Isuzu Berikan Nilai Tambah Bagi Para Pelanggan Setianya
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
Pemerintah akan berikan insentif buat kendaraan komersial yang memiliki teknologi ramah lingkungan dan TKDN tinggi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Guna mengembalikan pasar otomotif nasional yang tengah terpukul, pemerintah telah berupaya melakukan beragam cara. Salah satunya adalah dengan memberikan insentif untuk kendaraan ramah lingkungan seperti EV dan hybrid.
Namun Kementerian Perindustrian tidak berhenti di sana. Mereka berencana memberikan pemberian insentif fiskal dan nonfiskal guna memacu pengembangan produksi kendaraan komersial yang bisa masuk dalam fase green mobility.
“Indonesia berkomitmen untuk tidak hanya menjadi pasar namun juga menjadi pemain utama di rantai pasok kendaraan komersial dan ramah lingkungan secara global. Apalagi, kami telah menetapkan NZE sektor manufaktur lebih cepat 10 tahun menjadi tahun 2050 dibanding target nasional,” terang Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian dalam keterangan resmi (11/06).
Ia pun mengingatan para pelaku usaha otomotif agar meningkatkan nilai TKDN pada setiap proses produksi maupun pengadaan bahan baku maupun komponen. Pasalnya bisa memberi peluang lebih besar bagi perusahaan untuk berpartisipasi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah serta memanfaatkan berbagai insentif fiskal.
“Oleh karena itu pencapaian TKDN yang tinggi melalui peningkatan nilai tambah serta local supply, pada akhirnya dapat memperkuat daya saing perusahaan. Baik di pasar domestik maupun di pasar ekspor,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Kementerian Perindustrian sudah melakukan beragam cara dalam mendukung pertumbuhan di sektor otomotif. Salah satunya adalah dengan memberikan insentif buat kendaraan listrik dan hybrid di Indonesia.
Selain itu mereka juga tengahh membahas reformasi TKDN karena bertujuan untuk menciptakan iklim investasi yang lebih mendukung. Sehingga diharapkan kegiatan usaha di Tanah Air bisa lebih gampang.
Pemerintah juga telah menyiapkan beragam strategi baru dalam melindungi investor dari beragam tantangan. Termasuk merevisi aturan yang dinilai menghambat produsen berkembang.
Kemudian pemerintah juga meringankan besaran TKDN pada kendaraan dinas. Sehingga pabrikan yang sudah berkomitmen untuk investasi di Indonesia bisa bersaing secara sehat
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
05 Agustus 2026, 20:00 WIB
05 Agustus 2026, 10:00 WIB
24 April 2026, 07:00 WIB
16 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan