Wholesales Mobil Listrik Agustus 2026 Tumbuh, Hybrid Turun
15 September 2026, 13:00 WIB
Impor truk pikap tahun ini tembus 105.000 unit, Gaikindo tegaskan industri dalam negeri masih mampu menyuplai
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Menyusul beredarnya berita impor pikap ke Indonesia dari India, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo buka suara.
Pihak Gaikindo menegaskan bahwa saat ini, Gaikindo menaungi 61 anggota dari berbagai perusahaan otomotif. Total kapasitas produksinya 2,5 juta unit mencakup kendaraan bermotor roda empat atau lebih.
Sehingga sebenarnya industri dalam negeri masih cukup untuk mengakomodir kebutuhan truk pikap.
“Namun memang diperlukan waktu memadai agar jumlah dan kriterianya dapat dipenuhi,” kata Putu Juli Ardika, Ketua Umum Gaikindo dalam keterangan resmi yang diterima KatadataOTO, dikutip Jumat (20/02).
Menurut dia, perusahaan kendaraan bermotor tergabung di Gaikindo dan Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) masih memiliki kapabilitas memenuhi permintaan.
Sebagai informasi, ada tujuh anggota memproduksi kendaraan komersial kelas menengah ke bawah ataupun pikap.
Disebutkan bahwa perusahaan-perusahaan itu mencakup Suzuki, Isuzu, Mitsubishi, Wuling, DFSK, Toyota sampai Daihatsu.
Jika dirinci lebih lanjut, ketujuh anggota Gaikindo itu memiliki kapasitas produksi pikap lebih dari 400.000 unit per tahun dan belum digunakan secara optimal.
Model yang diproduksi umumnya kendaraan berpenggerak 4x2, lalu sudah memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 40 persen atau lebih.
“Kendaraan-kendaraan komersial penggerak 4x2 atau jenis pick-up tersebut telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air,” tulis keterangan resmi Gaikindo.
Perlu diketahui saat ini ada beberapa model pikap dikenal dan cukup banyak dipakai di sektor komersial.
Dari Suzuki misalnya, ada Carry Pick Up sebagai salah satu tulang punggung penjualan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).
Kemudian Toyota punya model anyar Hilux Rangga dengan desain lebih segar, masih menyasar konsumen niaga.
Deretan pikap itu telah diproduksi di dalam negeri. Para pabrikan juga telah membuka jaringan diler yang luas dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Hal tersebut seharusnya menjadi satu daya tarik tersendiri bagi para konsumen fleet yang butuh pikap. Sebab layanan purna jualnya mudah dijangkau dan terjamin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 September 2026, 13:00 WIB
14 September 2026, 18:01 WIB
11 September 2026, 16:01 WIB
10 September 2026, 07:00 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
Terkini
15 September 2026, 17:00 WIB
Penjualan mobil diesel yang menjadi salah satu andalan GWM sempat terganggu karena kenaikan harga solar
15 September 2026, 15:00 WIB
Chery Group terus memperluas potensi pengembangan robot humanoid menggunakan berbagai skenario menarik
15 September 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik menyumbangkan wholesales tertingginya tahun ini di Agustus, PHEV naik sementara hybrid turun
15 September 2026, 09:00 WIB
Menurut laporan terbaru, kapal-kapal anyar BYD akan mulai dikirim dari galangan mulai 2027 sampai 2029
15 September 2026, 07:00 WIB
Harga mulai Rp 1,1 miliar, GWM Wey G9 bisa dipesan oleh konsumen dan akan dikirim bertahap pada November
15 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian berusaha untuk mempermudah urusan para pengendara, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
15 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan dan biaya yang dibutuhkan
15 September 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta masih menajdi andalan untuk memecah kebuntuan terutama di jam-jam relatif padat