iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Meski diakui cukup dominan, BYD belum mau umumkan data pemesanan Atto 1 yang baru diluncurkan di GIIAS 2025
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Seperti kita ketahui, BYD Atto 1 baru-baru ini membuat heboh pasar otomotif Indonesia. Hatchback EV terbaru yang hadir dengan tampilan sporti dan kompak plus harga terjangkau mulai Rp 195 juta di GIIAS 2025, langsung diprediksi bakal menjadi mobil terlaris sepanjang pameran.
Namun sayang sampai hari ini BYD masih menyimpan data pemesanan Atto 1. Luther Panjaitan, Head PR and Goverment Relation BYD Indonesia hanya membeberkan jumlah total pemesanan BYD dan Denza selama pameran yang disebut Gaikindo sebagai terbesar ketiga dunia setelah Shanghai dan Beijing.
"Pencapaian pemesanan BYD dan Denza selama perhelatan GIIAS 2025 sebesar 4.195 unit dan di dalamnya terdapat komponen Atto 1," jelas Luther di Jogjakarta (13/8/2025)
Ia menambahkan, sepengalamannya mengikuti pameran otomotif, sangat wajar jika model yang baru diluncurkan memiliki penjualan cukup dominan.
"Tapi detailnya belum bisa saya sebutkan sekarang karena masih dalam tahap penghitungan," tambah Luther.
BYD Indonesia mengakui bahwa dalam menentukan harga jual tentu telah melakukan kalkulasi secara penuh. Luther menyebut bahwa semua komponen-komponen pembentuk harga atau vertical integration dicermati semaksimal mungkin.
"Artinya kita berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi production component yang ada untuk mencapai level harga tersebut. Jadi intinya itulah harga yang tercipta ketika kita mampu menciptakan seluruh komponen yang ada melalui vertical intergration," kata Luther.
Ia juga menambahkan bahwa yang mendapat keuntungan tentu para konsumen mobil di Tanah Air. Karena akan semakin banyak alternatif pilihan dan harga juga semakin terjangkau yang membuat banyak konsumen yang hijrah menggunakan moda transportasi hijau.
Perlu diketahui bahwa BYD Atto 1 hadir dengan dengan pilihan baterai 30,08 kWh dan 38,88 kWh. Masing-masing menawarkan jarak tempuh 300 km serta 380 km, melalui metode pengetesan NEDC (New European Driving Cycle).
BYD Atto 1 diklaim mampu menghasilkan daya sebesar 55 kW atau 73 hp sementara torsi puncaknya mencapai 135 Nm. Meski terbilang mungil, mobil sudah dibekali oleh dua motor listrik sehingga mampu melesat dari diam hingga 50 km/jam dalam 4.9 detik.
Adapun kendaraan bisa dipacu hingga kecepatan maksimal 130 km/jam.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda