Kenaikan Penjualan Mobil Bukan Indikator Pulihnya Ekonomi RI
28 Maret 2026, 11:00 WIB
SPK mobil di pameran seringkali terjadi karena FOMO, akhirnya berujung gagal dikonversi ke pembelian
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang terjaring di pameran otomotif umumnya tinggi karena banyak faktor.
Promo atau program menarik seperti potongan harga jadi daya tarik tersendiri buat para konsumen. Ditambah lagi untuk booking fee pelanggan cukup menyiapkan uang Rp 1 juta.
Namun pengamat menilai SPK di pameran otomotif kerap berkualitas rendah, artinya dapat dengan mudah gagal dikonversi menjadi pembelian.
“SPK di pameran itu gampang sekali batal, tingkat cancellation di lapangan bisa tembus 30 persen sampai 50 persen,” kata Yannes Martinus Pasaribu, Pengamat Otomotif dan Akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO, belum lama ini.
Dia melanjutkan, hal ini terjadi karena ada efek Fear of Missing Out (FOMO) dan booking fee murah.
Dengan merogoh kocek Rp 1 juta sampai Rp 3 jutaan, SPK bisa diperoleh di pameran otomotif.
Banyak tenaga penjual mengejar terjadinya SPK di pameran karena merupakan target kinerja selama pameran berlangsung. Sehingga masalah berhasil atau gagalnya SPK, bukan jadi perhatian utama.
Namun ini membuat SPK mobil di pameran tidak bisa dijadikan jaminan larisnya penjualan merek tertentu.
“Realita di klausul kontrak (SPK), sering ada penalti potongan 50 persen kalau batal sepihak. Kemudian, calon konsumen akan terkena realita leasing,” kata Yannes.
Yannes menyorot banyak konsumen gagal di tahap tersebut karena berbagai hal seperti BI checking yang tidak baik sampai gaji tidak mencukupi cicilan bulanan.
“Begitu pameran selesai dan berkas masuk ke leasing, baru mulai rontok. Banyak yang kena reject karena BI checking-nya jelek,” ungkap Yannes.
Sekadar informasi, belum lama ini digelar pameran otomotif IIMS 2026. Ajang tersebut diharapkan bisa jadi salah satu pendongkrak penjualan mobil di awal tahun.
Beberapa merek meluncurkan produk baru dengan banderol lebih terjangkau. Lainnya menyiapkan skema uang muka rendah mulai Rp 3 jutaan guna menggaet konsumen.
Namun hingga saat ini belum ada pabrikan yang membuka jumlah SPK terjaring selama 11 hari berlangsungnya pameran.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Maret 2026, 11:00 WIB
05 Maret 2026, 12:00 WIB
25 Februari 2026, 11:00 WIB
20 Februari 2026, 11:00 WIB
20 Februari 2026, 10:00 WIB
Terkini
05 April 2026, 15:25 WIB
Pasar mobil Australia mulai didominasi mobil Cina, BYD menjadi salah satu yang paling banyak berkontribusi
04 April 2026, 09:00 WIB
Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina
04 April 2026, 07:38 WIB
Warna baru Honda Stylo 160 yakni Burgundy tampil mewah, ada sejumlah pembaruan pada bagian desain bodi
03 April 2026, 18:43 WIB
Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System
03 April 2026, 15:39 WIB
Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu