Fabio Quartararo Buka Suara soal Rumor Honda: Belum Ada Kontrak
03 Februari 2026, 16:00 WIB
Performa Francesco Bagnaia turun drastis di MotoGP 2025, kesulitan bersaing dengan rekan setimnya di Ducati
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – MotoGP 2025 menjadi hal yang sulit dilupakan bagi Francesco Bagnaia. Pecco mengalami penurunan performa pada musim lalu.
Anak didik Valentino Rossi ini tidak sanggup bersaing dengan rider papan atas lain. Termasuk bersama rekan satu garasi, yakni Marc Marquez.
Berdasarkan statistik atau klasemen akhir MotoGP 2025, Francesco Bagnaia tertinggal jauh dari The Baby Alien.
Marc Marquez berhasil menjadi juara dunia MotoGP 2025. Sementara Bagnaia harus terlempar dari peringkat ketiga.
Di akhir musim, joki berpaspor Italia tersebut harus melorot ke posisi lima besar.
Selain itu, Pecco juga terlihat kesulitan beradaptasi dengan Desmosedici GP25 milik skuad Ducati.
Jelang MotoGP 2026 pun sejumlah isu baru terungkap, mengenai turunnya performa Francesco Bagnaia di lintasan.
"Dia tidak siap menghadapi rekan satu tim sekuat itu," ungkap Paolo Simoncelli, pemilik tim SIC58 Moto3 dikutip dari Crash, Selasa (06/01).
Simoncelli bahkan menyebut, ada bisikan dari rekan-rekannya di sekolah balap Rossi kepada Bagnaia.
Mereka menilai kalau Marc Marquez merupakan lawan yang mudah dikalahkan oleh Bagnaia.
Apalagi rider kelahiran Negeri Pizza ini, memiliki penampilan cukup impresif di musim 2024.
"Tahun sebelumnya, dia (Bagnaia) kehilangan gelar juara dunia meskipun memenangkan 11 balapan," lanjut Simoncelli.
Akan tetapi, fakta di lintasan berkata lain. Marc Marquez mampu menunjukkan tajinya.
Sederet kemenangan berhasil direngkuh The Baby Alien dalam beberapa seri. Jadi ia mampu mendulang banyak poin.
"Dia (Bagnaia) berpikir, 'yang harus saya lakukan hanya mengurangi kecelakaan'," Simoncelli menambahkan.
Francesco Bagnaia dibuat tidak berkutik, dalam persaingan di papan atas klasemen MotoGP 2025.
Marquez terus melesat dan tidak terkejar. Sehingga dia dengan mudah menjadi juara dunia musim lalu.
"Tetapi Marc Marquez adalah pembalap yang hebat di lintasan dan itu membuat (Bagnaia) mengalami krisis," tegas dia.
Memang Paolo Simoncelli tidak memungkiri bahwa, kedatangan Marc Marquez di Ducati membawa masalah baru.
Disebutkan bahwa orang-orang di VR46, tidak suka dengan langkah Ducati mengontrak Marc Marquez.
Tidak heran jika bisikan-bisikan miring soal Marc Marquez, sampai ke telinga Francesco Bagnaia.
Diperparah dengan dendam Valentino Rossi, terhadap The Baby Alien yang turut dirasakan oleh anak didiknya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Februari 2026, 16:00 WIB
29 Januari 2026, 16:00 WIB
28 Januari 2026, 19:00 WIB
27 Januari 2026, 14:00 WIB
23 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
19 Februari 2026, 10:00 WIB
Penjualan mobil 2026 disebut bisa mencapai target 850 ribu unit, perlahan menunjukkan tanda pemulihan
19 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil listrik secara global hanya 1,2 juta unit pada Januari 2026, diklaim turun sampai tiga persen
19 Februari 2026, 08:00 WIB
Bagi first car buyer, mobil listrik murah terlalu mengandung banyak risiko terutama untuk harga jual kembali
19 Februari 2026, 07:00 WIB
SPK mobil di pameran seringkali terjadi karena FOMO, akhirnya berujung gagal dikonversi ke pembelian
19 Februari 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, simak perbedaan persyaratan dan biayanya
19 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta dipastikan tetap dijalankan secara optimal di bulan Ramadan khususnya di jam-jam sibuk
19 Februari 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara motor dan mobil, SIM keliling Bandung disediakan di dua lokasi berbeda
18 Februari 2026, 19:00 WIB
Baru-baru ini tersebar penampakan interior BYD Racco yang siap untuk dipasarkan kepada konsumen di Jepang