Chery Kembali Daftarkan Pikap di RI, Siap Incar Konsumen Fleet
03 Februari 2026, 08:00 WIB
Ada 35.000 pikap dari Mahindra dan 70.000 unit lainnya dari Tata Motors diimpor secara utuh ke Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sebanyak 105.000 unit mobil pikap dari merek otomotif India diimpor ke Indonesia oleh PT Agrinas Pangan Nusantara tahun ini.
Diketahui bahwa 35.000 unit di antaranya disuplai oleh Mahindra yakni Scoprio Pik Up single cabin yang bakal digunakan untuk kebutuhan operasional level desa di Indonesia.
Dalam kesepakatan impor itu, Mahindra dan PT Agrinas Pangan Nusantara disebut akan bekerja dengan koperasi guna memastikan kelancaran distribusi suplai hasil tani langsung ke pasar.
“Dengan menggunakan Scorpio Pik Up sebagai bagian dari koperasi, kami memperkuat tulang punggung logistik yang andal guna menghubungkan petani ke pasar secara efisien,” kata Nalinikanth Gollagunta, CEO, Automotive Division, Mahindra & Mahindra Ltd dalam siaran resmi, dikutip Jumat (20/02).
Lebih lanjut Nalinkanth mengungkapkan, mobil pikap Scoprio telah dirancang untuk bertahan di kondisi tangguh sambil tetap menjaga biaya operasional yang terjangkau.
Secara total, jumlah impor pikap Mahindra ke Indonesia itu bahkan disebut melampaui total ekspor mereka sepanjang tahun fiskal 2025.
“Sejalan dengan filosofi Mahindra’s Rise, kolaborasi ini merefleksikan komitmen kami untuk mewujudkan kemakmuran dan mensuplai kebutuhan nasional,” tegas Nalinikanth.
Sementara itu 70.000 unit lainnya berasal dari Tata Motors yang juga berlokasi di India. Sama seperti Mahindra, Tata Motors Yodha dan Ultra T.7 digunakan untul mendukung aktivitas di kawasan pedesaan.
Pihak Tata Motors mendeskripsikan langkah tersebut sebagai bentuk penerimaan kendaraan komersial India di pasar internasional.
“Tata Yodha dan Ultra T.7 dirancang untuk performa berkelanjutan, durasi tinggi dan efisiensi biaya operasional,” kata Asif Shamim, Director PT Tata Motors Distribusi Indonesia dikutip dari laman resminya.
Seluruh truk pikap tersebut diketahui diimpor utuh atau berstatus Completely Built Up (CBU) dari negara asalnya.
Langkah tersebut tentu menuai respons dari berbagai pihak. Mengingat kendaraan pikap di Indonesia sudah terbilang cukup lengkap dan banyak yang sudah dirakit lokal.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bahkan menilai industri pikap nasional masih bisa memenuhi kebutuhan pasar domestik, lalu memperkuat daya saing industri otomotif secara global.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Februari 2026, 08:00 WIB
25 Januari 2026, 11:00 WIB
17 Desember 2025, 15:00 WIB
07 Desember 2025, 17:10 WIB
06 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
20 Februari 2026, 17:00 WIB
Indonesia mampu berkontribusi cukup besar dalam pasar motor baru ASEAN, menyumbang sekitar 6,4 juta unit
20 Februari 2026, 16:00 WIB
DPR RI meminta Menhub untuk membuat kebijakan pelarangan mudik menggunakan sepeda motor di Lebaran 2026
20 Februari 2026, 15:00 WIB
Mengawali 2026, penjualan mobil mewah tampak mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu
20 Februari 2026, 14:00 WIB
Ganjil genap Puncak tetap diterapkan oleh kepolisian secara ketat meski sudah memasuki bulan Ramadan
20 Februari 2026, 13:00 WIB
Alih-alih E9 PHEV, GAC Aion beri sinyal akan menghadirkan E8 Hybrid lebih dulu untuk konsumen Indonesia
20 Februari 2026, 12:00 WIB
Penjualan Honda Januari 2026 mendapat tekanan hingga terkoreksi hingga ribuan unit dibanding bulan sebelumnya
20 Februari 2026, 11:00 WIB
Meski baru melakukan debut di Tanah Air, iCar raih 300 SPK di IIMS 2026 yang baru saja rampung beberapa waktu lalu
20 Februari 2026, 10:00 WIB
Belum lama ini Gaikindo mengumumkan bahwa pameran tahunan GIIAS 2026 tidak jadi dipindahkan ke kawasan PIK