GIICOMVEC 2026 Bakal Hadirkan Ragam Inspirasi Bisnis
01 April 2026, 13:00 WIB
GIAMM sebut industri komponen otomotif berpotensi dirugikan oleh keputusan impor ratusan ribu pikap dari India
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sekitar 105.000 unit mobil pikap diimpor secara utuh atau Completely Built Up (CBU) akan datang dari India.
Ratusan ribu pikap bermerek Mahindra dan Tata Motors bakal digunakan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara buat mobilitas di area pedesaan.
Keputusan untuk impor pikap itu menuai kritik dari banyak pihak, seperti Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM).
Pihak GIAMM menyorot impor pikap berpeluang merugikan industri komponen dalam negeri. Apalagi jumlahnya tidak sedikit.
“Dampaknya cukup besar, 105.000 unit itu sama dengan setengah dari penjualan satu tahun kendaraan komersial di Indonesia,” kata Rachmat Basuki, Sekretaris Jenderal GIAMM kepada KatadataOTO, Jumat (20/02).
Sebagai gambaran, wholesales pikap di Indonesia sepanjang 2025 adalah 107.008 unit. Tidak jauh berbeda dari jumlah yang diimpor dari Mahindra dan Tata Motors.
Rachmat mengungkapkan, artinya industri komponen kehilangan suplai normal ke setiap merek produsen pikap.
“Satu Agen Pemegang Merek (APM) biasanya punya supply chain 300 perusahaan dari tier satu sampai tier tiga, belum lagi IKM dan industri karoseri yang terlibat,” kata Rachmat.
Langkah impor ribuan unit mobil pikap tersebut juga berpotensi memberikan dampak buruk buat pertumbuhan ekonomi serta penyerapan tenaga kerja yang erat kaitannya dengan industri komponen.
“Paling tidak, order dari dalam negeri. Jangan impor terus,” tegas Rachmat.
Sebelumnya, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) ikut buka suara terkait impor pikap yang dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.
Saat ini, Indonesia menaungi puluhan anggota dari berbagai perusahaan otomotif yang di dalamnya termasuk produsen pikap.
Seluruhnya memiliki kemampuan atau kapabilitas buat memenuhi kebutuhan konsumen dalam negeri.
“Namun memang diperlukan waktu memadai agar jumlah dan kriterianya dapat dipenuhi,” kata Putu Juli Ardika, Ketua Umum Gaikindo dalam keterangan resmi.
Dari 61 anggota, ada tujuh di antaranya menawarkan deretan pikap berpenggerak 4x2 rakitan lokal. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) seluruhnya diklaim mencapai 40 persen ke atas.
Tujuh perusahaan produsen pikap itu di antaranya Suzuki, Isuzu, Mitsubishi, Wuling, DFSK, Toyota dan Daihatsu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 April 2026, 13:00 WIB
25 Maret 2026, 07:32 WIB
19 Maret 2026, 09:00 WIB
09 Maret 2026, 11:26 WIB
06 Maret 2026, 10:00 WIB
Terkini
05 April 2026, 20:10 WIB
Aturan ditetapkan untuk mengantisipasi tingginya limbah baterai kendaraan ramah lingkungan di masa depan
05 April 2026, 15:25 WIB
Pasar mobil Australia mulai didominasi mobil Cina, BYD menjadi salah satu yang paling banyak berkontribusi
04 April 2026, 09:00 WIB
Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina
04 April 2026, 07:38 WIB
Warna baru Honda Stylo 160 yakni Burgundy tampil mewah, ada sejumlah pembaruan pada bagian desain bodi
03 April 2026, 18:43 WIB
Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System
03 April 2026, 15:39 WIB
Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang