Nasib Harga Mobil Hyundai saat Pasar Otomotif Bergejolak
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Impor truk pikap tahun ini tembus 105.000 unit, Gaikindo tegaskan industri dalam negeri masih mampu menyuplai
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Menyusul beredarnya berita impor pikap ke Indonesia dari India, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo buka suara.
Pihak Gaikindo menegaskan bahwa saat ini, Gaikindo menaungi 61 anggota dari berbagai perusahaan otomotif. Total kapasitas produksinya 2,5 juta unit mencakup kendaraan bermotor roda empat atau lebih.
Sehingga sebenarnya industri dalam negeri masih cukup untuk mengakomodir kebutuhan truk pikap.
“Namun memang diperlukan waktu memadai agar jumlah dan kriterianya dapat dipenuhi,” kata Putu Juli Ardika, Ketua Umum Gaikindo dalam keterangan resmi yang diterima KatadataOTO, dikutip Jumat (20/02).
Menurut dia, perusahaan kendaraan bermotor tergabung di Gaikindo dan Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) masih memiliki kapabilitas memenuhi permintaan.
Sebagai informasi, ada tujuh anggota memproduksi kendaraan komersial kelas menengah ke bawah ataupun pikap.
Disebutkan bahwa perusahaan-perusahaan itu mencakup Suzuki, Isuzu, Mitsubishi, Wuling, DFSK, Toyota sampai Daihatsu.
Jika dirinci lebih lanjut, ketujuh anggota Gaikindo itu memiliki kapasitas produksi pikap lebih dari 400.000 unit per tahun dan belum digunakan secara optimal.
Model yang diproduksi umumnya kendaraan berpenggerak 4x2, lalu sudah memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 40 persen atau lebih.
“Kendaraan-kendaraan komersial penggerak 4x2 atau jenis pick-up tersebut telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air,” tulis keterangan resmi Gaikindo.
Perlu diketahui saat ini ada beberapa model pikap dikenal dan cukup banyak dipakai di sektor komersial.
Dari Suzuki misalnya, ada Carry Pick Up sebagai salah satu tulang punggung penjualan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).
Kemudian Toyota punya model anyar Hilux Rangga dengan desain lebih segar, masih menyasar konsumen niaga.
Deretan pikap itu telah diproduksi di dalam negeri. Para pabrikan juga telah membuka jaringan diler yang luas dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Hal tersebut seharusnya menjadi satu daya tarik tersendiri bagi para konsumen fleet yang butuh pikap. Sebab layanan purna jualnya mudah dijangkau dan terjamin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Mei 2026, 21:00 WIB
17 Mei 2026, 17:00 WIB
17 Mei 2026, 14:54 WIB
17 Mei 2026, 11:17 WIB
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Terkini
18 Mei 2026, 22:39 WIB
BYD M6 DM hadir meramaikan opsi mobil keluarga berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di RI
18 Mei 2026, 21:00 WIB
Xpeng kembali menunjukkan komitmen jangka panjangnya dalam menjual kendaraan roda empat di pasar Indonesia
18 Mei 2026, 19:19 WIB
BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Indonesia pada April 2026 disusul Jaecoo dan Wuling
18 Mei 2026, 19:17 WIB
Adira Expo Tebar Promo diklaim mampu menjawab kebutuhan para konsumen, terkhusus soal mobil dan motor baru
18 Mei 2026, 13:00 WIB
Penjualan Jetour secara retail stabil dan mengalami kenaikan sejak awal 2026, totalnya tembus 822 unit
18 Mei 2026, 11:21 WIB
Marco Bezzecchi berhasil mengumpulkan 142 poin pada puncak klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Catalunya
18 Mei 2026, 06:06 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan
18 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat