pertamax kini dijual Rp14.500 per liter atau naik Rp2.000 dari sebelumnya hanya 12.500 per liter.
Selanjutnya Solar yang selama ini dibanderol Rp5.150 per liter meningkat Rp1.650 menjadi Rp6.800 per liter. Kebijakan pemerintah tersebut pun langsung mendapat penolakan dari beragam lapisan masyarakat karena dianggap memberatkan perekonomian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Juni 2026, 18:11 WIB
06 Januari 2026, 15:24 WIB
12 Desember 2025, 19:00 WIB
07 Desember 2025, 11:00 WIB
10 November 2025, 08:00 WIB
Terkini
07 Juli 2026, 21:15 WIB
Leapmotor menilai ada beberapa faktor yang membuat LiDAR belum optimal dan cocok di jalanan Indonesia
07 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih mengandalkan para petugas di jalanan namun dibantu dengan sistem ETLE
07 Juli 2026, 06:00 WIB
Melakukan road trip h dengan menyertakan anak-anak membutuhkan banyak persiapan agar liburannya berkesan
07 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa lebih mudah, seperti melalui SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini
07 Juli 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak biaya dan lokasinya
06 Juli 2026, 21:00 WIB
Ada sinyal kuat Jaecoo J5 Hybrid yang dilengkapi teknologi LiDAR bakal dihadirkan perdana di GIIAS 2026
06 Juli 2026, 20:00 WIB
Susunan sementara pembalap MotoGP 2027 perlahan semakin lengkap, beberapa tim sudah mengumumkan rider baru
06 Juli 2026, 19:33 WIB
Marc Marquez memiliki catatan cukup positif di Sachsenring, ia dijagokan untuk menang di MotoGP Jerman 2026