Sopir Rosalia Indah Ugal di Jalan Tol, Langsung Dicopot
12 Desember 2025, 19:00 WIB
Damri siapkan 200 bus listrik baru sebagai armada TransJakarta yang jadi andalan mobilitas warga Ibu Kota
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – 200 bus listrik akan ditambahkan oleh Perum Damri di 2025. Langkah ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah menuju net zero emission di tahun 2060 dan percepatan transisi energi bersih.
Sehingga kualitas lingkungan diharapkan bisa menjadi lebih baik di masa depan.
“Langkah ini juga sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai karbon netral sebelum 2050,” ungkap Atikah Abdullah, Head of Corporate Communication Damri dilansir Antara (17/05).
Ia pun mengungkap bahwa saat ini pihaknya telah mengoperasikan sedikitnya 116 unit bus listrik yang beroperasi koridor TransJakarta. Sedangkan proyeksi penambahan 200 armada tersebut juga akan mengisi jalanan Ibu Kota.
“Berkat ini maka total armada bus listrik Damri akan mencapai 316 unit sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pelopor transportasi publik ramah lingkungan di tanah air," ujarnya.
Menurutnya kehadiran armada bus listrik cukup menguntungkan karena selain ramah lingkungan, penumpang juga menjadi lebih nyaman.
Oleh sebab itu pihaknya terus membangun ekosistem kendaraan listrik dengan menggandeng berbagai pihak. Mulai dari produsen hingga lembaga penelitian untuk memastikan kualitas dan keandalan unit yang dioperasikan.
"Infrastruktur charging station juga ditambah untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia," tutur Atikah.
Banyaknya jumlah armada yang sudah beroperasi pun diklaim telah berhasil menekan ribuan kilogram emisi karbon dioksida setiap tahunnya.
“Dengan asumsi setiap bus listrik dapat menggantikan armada berbahan bakar diesel yang menghasilkan emisi CO2 sekitar 1,5 hingga 2 ton per hari tergantung jarak tempuh, maka 316 bus listrik dapat mengurangi emisi CO2 secara signifikan. Jumlahnya bisa mencapai ribuan ton per tahun," terang Atikah.
Perlu diketahui bahwa Transjakarta tengah berupaya mengubah seluruh armadanya menjadi listrik pada 2030. Target sesuai Keputusan Gubernur Nomor 1053 Tahun 2022 tentang Pedoman Percepatan Program Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dalam Layanan Angkutan Transjakarta.
Untuk mencapaikan, mereka akan menyediakan infrastruktur pengisian daya kendaraan bermotor listrik berbasis baterai berupa pengisian semalaman (overnight charging) dan pengisian peluang (opportunity charging). Kemudian ada juga penyediaan pengisian daya pada depo, terminal, maupun di lokasi lain sesuai ketentuan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Desember 2025, 19:00 WIB
07 Desember 2025, 11:00 WIB
04 Desember 2025, 19:00 WIB
10 November 2025, 08:00 WIB
09 November 2025, 15:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya