Double Cabin Baru BYD Siap Meluncur, Berjenis PHEV
14 April 2026, 07:00 WIB
Ada 35.000 pikap dari Mahindra dan 70.000 unit lainnya dari Tata Motors diimpor secara utuh ke Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sebanyak 105.000 unit mobil pikap dari merek otomotif India diimpor ke Indonesia oleh PT Agrinas Pangan Nusantara tahun ini.
Diketahui bahwa 35.000 unit di antaranya disuplai oleh Mahindra yakni Scoprio Pik Up single cabin yang bakal digunakan untuk kebutuhan operasional level desa di Indonesia.
Dalam kesepakatan impor itu, Mahindra dan PT Agrinas Pangan Nusantara disebut akan bekerja dengan koperasi guna memastikan kelancaran distribusi suplai hasil tani langsung ke pasar.
“Dengan menggunakan Scorpio Pik Up sebagai bagian dari koperasi, kami memperkuat tulang punggung logistik yang andal guna menghubungkan petani ke pasar secara efisien,” kata Nalinikanth Gollagunta, CEO, Automotive Division, Mahindra & Mahindra Ltd dalam siaran resmi, dikutip Jumat (20/02).
Lebih lanjut Nalinkanth mengungkapkan, mobil pikap Scoprio telah dirancang untuk bertahan di kondisi tangguh sambil tetap menjaga biaya operasional yang terjangkau.
Secara total, jumlah impor pikap Mahindra ke Indonesia itu bahkan disebut melampaui total ekspor mereka sepanjang tahun fiskal 2025.
“Sejalan dengan filosofi Mahindra’s Rise, kolaborasi ini merefleksikan komitmen kami untuk mewujudkan kemakmuran dan mensuplai kebutuhan nasional,” tegas Nalinikanth.
Sementara itu 70.000 unit lainnya berasal dari Tata Motors yang juga berlokasi di India. Sama seperti Mahindra, Tata Motors Yodha dan Ultra T.7 digunakan untul mendukung aktivitas di kawasan pedesaan.
Pihak Tata Motors mendeskripsikan langkah tersebut sebagai bentuk penerimaan kendaraan komersial India di pasar internasional.
“Tata Yodha dan Ultra T.7 dirancang untuk performa berkelanjutan, durasi tinggi dan efisiensi biaya operasional,” kata Asif Shamim, Director PT Tata Motors Distribusi Indonesia dikutip dari laman resminya.
Seluruh truk pikap tersebut diketahui diimpor utuh atau berstatus Completely Built Up (CBU) dari negara asalnya.
Langkah tersebut tentu menuai respons dari berbagai pihak. Mengingat kendaraan pikap di Indonesia sudah terbilang cukup lengkap dan banyak yang sudah dirakit lokal.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bahkan menilai industri pikap nasional masih bisa memenuhi kebutuhan pasar domestik, lalu memperkuat daya saing industri otomotif secara global.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 April 2026, 07:00 WIB
12 April 2026, 09:00 WIB
10 April 2026, 08:40 WIB
19 Maret 2026, 09:00 WIB
06 Maret 2026, 10:00 WIB
Terkini
22 Mei 2026, 07:00 WIB
Motor listrik VinFast sudah bisa dipesan oleh konsumen di Indonesia, tersedia dengan opsi sewa baterai
22 Mei 2026, 06:00 WIB
Jelang akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih beroperasi normal di lima lokasi berbeda mulai pukul 08.00 WIB
22 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang hadirkan untuk memudahkan mengurus dokumen berkendara
22 Mei 2026, 06:00 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 22 Mei 2026 kembali beroperasi untuk bisa memecah kebuntuan lalu lintas
21 Mei 2026, 19:21 WIB
Gencar elektrifikasi, Volvo luncurkan produk di kelas yang sama dengan BMW iX tetapi berkonfigurasi 7-seater
21 Mei 2026, 07:00 WIB
Salah satu konsumen Kalista yang merasakan dampak positif dari penggunaan truk listrik adalah Evershine Group
21 Mei 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia untuk perpanjangan masa berlaku SIM hari ini, simak informasinya
21 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi, jadi masyarakat jangan sampai terlambat mendatangi