Pindad Gandeng Ashok Leyland Kembangkan Bus Listrik
08 Februari 2026, 07:00 WIB
Damri siapkan 200 bus listrik baru sebagai armada TransJakarta yang jadi andalan mobilitas warga Ibu Kota
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – 200 bus listrik akan ditambahkan oleh Perum Damri di 2025. Langkah ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah menuju net zero emission di tahun 2060 dan percepatan transisi energi bersih.
Sehingga kualitas lingkungan diharapkan bisa menjadi lebih baik di masa depan.
“Langkah ini juga sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai karbon netral sebelum 2050,” ungkap Atikah Abdullah, Head of Corporate Communication Damri dilansir Antara (17/05).
Ia pun mengungkap bahwa saat ini pihaknya telah mengoperasikan sedikitnya 116 unit bus listrik yang beroperasi koridor TransJakarta. Sedangkan proyeksi penambahan 200 armada tersebut juga akan mengisi jalanan Ibu Kota.
“Berkat ini maka total armada bus listrik Damri akan mencapai 316 unit sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pelopor transportasi publik ramah lingkungan di tanah air," ujarnya.
Menurutnya kehadiran armada bus listrik cukup menguntungkan karena selain ramah lingkungan, penumpang juga menjadi lebih nyaman.
Oleh sebab itu pihaknya terus membangun ekosistem kendaraan listrik dengan menggandeng berbagai pihak. Mulai dari produsen hingga lembaga penelitian untuk memastikan kualitas dan keandalan unit yang dioperasikan.
"Infrastruktur charging station juga ditambah untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia," tutur Atikah.
Banyaknya jumlah armada yang sudah beroperasi pun diklaim telah berhasil menekan ribuan kilogram emisi karbon dioksida setiap tahunnya.
“Dengan asumsi setiap bus listrik dapat menggantikan armada berbahan bakar diesel yang menghasilkan emisi CO2 sekitar 1,5 hingga 2 ton per hari tergantung jarak tempuh, maka 316 bus listrik dapat mengurangi emisi CO2 secara signifikan. Jumlahnya bisa mencapai ribuan ton per tahun," terang Atikah.
Perlu diketahui bahwa Transjakarta tengah berupaya mengubah seluruh armadanya menjadi listrik pada 2030. Target sesuai Keputusan Gubernur Nomor 1053 Tahun 2022 tentang Pedoman Percepatan Program Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dalam Layanan Angkutan Transjakarta.
Untuk mencapaikan, mereka akan menyediakan infrastruktur pengisian daya kendaraan bermotor listrik berbasis baterai berupa pengisian semalaman (overnight charging) dan pengisian peluang (opportunity charging). Kemudian ada juga penyediaan pengisian daya pada depo, terminal, maupun di lokasi lain sesuai ketentuan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Februari 2026, 07:00 WIB
06 Januari 2026, 15:24 WIB
12 Desember 2025, 19:00 WIB
07 Desember 2025, 11:00 WIB
04 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
26 Maret 2026, 17:00 WIB
Mitsubishi Xpander Hybrid facelift resmi meluncur di Thailand dengan beragam ubahan dari sisi teknologi dan fitur
26 Maret 2026, 15:00 WIB
Kepolisian ungkap masih banyak pemudik belum kembali ke Jakarta yang berpotensi sebabkan kemacetan di akhir pekan
26 Maret 2026, 13:00 WIB
Desain mobil identik dengan BYD Atto 3 Facelift terdaftar di laman DJKI, ada sejumlah ubahan eksterior
26 Maret 2026, 11:00 WIB
Kebijakan WFH yang akan dijalankan disebut bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 20 persen di tengah perang Iran
26 Maret 2026, 09:00 WIB
Kepolisian akhirnya resmi hentikan operasi Ketupat 2026 yang sudah dilaksanakan selama 13 tanpa henti
26 Maret 2026, 07:00 WIB
Sekitar 60 ribu unit SUV Hyundai Palisade ditarik kembali atau recall karena ada kendala pada power seat
26 Maret 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta tetap diberlakukan meski pemerintah tengah menerapkan Work From Anywhere
26 Maret 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, simak persyaratan dan biaya untuk mendapatkannya