Ford Matangkan Rencana Pembangunan Pabrik di Indonesia
20 Juli 2026, 07:00 WIB
Ada 35.000 pikap dari Mahindra dan 70.000 unit lainnya dari Tata Motors diimpor secara utuh ke Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sebanyak 105.000 unit mobil pikap dari merek otomotif India diimpor ke Indonesia oleh PT Agrinas Pangan Nusantara tahun ini.
Diketahui bahwa 35.000 unit di antaranya disuplai oleh Mahindra yakni Scoprio Pik Up single cabin yang bakal digunakan untuk kebutuhan operasional level desa di Indonesia.
Dalam kesepakatan impor itu, Mahindra dan PT Agrinas Pangan Nusantara disebut akan bekerja dengan koperasi guna memastikan kelancaran distribusi suplai hasil tani langsung ke pasar.
“Dengan menggunakan Scorpio Pik Up sebagai bagian dari koperasi, kami memperkuat tulang punggung logistik yang andal guna menghubungkan petani ke pasar secara efisien,” kata Nalinikanth Gollagunta, CEO, Automotive Division, Mahindra & Mahindra Ltd dalam siaran resmi, dikutip Jumat (20/02).
Lebih lanjut Nalinkanth mengungkapkan, mobil pikap Scoprio telah dirancang untuk bertahan di kondisi tangguh sambil tetap menjaga biaya operasional yang terjangkau.
Secara total, jumlah impor pikap Mahindra ke Indonesia itu bahkan disebut melampaui total ekspor mereka sepanjang tahun fiskal 2025.
“Sejalan dengan filosofi Mahindra’s Rise, kolaborasi ini merefleksikan komitmen kami untuk mewujudkan kemakmuran dan mensuplai kebutuhan nasional,” tegas Nalinikanth.
Sementara itu 70.000 unit lainnya berasal dari Tata Motors yang juga berlokasi di India. Sama seperti Mahindra, Tata Motors Yodha dan Ultra T.7 digunakan untul mendukung aktivitas di kawasan pedesaan.
Pihak Tata Motors mendeskripsikan langkah tersebut sebagai bentuk penerimaan kendaraan komersial India di pasar internasional.
“Tata Yodha dan Ultra T.7 dirancang untuk performa berkelanjutan, durasi tinggi dan efisiensi biaya operasional,” kata Asif Shamim, Director PT Tata Motors Distribusi Indonesia dikutip dari laman resminya.
Seluruh truk pikap tersebut diketahui diimpor utuh atau berstatus Completely Built Up (CBU) dari negara asalnya.
Langkah tersebut tentu menuai respons dari berbagai pihak. Mengingat kendaraan pikap di Indonesia sudah terbilang cukup lengkap dan banyak yang sudah dirakit lokal.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bahkan menilai industri pikap nasional masih bisa memenuhi kebutuhan pasar domestik, lalu memperkuat daya saing industri otomotif secara global.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 Juli 2026, 07:00 WIB
04 Juli 2026, 19:15 WIB
03 Juli 2026, 13:41 WIB
01 Juli 2026, 09:51 WIB
29 Juni 2026, 15:36 WIB
Terkini
27 September 2026, 23:38 WIB
Dengan pengalaman selama tiga dekade, Suzuki memberikan tampilan baru salah satu diler mereka di Pulo Gadung
27 September 2026, 22:55 WIB
Meskipun terlahir dengan DNA yang sama yakni SUV tangguh, namun kedua kendaraan memiliki karakter berbeda
27 September 2026, 21:23 WIB
SUV legendaris Mitsubishi yakni All-new Pajero kembali hadir, mobil ini mendapat respon baik di Indonesia
27 September 2026, 20:20 WIB
Pada bulan ini harga motor matic 150 cc tidak mengalami kenaikan, jadi kesempatan buat Anda membeli kendaraan
27 September 2026, 19:45 WIB
Kontes modifikasi Customaxi 2026 Yamaha digelar di Bandung, Jawa Barat karena memiliki daya tarik tersendiri
27 September 2026, 17:50 WIB
Sebanyak 1.000 unit iCar V23 yang terpesan terkirim ke tangan konsumen di Indonesia, jadi pencapaian baru
27 September 2026, 09:55 WIB
Fasilitas uji kelaikan kendaraan BPLJSKB Bekasi telah dikembangkan untuk berbagai jenis uji keselamatan mobil
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty