Produksi Toyota Global di Februari 2026 Naik Tipis
06 April 2026, 14:16 WIB
Impor truk pikap tahun ini tembus 105.000 unit, Gaikindo tegaskan industri dalam negeri masih mampu menyuplai
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Menyusul beredarnya berita impor pikap ke Indonesia dari India, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo buka suara.
Pihak Gaikindo menegaskan bahwa saat ini, Gaikindo menaungi 61 anggota dari berbagai perusahaan otomotif. Total kapasitas produksinya 2,5 juta unit mencakup kendaraan bermotor roda empat atau lebih.
Sehingga sebenarnya industri dalam negeri masih cukup untuk mengakomodir kebutuhan truk pikap.
“Namun memang diperlukan waktu memadai agar jumlah dan kriterianya dapat dipenuhi,” kata Putu Juli Ardika, Ketua Umum Gaikindo dalam keterangan resmi yang diterima KatadataOTO, dikutip Jumat (20/02).
Menurut dia, perusahaan kendaraan bermotor tergabung di Gaikindo dan Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) masih memiliki kapabilitas memenuhi permintaan.
Sebagai informasi, ada tujuh anggota memproduksi kendaraan komersial kelas menengah ke bawah ataupun pikap.
Disebutkan bahwa perusahaan-perusahaan itu mencakup Suzuki, Isuzu, Mitsubishi, Wuling, DFSK, Toyota sampai Daihatsu.
Jika dirinci lebih lanjut, ketujuh anggota Gaikindo itu memiliki kapasitas produksi pikap lebih dari 400.000 unit per tahun dan belum digunakan secara optimal.
Model yang diproduksi umumnya kendaraan berpenggerak 4x2, lalu sudah memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 40 persen atau lebih.
“Kendaraan-kendaraan komersial penggerak 4x2 atau jenis pick-up tersebut telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air,” tulis keterangan resmi Gaikindo.
Perlu diketahui saat ini ada beberapa model pikap dikenal dan cukup banyak dipakai di sektor komersial.
Dari Suzuki misalnya, ada Carry Pick Up sebagai salah satu tulang punggung penjualan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).
Kemudian Toyota punya model anyar Hilux Rangga dengan desain lebih segar, masih menyasar konsumen niaga.
Deretan pikap itu telah diproduksi di dalam negeri. Para pabrikan juga telah membuka jaringan diler yang luas dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Hal tersebut seharusnya menjadi satu daya tarik tersendiri bagi para konsumen fleet yang butuh pikap. Sebab layanan purna jualnya mudah dijangkau dan terjamin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 April 2026, 14:16 WIB
02 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 15:00 WIB
01 April 2026, 13:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
06 April 2026, 18:00 WIB
Dalam tiga bulan pertama 2026, Tesla berhasil membukukan penjualan mobil listrik dan sentuh angka 358.023 unit
06 April 2026, 14:16 WIB
Produksi Toyota Global di Februari 2026 berhasil mencatatkan kenaikan tipis dibanding bulan sebelumnya
06 April 2026, 11:00 WIB
McLaren berhasil kembali tampil kompetitif di F1 GP Jepang 2026, Oscar Piastri langsung naik podium kedua
06 April 2026, 08:37 WIB
Pengamat menilai konsumen akan beralih ke opsi yang lebih rasional dari sisi harga yakni mobil hybrid
06 April 2026, 06:07 WIB
Di awal pekan ini, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung demi memudahkan masyarakat di Kota Kembang
06 April 2026, 06:01 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran lalu lintas tetap terjaga khususnya di jam sibuk
06 April 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta dibuka untuk perpanjangan masa berlaku kartu, berikut lokasi dan biayanya
05 April 2026, 20:10 WIB
Aturan ditetapkan untuk mengantisipasi tingginya limbah baterai kendaraan ramah lingkungan di masa depan