Yamaha Mulai Diskusikan Kontrak Quartararo, Siap Diperpanjang
23 Januari 2026, 09:00 WIB
Performa Francesco Bagnaia turun drastis di MotoGP 2025, kesulitan bersaing dengan rekan setimnya di Ducati
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – MotoGP 2025 menjadi hal yang sulit dilupakan bagi Francesco Bagnaia. Pecco mengalami penurunan performa pada musim lalu.
Anak didik Valentino Rossi ini tidak sanggup bersaing dengan rider papan atas lain. Termasuk bersama rekan satu garasi, yakni Marc Marquez.
Berdasarkan statistik atau klasemen akhir MotoGP 2025, Francesco Bagnaia tertinggal jauh dari The Baby Alien.
Marc Marquez berhasil menjadi juara dunia MotoGP 2025. Sementara Bagnaia harus terlempar dari peringkat ketiga.
Di akhir musim, joki berpaspor Italia tersebut harus melorot ke posisi lima besar.
Selain itu, Pecco juga terlihat kesulitan beradaptasi dengan Desmosedici GP25 milik skuad Ducati.
Jelang MotoGP 2026 pun sejumlah isu baru terungkap, mengenai turunnya performa Francesco Bagnaia di lintasan.
"Dia tidak siap menghadapi rekan satu tim sekuat itu," ungkap Paolo Simoncelli, pemilik tim SIC58 Moto3 dikutip dari Crash, Selasa (06/01).
Simoncelli bahkan menyebut, ada bisikan dari rekan-rekannya di sekolah balap Rossi kepada Bagnaia.
Mereka menilai kalau Marc Marquez merupakan lawan yang mudah dikalahkan oleh Bagnaia.
Apalagi rider kelahiran Negeri Pizza ini, memiliki penampilan cukup impresif di musim 2024.
"Tahun sebelumnya, dia (Bagnaia) kehilangan gelar juara dunia meskipun memenangkan 11 balapan," lanjut Simoncelli.
Akan tetapi, fakta di lintasan berkata lain. Marc Marquez mampu menunjukkan tajinya.
Sederet kemenangan berhasil direngkuh The Baby Alien dalam beberapa seri. Jadi ia mampu mendulang banyak poin.
"Dia (Bagnaia) berpikir, 'yang harus saya lakukan hanya mengurangi kecelakaan'," Simoncelli menambahkan.
Francesco Bagnaia dibuat tidak berkutik, dalam persaingan di papan atas klasemen MotoGP 2025.
Marquez terus melesat dan tidak terkejar. Sehingga dia dengan mudah menjadi juara dunia musim lalu.
"Tetapi Marc Marquez adalah pembalap yang hebat di lintasan dan itu membuat (Bagnaia) mengalami krisis," tegas dia.
Memang Paolo Simoncelli tidak memungkiri bahwa, kedatangan Marc Marquez di Ducati membawa masalah baru.
Disebutkan bahwa orang-orang di VR46, tidak suka dengan langkah Ducati mengontrak Marc Marquez.
Tidak heran jika bisikan-bisikan miring soal Marc Marquez, sampai ke telinga Francesco Bagnaia.
Diperparah dengan dendam Valentino Rossi, terhadap The Baby Alien yang turut dirasakan oleh anak didiknya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Januari 2026, 09:00 WIB
22 Januari 2026, 17:27 WIB
20 Januari 2026, 17:41 WIB
19 Januari 2026, 20:00 WIB
15 Januari 2026, 19:00 WIB
Terkini
25 Januari 2026, 15:00 WIB
Dimensi Mitsubishi Destinator yang kompak membuat para wanita merasa senang mengendarainya buat mobilitas
25 Januari 2026, 13:00 WIB
Ananta Rispo memiliki koleksi kendaraan beragam yang sudah dimodifikasi sesuai dengan selera dan kebutuhannya
25 Januari 2026, 11:00 WIB
Untuk pertama kalinya di Indonesia Chery akan meluncurkan mobil diesel yang rencananya hadir di segmen niaga
25 Januari 2026, 09:00 WIB
Meski akan ada banyak rintangan, AISI menargetkan 6,7 juta unit motor baru bisa terjual sepanjang 2026
25 Januari 2026, 07:00 WIB
Menjelang akhir Januari hampir semua harga LCGC mengalami kenaikan, Honda Brio Satya tipe tertinggi Rp 4 juta
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026