Adira Expo Kembali Digelar di Jakarta, Tebar Banyak Promo
18 Mei 2026, 19:17 WIB
Adira Finance raup laba bersih sebesar Rp661 miliar pada semester 1 tahun ini atau sebesar 40 persen
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Insentif Pemerintah berupa Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) berhasil meningkatkan penjualan mobil maupun motor. Juga dibantu dengan momen Ramadhan, Adira Finance raup laba bersih signifikan pada semester 1 2022.
Disebutkan bahwa penjualan ritel mobil baru domestik berhasil tumbuh signifikan sebesar 21 persen yoy (year on year). Pada semester 1 tahun ini, penjualan mobil baru mencapai 465 ribu unit.
Sementara penjualan sepeda motor domestik disebutkan relatif stabil dikisaran 2.4 juta unit hingga 2022.
“Sejalan dengan pencapaian kinerja industri otomotif, Adira Finance juga mencatatkan pembiayaan baru yang meningkat 21 persen yoy menjadi 14.3 triliun. Pembiayaan mobil meningkat 38 persen dan motor 3 persen pada semester 1 2022,” I Dewa Made Susila, Presiden Direktur Adira Finance dalam konferensi pers virtual (29/07).
Lebih lanjut dikatakan bahwa pangsa pasar Adira Finance di segmen sepeda motor baru meningkat 9.2 persen. Sementara pada segmen mobil baru relatif stabil 3.8 persen.
Berdasarkan hal di atas, total piutang yang dikelola oleh Adira Finance bisa dipertahankan. Adapun total piutang anak perusahaan Bank Danamon tersebut sebesar Rp41.1 triliun pada semester 1 2022.
Tidak hanya berkutat di sektor otomotif, Adira Finance juga mengembangkan lini bisnisnya. Menjadi salah satu strategi bisnis mereka mengenalkan #diModalin.
Melalui program tersebut, konsumen bisa memanfaatkan pinjaman dana multiguna untuk berbagai kebutuhan di kehidupannya. Konsumen bisa mendapatkan dana segar untuk kebutuhan pendidikan, pernikahan, kesehatan, renovasi rumah hingga modal usaha.
Seiring dengan laba yang meningkat, perusahaan pembiayaan ini juga memperbaiki rasio gross NPL (Non Performing Loan) konsolidasi menjadi 2.0 persen dari 3.2 persen tahun lalu.
Lalu pada Juni 2022 pendapatan bunga juga mengalami peningkatan sebesar 2 persen menjadi Rp4.5 triliun. Kemudian beban bunga turun sekitar 6 persen yoy menjadi Rp1.6 triliun.
Dikatakan lebih lanjut bahwa pendapatan bunga bersih Adira Finance meningkat menjadi 7 persen yoy menjadi Rp2.9 triliun. Margin bunga bersih meningkat dari 12.3 persen menjadi 14.4 persen pada juni 2022.
Adira Finance menutup semester 1 2022 dengan laba bersih yang meningkat sebesar 40 persen atau sebesar Rp661 miliar. Pada akhirnya Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) perusahaan masing-masing meningkat menjadi 5.4 persen dan 15.5 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Mei 2026, 19:17 WIB
05 Maret 2026, 12:00 WIB
19 Februari 2026, 07:00 WIB
14 Desember 2025, 13:00 WIB
11 September 2025, 12:00 WIB
Terkini
05 Oktober 2026, 07:00 WIB
Cargloss terleihat menempel di helm dua pembalap Indonesia yang go International yakni Mario Aji dan Veda Ega
05 Oktober 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mengunjungi SIM keliling Bandung yang beroperasi
05 Oktober 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta terbukti mampu mengatur arus lalu lintas lebih teratur khususnya pada jam-jam sibuk
04 Oktober 2026, 22:30 WIB
Mitsubishi New Xforce ditawarkan sebagai opsi kendaraan praktis, khususnya untuk pembeli SUV pertama
04 Oktober 2026, 13:12 WIB
Marc Marquez berhasil keluar sebagai pemenang di balapan utama MotoGP Jepang 2026 usai mengalahkan Martinator
03 Oktober 2026, 21:00 WIB
BAW merupakan produsen mobil yang berada di bawah Shandong Weiqiao Pioneering Group yang memiliki lini bisnis
03 Oktober 2026, 20:34 WIB
Jeep Wrangler Goldilocks dijual terbatas di Indonesia, sebab hanya tersedia dua unit saja pada tahun ini
03 Oktober 2026, 15:50 WIB
Lepas Asco Fatmawati siap melayani kebutuhan masyarakat di Ibu Kota akan kendaraan yang ramah lingkungan