10 Merek Mobil Terlaris Maret 2026: BYD Lampaui Honda
16 April 2026, 16:15 WIB
Impor truk pikap tahun ini tembus 105.000 unit, Gaikindo tegaskan industri dalam negeri masih mampu menyuplai
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Menyusul beredarnya berita impor pikap ke Indonesia dari India, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo buka suara.
Pihak Gaikindo menegaskan bahwa saat ini, Gaikindo menaungi 61 anggota dari berbagai perusahaan otomotif. Total kapasitas produksinya 2,5 juta unit mencakup kendaraan bermotor roda empat atau lebih.
Sehingga sebenarnya industri dalam negeri masih cukup untuk mengakomodir kebutuhan truk pikap.
“Namun memang diperlukan waktu memadai agar jumlah dan kriterianya dapat dipenuhi,” kata Putu Juli Ardika, Ketua Umum Gaikindo dalam keterangan resmi yang diterima KatadataOTO, dikutip Jumat (20/02).
Menurut dia, perusahaan kendaraan bermotor tergabung di Gaikindo dan Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) masih memiliki kapabilitas memenuhi permintaan.
Sebagai informasi, ada tujuh anggota memproduksi kendaraan komersial kelas menengah ke bawah ataupun pikap.
Disebutkan bahwa perusahaan-perusahaan itu mencakup Suzuki, Isuzu, Mitsubishi, Wuling, DFSK, Toyota sampai Daihatsu.
Jika dirinci lebih lanjut, ketujuh anggota Gaikindo itu memiliki kapasitas produksi pikap lebih dari 400.000 unit per tahun dan belum digunakan secara optimal.
Model yang diproduksi umumnya kendaraan berpenggerak 4x2, lalu sudah memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 40 persen atau lebih.
“Kendaraan-kendaraan komersial penggerak 4x2 atau jenis pick-up tersebut telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air,” tulis keterangan resmi Gaikindo.
Perlu diketahui saat ini ada beberapa model pikap dikenal dan cukup banyak dipakai di sektor komersial.
Dari Suzuki misalnya, ada Carry Pick Up sebagai salah satu tulang punggung penjualan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).
Kemudian Toyota punya model anyar Hilux Rangga dengan desain lebih segar, masih menyasar konsumen niaga.
Deretan pikap itu telah diproduksi di dalam negeri. Para pabrikan juga telah membuka jaringan diler yang luas dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Hal tersebut seharusnya menjadi satu daya tarik tersendiri bagi para konsumen fleet yang butuh pikap. Sebab layanan purna jualnya mudah dijangkau dan terjamin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 April 2026, 16:15 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
14 April 2026, 07:00 WIB
12 April 2026, 11:00 WIB
12 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
16 April 2026, 16:15 WIB
Di tengah penurunan, BYD jadi salah satu merek mobil terlaris yang catatkan tren positif penjualan Maret 2026
16 April 2026, 11:00 WIB
Pameran Busworld SEA 2026 bakal dihadiri sejumlah karoseri ternama, siap gaet pengusaha transportasi
16 April 2026, 09:00 WIB
Ada sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan konsumen kendaraan niaga sebelum beralih ke truk listrik
16 April 2026, 07:56 WIB
Produksi nikel asal Indonesia untuk kendaraan listrik khususnya sudah mencapai 70 persen kebutuhan pasar global
16 April 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara dengan mudah, Anda dapat memanfaatkan SIM keliling Jakarta hari ini
16 April 2026, 06:00 WIB
Hari ini pengendara di Kota Kembang bisa mendatangai salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi
16 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah untuk atasi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi
15 April 2026, 18:00 WIB
Y-ON bakal diintegrasikan aplikasi Y-Connect, tawarkan tiga fungsi fitur baru buat memudahkan pengguna Yamaha