TKDN Mobil Listrik Perlu Ditingkatkan, Komponen Lokal Jadi Kunci
29 September 2026, 14:39 WIB
GIAMM sebut industri komponen otomotif berpotensi dirugikan oleh keputusan impor ratusan ribu pikap dari India
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sekitar 105.000 unit mobil pikap diimpor secara utuh atau Completely Built Up (CBU) akan datang dari India.
Ratusan ribu pikap bermerek Mahindra dan Tata Motors bakal digunakan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara buat mobilitas di area pedesaan.
Keputusan untuk impor pikap itu menuai kritik dari banyak pihak, seperti Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM).
Pihak GIAMM menyorot impor pikap berpeluang merugikan industri komponen dalam negeri. Apalagi jumlahnya tidak sedikit.
“Dampaknya cukup besar, 105.000 unit itu sama dengan setengah dari penjualan satu tahun kendaraan komersial di Indonesia,” kata Rachmat Basuki, Sekretaris Jenderal GIAMM kepada KatadataOTO, Jumat (20/02).
Sebagai gambaran, wholesales pikap di Indonesia sepanjang 2025 adalah 107.008 unit. Tidak jauh berbeda dari jumlah yang diimpor dari Mahindra dan Tata Motors.
Rachmat mengungkapkan, artinya industri komponen kehilangan suplai normal ke setiap merek produsen pikap.
“Satu Agen Pemegang Merek (APM) biasanya punya supply chain 300 perusahaan dari tier satu sampai tier tiga, belum lagi IKM dan industri karoseri yang terlibat,” kata Rachmat.
Langkah impor ribuan unit mobil pikap tersebut juga berpotensi memberikan dampak buruk buat pertumbuhan ekonomi serta penyerapan tenaga kerja yang erat kaitannya dengan industri komponen.
“Paling tidak, order dari dalam negeri. Jangan impor terus,” tegas Rachmat.
Sebelumnya, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) ikut buka suara terkait impor pikap yang dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.
Saat ini, Indonesia menaungi puluhan anggota dari berbagai perusahaan otomotif yang di dalamnya termasuk produsen pikap.
Seluruhnya memiliki kemampuan atau kapabilitas buat memenuhi kebutuhan konsumen dalam negeri.
“Namun memang diperlukan waktu memadai agar jumlah dan kriterianya dapat dipenuhi,” kata Putu Juli Ardika, Ketua Umum Gaikindo dalam keterangan resmi.
Dari 61 anggota, ada tujuh di antaranya menawarkan deretan pikap berpenggerak 4x2 rakitan lokal. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) seluruhnya diklaim mencapai 40 persen ke atas.
Tujuh perusahaan produsen pikap itu di antaranya Suzuki, Isuzu, Mitsubishi, Wuling, DFSK, Toyota dan Daihatsu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 September 2026, 14:39 WIB
23 September 2026, 09:00 WIB
22 September 2026, 20:01 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
17 September 2026, 17:00 WIB
Terkini
05 Oktober 2026, 07:00 WIB
Cargloss terleihat menempel di helm dua pembalap Indonesia yang go International yakni Mario Aji dan Veda Ega
05 Oktober 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mengunjungi SIM keliling Bandung yang beroperasi
05 Oktober 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta terbukti mampu mengatur arus lalu lintas lebih teratur khususnya pada jam-jam sibuk
04 Oktober 2026, 22:30 WIB
Mitsubishi New Xforce ditawarkan sebagai opsi kendaraan praktis, khususnya untuk pembeli SUV pertama
04 Oktober 2026, 13:12 WIB
Marc Marquez berhasil keluar sebagai pemenang di balapan utama MotoGP Jepang 2026 usai mengalahkan Martinator
03 Oktober 2026, 21:00 WIB
BAW merupakan produsen mobil yang berada di bawah Shandong Weiqiao Pioneering Group yang memiliki lini bisnis
03 Oktober 2026, 20:34 WIB
Jeep Wrangler Goldilocks dijual terbatas di Indonesia, sebab hanya tersedia dua unit saja pada tahun ini
03 Oktober 2026, 15:50 WIB
Lepas Asco Fatmawati siap melayani kebutuhan masyarakat di Ibu Kota akan kendaraan yang ramah lingkungan