Gaikindo Sorot Maraknya Impor Kendaraan Niaga di Indonesia
12 April 2026, 09:00 WIB
Ada 35.000 pikap dari Mahindra dan 70.000 unit lainnya dari Tata Motors diimpor secara utuh ke Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sebanyak 105.000 unit mobil pikap dari merek otomotif India diimpor ke Indonesia oleh PT Agrinas Pangan Nusantara tahun ini.
Diketahui bahwa 35.000 unit di antaranya disuplai oleh Mahindra yakni Scoprio Pik Up single cabin yang bakal digunakan untuk kebutuhan operasional level desa di Indonesia.
Dalam kesepakatan impor itu, Mahindra dan PT Agrinas Pangan Nusantara disebut akan bekerja dengan koperasi guna memastikan kelancaran distribusi suplai hasil tani langsung ke pasar.
“Dengan menggunakan Scorpio Pik Up sebagai bagian dari koperasi, kami memperkuat tulang punggung logistik yang andal guna menghubungkan petani ke pasar secara efisien,” kata Nalinikanth Gollagunta, CEO, Automotive Division, Mahindra & Mahindra Ltd dalam siaran resmi, dikutip Jumat (20/02).
Lebih lanjut Nalinkanth mengungkapkan, mobil pikap Scoprio telah dirancang untuk bertahan di kondisi tangguh sambil tetap menjaga biaya operasional yang terjangkau.
Secara total, jumlah impor pikap Mahindra ke Indonesia itu bahkan disebut melampaui total ekspor mereka sepanjang tahun fiskal 2025.
“Sejalan dengan filosofi Mahindra’s Rise, kolaborasi ini merefleksikan komitmen kami untuk mewujudkan kemakmuran dan mensuplai kebutuhan nasional,” tegas Nalinikanth.
Sementara itu 70.000 unit lainnya berasal dari Tata Motors yang juga berlokasi di India. Sama seperti Mahindra, Tata Motors Yodha dan Ultra T.7 digunakan untul mendukung aktivitas di kawasan pedesaan.
Pihak Tata Motors mendeskripsikan langkah tersebut sebagai bentuk penerimaan kendaraan komersial India di pasar internasional.
“Tata Yodha dan Ultra T.7 dirancang untuk performa berkelanjutan, durasi tinggi dan efisiensi biaya operasional,” kata Asif Shamim, Director PT Tata Motors Distribusi Indonesia dikutip dari laman resminya.
Seluruh truk pikap tersebut diketahui diimpor utuh atau berstatus Completely Built Up (CBU) dari negara asalnya.
Langkah tersebut tentu menuai respons dari berbagai pihak. Mengingat kendaraan pikap di Indonesia sudah terbilang cukup lengkap dan banyak yang sudah dirakit lokal.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bahkan menilai industri pikap nasional masih bisa memenuhi kebutuhan pasar domestik, lalu memperkuat daya saing industri otomotif secara global.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 April 2026, 09:00 WIB
10 April 2026, 08:40 WIB
19 Maret 2026, 09:00 WIB
06 Maret 2026, 10:00 WIB
01 Maret 2026, 12:00 WIB
Terkini
13 April 2026, 19:00 WIB
Kehadiran mobil listrik Mazda EZ-6 cukup dinanti-nanti, sebab sempat tertangkap kamera melakukan uji jalan
13 April 2026, 17:59 WIB
Isuzu masih terus menyediakan opsi suku cadang buatan Jepang dan lokal, harga menyesuaikan kebutuhan konsumen
13 April 2026, 16:55 WIB
Mitsubishi Fuso terus berupaya untuk membantu para konsumen, untuk melakukan efisiensi biaya serta waktu
13 April 2026, 11:00 WIB
Ratusan ribu mobil Cina dikirimkan ke berbagai negara akibat meningkatnya permintaan imbas kenaikan harga BBM
13 April 2026, 09:00 WIB
Insentif kendaraan listrik kembali dipertimbangkan untuk bisa menarik minat para pelanggan di Indonesia
13 April 2026, 07:00 WIB
BYD Sealion 7 mulai menuai respons positif di tengah krisis energi, jadi mobil operasional pilihan PM Thailand
13 April 2026, 06:00 WIB
Demi memfasilitasi para pengendara motor dan mobil, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
13 April 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta kembali tersedia untuk perpanjangan hari ini, simak informasi lengkapnya