Harga Naik, Penjualan Mobil Listrik CKD Terancam Stagnan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Meski diakui cukup dominan, BYD belum mau umumkan data pemesanan Atto 1 yang baru diluncurkan di GIIAS 2025
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Seperti kita ketahui, BYD Atto 1 baru-baru ini membuat heboh pasar otomotif Indonesia. Hatchback EV terbaru yang hadir dengan tampilan sporti dan kompak plus harga terjangkau mulai Rp 195 juta di GIIAS 2025, langsung diprediksi bakal menjadi mobil terlaris sepanjang pameran.
Namun sayang sampai hari ini BYD masih menyimpan data pemesanan Atto 1. Luther Panjaitan, Head PR and Goverment Relation BYD Indonesia hanya membeberkan jumlah total pemesanan BYD dan Denza selama pameran yang disebut Gaikindo sebagai terbesar ketiga dunia setelah Shanghai dan Beijing.
"Pencapaian pemesanan BYD dan Denza selama perhelatan GIIAS 2025 sebesar 4.195 unit dan di dalamnya terdapat komponen Atto 1," jelas Luther di Jogjakarta (13/8/2025)
Ia menambahkan, sepengalamannya mengikuti pameran otomotif, sangat wajar jika model yang baru diluncurkan memiliki penjualan cukup dominan.
"Tapi detailnya belum bisa saya sebutkan sekarang karena masih dalam tahap penghitungan," tambah Luther.
BYD Indonesia mengakui bahwa dalam menentukan harga jual tentu telah melakukan kalkulasi secara penuh. Luther menyebut bahwa semua komponen-komponen pembentuk harga atau vertical integration dicermati semaksimal mungkin.
"Artinya kita berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi production component yang ada untuk mencapai level harga tersebut. Jadi intinya itulah harga yang tercipta ketika kita mampu menciptakan seluruh komponen yang ada melalui vertical intergration," kata Luther.
Ia juga menambahkan bahwa yang mendapat keuntungan tentu para konsumen mobil di Tanah Air. Karena akan semakin banyak alternatif pilihan dan harga juga semakin terjangkau yang membuat banyak konsumen yang hijrah menggunakan moda transportasi hijau.
Perlu diketahui bahwa BYD Atto 1 hadir dengan dengan pilihan baterai 30,08 kWh dan 38,88 kWh. Masing-masing menawarkan jarak tempuh 300 km serta 380 km, melalui metode pengetesan NEDC (New European Driving Cycle).
BYD Atto 1 diklaim mampu menghasilkan daya sebesar 55 kW atau 73 hp sementara torsi puncaknya mencapai 135 Nm. Meski terbilang mungil, mobil sudah dibekali oleh dua motor listrik sehingga mampu melesat dari diam hingga 50 km/jam dalam 4.9 detik.
Adapun kendaraan bisa dipacu hingga kecepatan maksimal 130 km/jam.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
30 Maret 2026, 14:00 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan