Adira Finance Raup Laba Bersih Rp661 Miliar Semester 1 2022

Adira Finance raup laba bersih sebesar Rp661 miliar pada semester 1 tahun ini atau sebesar 40 persen

Adira Finance Raup Laba Bersih Rp661 Miliar Semester 1 2022

TRENOTO – Insentif Pemerintah berupa Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) berhasil meningkatkan penjualan mobil maupun motor. Juga dibantu dengan momen Ramadhan, Adira Finance raup laba bersih signifikan pada semester 1 2022.

Disebutkan bahwa penjualan ritel mobil baru domestik berhasil tumbuh signifikan sebesar 21 persen yoy (year on year). Pada semester 1 tahun ini, penjualan mobil baru mencapai 465 ribu unit.

Sementara penjualan sepeda motor domestik disebutkan relatif stabil dikisaran 2.4 juta unit hingga 2022.

Photo : 123rf

“Sejalan dengan pencapaian kinerja industri otomotif, Adira Finance juga mencatatkan pembiayaan baru yang meningkat 21 persen yoy menjadi 14.3 triliun. Pembiayaan mobil meningkat 38 persen dan motor 3 persen pada semester 1 2022,” I Dewa Made Susila, Presiden Direktur Adira Finance dalam konferensi pers virtual (29/07).

Lebih lanjut dikatakan bahwa pangsa pasar Adira Finance di segmen sepeda motor baru meningkat 9.2 persen. Sementara pada segmen mobil baru relatif stabil 3.8 persen.

Berdasarkan hal di atas, total piutang yang dikelola oleh Adira Finance bisa dipertahankan. Adapun total piutang anak perusahaan Bank Danamon tersebut sebesar Rp41.1 triliun pada semester 1 2022.

Baca juga : Adira Finance Gelar Program Pinjaman Dana Tunai

Tidak hanya berkutat di sektor otomotif, Adira Finance juga mengembangkan lini bisnisnya. Menjadi salah satu strategi bisnis mereka mengenalkan #diModalin.

Melalui program tersebut, konsumen bisa memanfaatkan pinjaman dana multiguna untuk berbagai kebutuhan di kehidupannya. Konsumen bisa mendapatkan dana segar untuk kebutuhan pendidikan, pernikahan, kesehatan, renovasi rumah hingga modal usaha.

Seiring dengan laba yang meningkat, perusahaan pembiayaan ini juga memperbaiki rasio gross NPL (Non Performing Loan) konsolidasi menjadi 2.0 persen dari 3.2 persen tahun lalu.

Photo : 123rf

Lalu pada Juni 2022 pendapatan bunga juga mengalami peningkatan sebesar 2 persen menjadi Rp4.5 triliun. Kemudian beban bunga turun sekitar 6 persen yoy menjadi Rp1.6 triliun.

Dikatakan lebih lanjut bahwa pendapatan bunga bersih Adira Finance meningkat menjadi 7 persen yoy menjadi Rp2.9 triliun. Margin bunga bersih meningkat dari 12.3 persen menjadi 14.4 persen pada juni 2022.

Adira Finance menutup semester 1 2022 dengan laba bersih yang meningkat sebesar 40 persen atau sebesar Rp661 miliar. Pada akhirnya Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) perusahaan masing-masing meningkat menjadi 5.4 persen dan 15.5 persen.


Terkini

mobil
Banjir Sumatera

Potensi Klaim Asuransi Kendaraan Akibat Bencana Sumatera Melonjak

Adanya bencana di Sumatera membuat klaim asuransi kendaraan di kawasan tersebut berpotensi naik signifikan

mobil
China International Auto Accessories Fair, CIAAF 2025

Pameran Aksesoris Otomotif CIAAF Dibuka, Kolaborasi RI-Tiongkok

CIAAF jadi wadah berkumpul dan sarana untuk para pelaku usaha yang mencari supplier suku cadang otomotif

mobil
Mobil Bekas

Waspada! Kenali 5 Tanda Mobil Bekas Pernah Mengalami Kecelakaan

Temukan beberapa cara aman memilih mobil bekas berkualitas dan lakukan transaksi terpercaya melalui platform terbaik untuk Anda

news
Ganjil genap Puncak

Simak Lokasi Ganjil Genap Puncak Bogor, Berlaku Siang Ini

Ada dua ruas jalan yang diberlakukan, simak informasi lengkap ganjil genap Puncak Bogor mulai siang ini

news
Kredit Macet Kendaraan yang Bikin Dua Matel Tewas di Kalibata

Kredit Macet Kendaraan yang Bikin Dua Matel Tewas di Kalibata

Dua orang matel tewas dikeroyok di Kalibata, Jakarta Selatan saat berusaha menagih utang kredit kendaraan

mobil
Changan Q07

Spesifikasi Changan Nevo Q07, Kandidat SUV Baru di Indonesia

Changan Nevo Q07 merupakan model EREV yang berpeluang dikembangkan jadi 7-seater untuk pasar Indonesia

news
Kuota Impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo bakal Segera Ditetapkan

Kuota Impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo bakal Segera Ditetapkan

Kementerian ESDM membuka opsi menambah kuota impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo sebesar 10 persen pada 2026

mobil
Wholesales LMPV November 2025, Daihatsu Xenia Naik 14 Persen

Wholesales LMPV November 2025, Daihatsu Xenia Naik 14 Persen

Distribusi LMPV dari pabrik ke diler menunjukkan penurunan tipis, namun beberapa model alami peningkatan