Arista Group Gandeng Pabrikan Cina untuk Hadirkan Farizon ke RI
23 Januari 2026, 18:00 WIB
Pemerintah akan berikan insentif buat kendaraan komersial yang memiliki teknologi ramah lingkungan dan TKDN tinggi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Guna mengembalikan pasar otomotif nasional yang tengah terpukul, pemerintah telah berupaya melakukan beragam cara. Salah satunya adalah dengan memberikan insentif untuk kendaraan ramah lingkungan seperti EV dan hybrid.
Namun Kementerian Perindustrian tidak berhenti di sana. Mereka berencana memberikan pemberian insentif fiskal dan nonfiskal guna memacu pengembangan produksi kendaraan komersial yang bisa masuk dalam fase green mobility.
“Indonesia berkomitmen untuk tidak hanya menjadi pasar namun juga menjadi pemain utama di rantai pasok kendaraan komersial dan ramah lingkungan secara global. Apalagi, kami telah menetapkan NZE sektor manufaktur lebih cepat 10 tahun menjadi tahun 2050 dibanding target nasional,” terang Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian dalam keterangan resmi (11/06).
Ia pun mengingatan para pelaku usaha otomotif agar meningkatkan nilai TKDN pada setiap proses produksi maupun pengadaan bahan baku maupun komponen. Pasalnya bisa memberi peluang lebih besar bagi perusahaan untuk berpartisipasi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah serta memanfaatkan berbagai insentif fiskal.
“Oleh karena itu pencapaian TKDN yang tinggi melalui peningkatan nilai tambah serta local supply, pada akhirnya dapat memperkuat daya saing perusahaan. Baik di pasar domestik maupun di pasar ekspor,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Kementerian Perindustrian sudah melakukan beragam cara dalam mendukung pertumbuhan di sektor otomotif. Salah satunya adalah dengan memberikan insentif buat kendaraan listrik dan hybrid di Indonesia.
Selain itu mereka juga tengahh membahas reformasi TKDN karena bertujuan untuk menciptakan iklim investasi yang lebih mendukung. Sehingga diharapkan kegiatan usaha di Tanah Air bisa lebih gampang.
Pemerintah juga telah menyiapkan beragam strategi baru dalam melindungi investor dari beragam tantangan. Termasuk merevisi aturan yang dinilai menghambat produsen berkembang.
Kemudian pemerintah juga meringankan besaran TKDN pada kendaraan dinas. Sehingga pabrikan yang sudah berkomitmen untuk investasi di Indonesia bisa bersaing secara sehat
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Januari 2026, 18:00 WIB
22 Januari 2026, 12:00 WIB
22 Januari 2026, 11:00 WIB
06 Januari 2026, 15:24 WIB
29 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
04 Februari 2026, 20:37 WIB
Geely akan memperkenalkan kembali brand Zeekr yang menawarkan kemewahan kelas atas namun lebih terjangkau
04 Februari 2026, 19:07 WIB
Dari data yang dihimpun, Auto2000 mencatatkan penjualan mobil baru sampai 106 ribuan unit selama 2025
04 Februari 2026, 16:00 WIB
Varian termahal dari Geely EX2 berhasil mendapat respon paling positif dari para pelanggan di Indonesia
04 Februari 2026, 15:00 WIB
BYD mengumumkan kehadiran Denza B5, baru sebatas perkenalan saja dan bukan di pameran otomotif IIMS 2026
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Toyota, Daihatsu maupun Honda dapat menempuh beragam siasat demi menggairahkan pasar mobil LCGC di 2026
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Menurut Yamaha pemerintah harus memperhatikan kebutuhan maupun spesifikasi dari permintaan chip semikonduktor
04 Februari 2026, 13:00 WIB
Harga Chery C5 CSH ada di kisaran Rp 400 jutaan, jadi opsi menarik dari rival terdekatnya Honda HR-V Hybrid
04 Februari 2026, 13:00 WIB
MG berharap produk anyar mereka S5 EV bisa mendapatkan keringanan dan dijual dengan harga kompetitif