Usulan Pencabutan SIM Pengendara yang Merokok Dinilai Tak Efektif
13 Januari 2026, 09:00 WIB
Agar terhindar dari konfilik, ada berbagai cara untuk menegur pengendara yang melawan arah dan merokok
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Saat ini banyak tindakan kurang terpuji yang dilakukan para pengendara. Seperti contoh merokok ketika berkendara di jalan raya.
Kemudian melawan arah demi memotong jarak maupun waktu. Namun hal tersebut sungguh berbahaya serta merugikan banyak orang.
Tidak heran jika sejumlah pengguna jalan merasa geram. Bahkan sampai memberikan teguran keras kepada para pelanggar aturan lalu lintas.
Akan tetapi aksi tersebut terkadang justru menimbulkan konflik. Terutama bagi pelaku maupun pihak yang berniat menegur.
“Menegur itu mudah, tetapi masalahnya adalah kita punya kewenangan untuk menegur atau tidak?” ungkap Sony Susmana, Instruktur Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) kepada KatadataOTO pekan lalu.
Menurut Sony, wewenang menegur pengendara yang merokok serta melawan arah berada di tangan pihak kepolisian.
Hal ini penting agar masyarakat tidak terlibat konflik di jalan raya. Apalagi kondisi emosional setiap orang berbeda-beda.
“Mereka tidak teredukasi soal keselamatan. Memiliki SIM itu kan tinggal bayar dan tidak ada sekolah safety riding serta safety driving,” lanjut Sony.
Lebih jauh disebutkan bahwa potensi konflik serta perang urat saraf sangat besar terjadi, ketika pengendara yang melawan arah juga merokok ditegur.
Oleh sebab itu, Anda harus memikirkan keputusan apa yang ingin diambil. Sehingga dapat terhindar dari perkelahian di jalan.
“Jangan pernah meladeni mereka untuk adu fisik. Tinggal bilang bapak salah, bisa saya laporkan,” tutur dia.
Selain itu, ada cara lain buat memberikan efek jera bagi pengendara yang merokok di jalan serta melawan arah.
Seperti dengan memanfaatkan sejumlah fitur pada kendaraan Anda, ambil contoh dashcam yang terpasang.
“Sebenarnya dashcam ini efektif. Ada atau tidak, cukup bilang saja mobil saya ada dashcam. Nah itu pelanggar-pelanggar sudah pada gerah,” tegas Sony.
Dia menjelaskan, banyak orang enggan terekam kamera ketika melakukan pelanggaran lalu lintas di jalan raya.
Jadi penggunaan perangkat satu ini membawa banyak manfaat. Selain sebagai bukti saat terjadi kecelakaan.
Namun juga bisa merekam pengendara yang menghisap rokok di jalan serta melawan arah. Lalu bukti tersebut bisa diserahkan ke kepolisian.
Dengan begitu, Anda tidak perlu membuang tenaga maupun waktu ketika berniat menegur pelanggar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Januari 2026, 09:00 WIB
08 Januari 2026, 09:00 WIB
29 Desember 2025, 13:00 WIB
09 November 2025, 22:32 WIB
29 Oktober 2025, 09:00 WIB
Terkini
14 Januari 2026, 06:00 WIB
Biaya perpanjang di SIM keliling Jakarta bervariasi tergantung dari jenis SIM, berikut informasi lengkapnya
14 Januari 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat maupun pengendara, kepolisian menghadirkan fasilitas SIM keliling Bandung hari ini
14 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 14 Januari 2026 kembali diterapkan dengan saksi denda hingga ratusan ribu rupiah
13 Januari 2026, 19:42 WIB
Karena diyakini masih akan berstatus impor utuh tanpa insentif, harga BYD Atto 1 diprediksi melonjak di 2026
13 Januari 2026, 17:00 WIB
Mobil EREV iCar V27 diproduksi di negara asalnya yakni Cina sebelum kemudian ditawarkan ke pasar global
13 Januari 2026, 16:00 WIB
Pemutihan pajak kendaraan kembali digelar untuk memudahkan dan meringankan beban pemilik motor dan mobil
13 Januari 2026, 15:37 WIB
Saat ini Ducati masih fokus untuk mempersiapkan peluncuran tim MotoGP 2026 serta motor Marquez dan Bagnaia
13 Januari 2026, 14:04 WIB
Penjualan VinFast mengalami kenaikan pesat di akhir tahun, secara retail berhasil tembus di atas 7.000 unit